Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tim Jatanras Paling Kompak di Drama Korea, Solid Tangani Kasus Berat
Major Crimes Unit 1 drama Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2)
  • Lima drama Korea menampilkan tim investigasi yang mengandalkan pembagian peran, kepercayaan, dan kemampuan berbeda untuk menangani pembunuhan, penculikan, hingga jaringan kriminal.
  • Major Crimes Unit 1, Violent Crimes Unit 2, dan tim Life on Mars berkembang lewat adaptasi anggota serta perpaduan metode investigasi yang sempat memicu konflik.
  • Tim The Fiery Priest dan Tunnel menggabungkan pengalaman, kepemimpinan, penyelidikan modern, serta psikologi kriminal untuk membongkar kasus berat dan pelaku berantai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1986

Park Gwang Ho mengejar pembunuh berantai sebelum melewati terowongan dan berpindah ke masa depan.

1987

Han Tae Joo terjebak pada tahun ini setelah kecelakaan dan bergabung dengan tim Kang Dong Chul untuk menyelidiki kasus kriminal.

2017

Gwang Ho tiba di tahun ini dan bekerja sama dengan Kim Sun Jae serta Shin Jae Yi untuk memburu pembunuh berantai yang masih beraksi.

2018

Tim kriminal dan pembunuhan dalam Life on Mars menggabungkan metode modern Tae Joo dengan pengalaman lapangan Dong Chul.

2019

Gu Dae Young terlibat dalam penyelidikan kematian Pastor Lee Young Joon bersama Kim Hae Il dan jaksa Park Kyung Sun.

Lima tahun kemudian

Dae Young telah menjadi kepala tim kejahatan kekerasan dan kembali bekerja sama dengan Hae Il serta Park Kyung Sun untuk membongkar jaringan narkoba.

2024

Violent Crimes Unit 2 di Seoul Busters berproses menjadi lebih solid setelah Dongbang Yoo Bin ditunjuk sebagai kepala unit. Major Crimes Unit 1 dan Violent Crimes Team 2 juga menangani kasus-kasus rumit melalui kerja sama tim.

2026

Major Crimes Unit 1 tetap menjadi bagian dari cerita Flex X Cop bersama Jin Yi Soo dan anggota tim lainnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lima tim investigasi dalam drama Korea digambarkan bekerja sama menangani pembunuhan, penculikan, narkoba, pembunuh berantai, dan kejahatan terorganisasi.
  • Who?
    Major Crimes Unit 1, Violent Crimes Unit 2, tim kriminal dan pembunuhan, Violent Crimes Team 2, serta tim investigasi kasus pembunuhan menjadi kelompok yang disorot.
  • Where?
    Penanganan kasus berlangsung dalam latar kepolisian dan penyelidikan di drama Flex X Cop, Seoul Busters, Life on Mars, The Fiery Priest, dan Tunnel.
  • When?
    Drama yang menampilkan tim-tim tersebut dirilis pada 2017, 2018, 2019, 2024, serta 2026 untuk Flex X Cop.
  • Why?
    Kerja sama dibutuhkan karena anggota memiliki kemampuan, pengalaman, metode investigasi, dan latar belakang berbeda untuk mengungkap kasus-kasus berat.
  • How?
    Para anggota membagi tugas, bertukar informasi, menggabungkan petunjuk, saling melindungi, dan membangun kepercayaan setelah menghadapi konflik maupun penyelidikan berbahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada lima tim polisi di drama Korea yang bekerja bersama mencari penjahat. Mereka menangani pembunuhan, penculikan, dan kasus sulit. Ada tim yang awalnya sering bertengkar atau belum percaya. Tapi mereka lalu saling membantu. Mereka memakai kemampuan yang berbeda untuk mencari petunjuk dan menjaga teman satu tim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kelima drama tersebut menampilkan kerja sama sebagai kekuatan yang tumbuh melalui perbedaan, adaptasi, dan kepercayaan. Beragam pengalaman, metode, serta karakter para anggota tidak sekadar memicu konflik, tetapi juga memperkaya penyelidikan. Saat kemampuan individu saling melengkapi, tim-tim ini mampu menghadapi situasi berbahaya dan kasus rumit dengan dukungan yang semakin kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam drama Korea bertema kriminal, keberhasilan mengungkap kasus tidak hanya bergantung pada kemampuan seorang detektif. Di balik penyelidikan pembunuhan, penculikan, hingga kejahatan terorganisasi, terdapat tim yang harus bekerja dengan cepat sekaligus memahami kelebihan dan kekurangan setiap anggotanya. Perbedaan karakter dan cara berpikir pun tidak jarang menjadi tantangan tersendiri ketika mereka harus mengejar pelaku yang terus mencari celah untuk melarikan diri.

Menariknya, sejumlah drama Korea justru menjadikan dinamika dalam tim investigasi sebagai bagian penting dari cerita. Ada kelompok yang sejak awal sudah memiliki pengalaman bekerja bersama, tetapi ada pula yang harus melewati banyak perselisihan sebelum akhirnya saling percaya. Kekompakan mereka kemudian terlihat dari cara membagi tugas, saling membantu ketika penyelidikan menemui jalan buntu, hingga tetap berada di sisi rekan satu tim saat menghadapi situasi berbahaya. Berikut lima tim Jatanras di drama Korea yang menunjukkan kerja sama solid saat menangani berbagai kasus.

1. Major Crimes Unit 1 — Flex X Cop (2024, 2026)

Major Crimes Unit 1 drama Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2)

Major Crimes Unit 1 menjadi pusat cerita Flex X Cop melalui sosok Lee Kang Hyun (Park Ji Hyun) yang memimpin tim bersama Park Joon Young (Kang Sang Jun) dan Choi Kyung Jin (Kim Shin Bi). Kehadiran Jin Yi Soo (Ahn Bo Hyun) pada musim pertama sempat mengubah dinamika kelompok karena ia merupakan chaebol yang masuk kepolisian dengan cara yang tidak biasa. Kang Hyun bahkan tidak langsung percaya pada kemampuan Yi Soo sebagai detektif.

Namun, berbagai kasus yang mereka tangani membuat Yi Soo perlahan membuktikan bahwa kekayaan dan koneksinya dapat digunakan untuk membantu penyelidikan. Sementara itu, kemampuan investigasi anggota lainnya tetap menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus. Pada akhirnya, perbedaan tersebut justru membuat tim memiliki cara yang lebih beragam untuk mencari petunjuk dan mengejar pelaku.

Kekompakan Major Crimes Unit 1 semakin berkembang pada Flex X Cop 2. Struktur tim mengalami perubahan dengan Joo Hye Ra (Jung Eun Chae) yang menjadi pemimpin baru, sementara Yi Soo tetap menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Alih-alih berjalan sendiri, anggota tim terus saling mendukung ketika menghadapi kasus-kasus yang semakin rumit.

Dalam salah satu kasus, seluruh Major Crimes Unit 1 bahkan tetap mempercayai Yi Soo ketika ia dijebak dalam perkara pembunuhan dan bukti-bukti justru mengarah kepadanya. Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa hubungan mereka sudah berkembang dari sekadar rekan kerja menjadi tim yang saling percaya dan melindungi.

2. Violent Crimes Unit 2 — Seoul Busters (2024)

Violent Crimes Unit 2 drama Seoul Busters (dok. Disney+/Seoul Busters)

Violent Crimes Unit 2 di Kantor Polisi Songwon menjadi salah satu tim yang menarik karena cerita mereka justru dimulai dari kondisi yang jauh dari kata solid. Unit yang beranggotakan Dongbang Yoo Bin (Kim Dong Wook), Mu Joong Ryeok (Park Ji Hwan), Jung Jung Hwan (Seo Hyun Woo), Seo Min Seo (Park Se Wan), dan Jang Tan Sik (Lee Seung Woo) dikenal sebagai tim dengan tingkat keberhasilan penangkapan yang buruk.

Keadaan tersebut berubah setelah Dongbang Yoo Bin ditunjuk sebagai kepala unit. Berbeda dari bawahannya, Yoo Bin mempunyai kemampuan analisis dan pengalaman yang membuatnya memiliki standar kerja berbeda. Pertemuan antara pemimpin baru dengan anggota yang sudah terbiasa dengan cara kerja mereka sendiri pun membuat proses adaptasi di dalam tim berlangsung tidak mudah.

Seiring penyelidikan berjalan, masing-masing anggota mulai menunjukkan kemampuan yang sebelumnya tertutup oleh kekacauan tim. Yoo Bin tidak hanya berusaha meningkatkan hasil penangkapan, tetapi juga memahami karakter para detektif di bawahnya.

Kasus demi kasus membuat mereka semakin terbiasa mengandalkan satu sama lain. Perubahan dari unit yang kerap dianggap bermasalah menjadi kelompok yang mampu bekerja sama inilah yang menjadi bagian penting dari perjalanan Violent Crimes Unit 2.

3. Tim Kriminal dan Pembunuhan — Life on Mars (2018)

Tim Kriminal dan Pembunuhan drama Life on Mars (dok. OCN/Life on Mars)

Tim kriminal dan pembunuhan dalam Life on Mars terdiri dari Kang Dong Chul (Park Sung Woong), Han Tae Joo (Jung Kyung Ho), Yoon Na Young (Go Ah Sung), Lee Yong Gi (Oh Dae Hwan), dan Jo Nam Sik (Noh Jong Hyun). Han Tae Joo sebenarnya berasal dari kepolisian masa modern dan tiba-tiba terjebak di tahun 1987 setelah mengalami kecelakaan. Ia kemudian ditempatkan bersama tim Dong Chul untuk menyelidiki berbagai kasus kriminal.

Perbedaan zaman membuat cara kerja Tae Joo berseberangan dengan Dong Chul. Tae Joo terbiasa menggunakan bukti ilmiah dan metode investigasi modern, sedangkan Dong Chul lebih percaya pada intuisi, pengalaman lapangan, dan cara-cara yang lebih konvensional.

Perbedaan tersebut tidak membuat mereka selamanya berjalan sendiri-sendiri. Tae Joo perlahan memahami bahwa pengalaman Dong Chul mampu membantu menemukan petunjuk yang mungkin terlewat jika hanya mengandalkan prosedur, sementara pendekatan Tae Joo juga memberikan perspektif baru bagi anggota tim.

Yoon Na Young, Lee Yong Gi, dan Jo Nam Sik turut mengisi kekurangan masing-masing ketika penyelidikan berlangsung. Mereka memang masih sering berselisih dan saling mengomentari cara kerja satu sama lain, tetapi ketika berhadapan dengan kasus yang membahayakan, kelima anggota tersebut mampu bergerak sebagai satu tim.

4. Violent Crimes Team 2 — The Fiery Priest (2019, 2024)

Violent Crimes Team 2 drama The Fiery Priest 2 (dok. SBS/The Fiery Priest 2)

Di The Fiery Priest, Gu Dae Young (Kim Sung Kyun) merupakan detektif di Violent Crimes Team 2, Gudam Police Station. Pada musim pertama, ia terlibat dalam penyelidikan kematian Pastor Lee Young Joon yang mempertemukannya dengan Kim Hae Il (Kim Nam Gil) dan jaksa Park Kyung Sun (Lee Ha Nee).

Awalnya, Dae Young dikenal sebagai polisi yang kurang tegas dan cenderung takut berhadapan dengan pihak yang lebih kuat. Namun, keterlibatannya dalam kasus tersebut perlahan membuat ia berani mengambil tindakan. Hubungannya dengan Hae Il juga berkembang dari kerja sama yang penuh benturan menjadi pasangan investigasi yang saling melengkapi. Bahkan, ketika penyelidikan resmi terhambat, Dae Young tetap membantu Hae Il mencari kebenaran.

Lima tahun kemudian, Dae Young sudah menjadi kepala tim kejahatan kekerasan di Gudam Police Station dalam The Fiery Priest 2. Ia kembali bekerja sama dengan Hae Il dan Park Kyung Sun ketika kasus narkoba membawa mereka ke jaringan kriminal yang lebih besar.

Kali ini, Dae Young tidak lagi hanya menjadi detektif yang mengikuti orang lain, tetapi sudah mampu memimpin anggota timnya sekaligus menjalankan penyelidikan secara lebih aktif. Kehadiran Gu Ja Young (Bibi) dari unit narkotika Busan juga memperluas kerja sama mereka. Dengan pengalaman kepolisian, kejaksaan, dan kemampuan Hae Il di lapangan, kelompok tersebut kembali menunjukkan chemistry yang kuat saat membongkar jaringan kejahatan.

5. Tim Investigasi Kasus Pembunuhan — Tunnel (2017)

Tim Investigasi Kasus Pembunuhan drama Tunnel (dok. OCN/Tunnel)

Park Gwang Ho (Choi Jin Hyuk) merupakan detektif tahun 1986 yang sedang mengejar pembunuh berantai ketika ia melewati sebuah terowongan dan tiba-tiba berpindah ke tahun 2017. Lebih mengejutkan lagi, kasus yang sedang dikejarnya ternyata masih berlanjut puluhan tahun kemudian. Gwang Ho kemudian harus bekerja sama dengan Kim Sun Jae (Yoon Hyun Min), detektif dari era modern, serta Shin Jae Yi (Lee Yoo Young), seorang profesor psikologi kriminal. Ketiganya memiliki cara pandang yang berbeda terhadap kasus dan pelaku yang mereka cari.

Hubungan mereka perlahan menjadi semakin kuat karena masing-masing memiliki sesuatu yang dibutuhkan dalam penyelidikan. Gwang Ho membawa pengalaman langsung sebagai detektif yang pernah mengejar pelaku sejak awal kasus, Sun Jae memiliki pengetahuan mengenai penyelidikan di era modern, sedangkan Jae Yi membantu melihat kasus dari sudut pandang psikologi kriminal.

Pencarian terhadap pembunuh berantai yang sama akhirnya membuat ketiganya terus bertukar informasi dan menghubungkan berbagai petunjuk yang terpisah selama puluhan tahun. Dari sinilah terbentuk kerja sama yang semakin solid meskipun mereka berasal dari latar belakang berbeda.

Kelima tim tersebut menunjukkan bahwa kekompakan menjadi bagian penting dalam menangani kasus kejahatan. Meski memiliki karakter, pengalaman, dan cara kerja yang berbeda, para anggota akhirnya mampu menggabungkan kemampuan masing-masing untuk menghadapi berbagai kasus sulit.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorInaf Mei

Related Article