3 Perbedaan Kang Si Yeol dan Hyeon Woo Seok di No Tail To Tell

Kang Si Yeol (Lomon) dan Hyeon Woo Seok (Jang Dong Joo) merupakan teman satu sekolah di drakor No Tail To Tell (2026). Keduanya berkenalan dan dekat setelah bergabung di tim sepak bola sekolah dan menjadi dua pemain andalan dalam tim. Sayangnya, keduanya mendapatkan perlakuan yang sangat jauh berbeda karena latar belakang masing-masing.
Kang Si Yeol merupakan seorang remaja yang hanya tinggal dengan neneknya. Namun, mimpinya menjadi atlet sepak bola membuat Si Yeol berjuang keras untuk hidup lebih baik. Sayangnya, seluruh pelatih di sekolahnya gak mendukung kemampuan Si Yeol untuk terus maju.
Sayangnya, takdir berkata lain. Kang Si Yeol berubah jadi pemain andalan dunia dan Hyeon Woo Seok malah dikeluarkan dari klub tempatnya bekerja. Lalu, apa saja perbedaan Si Yeol dan Woo Seok di drakor No Tail To Tell?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Disiplin menjaga tubuh

Sayangnya, takdir Kang Si Yeol gak semulus bayangannya. Setelah bertemu dengan Eun Ho (Kim Hye Yoon), takdir Si Yeol dan Woo Seok berubah. Namun, terdapat perbedaan jelas dalam takdir tersebut.
Kang Si Yeol jelas tahu cara untuk berjuang sebagai atlet. Sejak SMA, Si Yeol memang gak pernah menjadi kandidat untuk masuk jadi anggota timnas muda. Pihak sekolah dan seluruh pelatihnya mendorong Hyeon Woo Seok menjadi kandidat sekalipun permainannya gak sebagus Si Yeol.
Sekalipun begitu, Si Yeol tetap berusaha menjaga makanannya dengan memperhatikan gizi setiap asupan yang dikonsumsi. Dia gak pernah makan makanan instan ataupun minuman soda. Dia memilih untuk makan ayam saja ataupun asupan yang bergizi lainnya.
Kondisi ini jauh berbeda dengan Hyeon Woo Seok. Ketika makan bersama, Woo Seok gak pernah memperhatikan asupan makanannya. Dia bahkan bangga jika bisa masuk tim nasional dengan bantuan orang lain. Hal ini jelas gak bisa disamakan dengan sosok Si Yeok yang tau tujuan dan mau berjuang untuk mencapainya.
2. Kemampuan dan pengetahuan sebagai atlet

Pencapaian Si Yeol selama ini gak bisa dikatakan mudah untuk diraih. Dia hanya mendapatkan satu kesempatan emas yang berhasil digunakan dengan maksimal. Pencapaiannya selama ini jelas dilalui Si Yeol dengan usaha dan kerja kerasnya selama ini.
Menjadi seorang atlet merupakan proses disiplin yang terus dilakukan oleh Si Yeol seorang diri. Kemampuan ini jelas dibangun mulai dari nol hingga bisa jadi sebuah kebiasaan. Menjadi atlet dunia jelas bukan hal mudah untuk diraih.
Kang Si Yeol jelas punya kemampuan dan pengetahuan yang jauh lebih kaya daripada Hyeon Woo Seok. Selama ini, Woo Seok bahkan menyalahkan diri karena gak bisa maksimal untuk berlatih. Hal ini jelas menunjukkan jika Woo Seok gak punya kedisiplinan yang kuat untuk mempertahankan kariernya.
3. Proses mendapatkan kesuksesan dan pencapaian

Takdir berubah karena permintaan Woo Seok. Dia gak pernah merasakan usaha mempertahankan karier layaknya Si Yeol. Dengan perubahan dalam sekejap ini, Woo Seok jelas gak akan bisa mempertahankan karier yang telah dibangun Si Yeol bertahun-tahun.
Kondisi ini akan jauh berbeda dengan sosok Si Yeol yang haus mulai dari bawah lagi. Si Yeol harus bermain di liga 4 padahal dirinya merupakan atlet yang mampu bertanding di liga internasional. Selama ini, jerih payah Si Yeol dalam menjaga kemampuan dan pengetahuannya jelas gak akan mudah hilang begitu saja.
Dengan kondisi ini, bisa dibayangkan jika Si Yeol akan mudah menaikkan kariernya. Kondisi yang akan jauh berbeda dengan sosok Woo Seok yang mendapatkan kesuksesan secara instan tanpa ada bekal kemampuan dan pengetahuan.
Perbedaan yang sangat jelas terlihat antara keduanya. Banyak penonton yakin jika Si Yeol akan mudah mendapatkan dunianya lagi dengan usaha yang lebih bertanggung jawab dan tanpa kesombongan. Menurutmu, apakah Si Yeol akan membuktikan ini di drakor No Tail To Tell?


















