7 Alasan Hong Yeon Hui Memihak Yoon Ra Yeong di Honour, Penuh Intimidasi!

Dalam drama Korea Honour, Hong Yeon Hui (Baek Eun Hye) berada dalam posisi sulit sebagai istri Park Je Yeol (Seo Hyun Woo). Selama ini ia hidup dalam bayang-bayang citra keluarga pejabat hukum yang terlihat terhormat. Namun, ketika skandal Connect In dan masa lalu suaminya terungkap, ia mulai dihadapkan pada kenyataan yang tidak bisa ia abaikan.
Keputusan Yeon Hui untuk memihak Yoon Ra Yeong (Lee Na Young) bukanlah langkah yang mudah. Ia mempertimbangkan dampaknya bagi dirinya dan anaknya, serta reputasi keluarga mereka. Pada akhirnya, ia memilih berdiri di sisi yang menurutnya benar, meski itu berarti berseberangan dengan suaminya sendiri. Berikut alasan Hong Yeon Hui memihak Yoon Ra Yeong di Honour.
1. Sebelum mengandung anaknya, Hong Yeon Hui mengalami kekerasan seksual dari Park Je Yeol, luka batin yang ia simpan rapat demi menjaga citra keluarga

2. Selama pernikahan, ia hidup dalam bayang-bayang KDRT, kekerasan fisik, dan tekanan mental membuatnya kehilangan rasa aman dan nyaman di rumahnya sendiri

3. Ia berulang kali mencoba melaporkan Park Je Yeol, tetapi selalu gagal karena pengaruh dan kekuasaan suaminya di lingkungan kejaksaan dan takut akan risikonya

4. Setiap pulang ke rumah ia diliputi ketakutan dan kecemasan, hingga akhirnya bergantung pada alkohol untuk menenangkan diri dan menghadapi kenyataan pahit

5. Dalam keputusasaan, ia mendekati Yoon Ra Yeong untuk meminta bantuan agar bisa bercerai dan keluar dari jerat pernikahan toksik yang menyiksa

6. Putrinya, Park Sang A, mengetahui kekerasan itu namun memilih berpua-pura tidak tahu demi menjaga ayahnya tetap tenang dan melindungi ibunya dalam diam

7. Janji Yoon Ra Yeong untuk menyelamatkannya dan menjatuhkan Park Je Yeol memberi harapan baru, membuatnya berani ambil risiko menyalin bukti Connect In di ponselnya

Keputusan Hong Yeon Hui untuk memihak Yoon Ra Yeong di Honour bukan sekadar bentuk perlawanan, tetapi langkah bertahan hidup. Setelah lama terjebak dalam kekerasan dan ketakutan, ia akhirnya memilih keselamatan dirinya dan anaknya. Keberaniannya membawa bukti menjadi titik penting dalam runtuhnya kekuasaan Park Je Yeol. Dari sosok yang diam dan tertekan, ia berubah menjadi perempuan yang berani memperjuangkan kebebasannya sendiri


















