7 Alasan Ju Yi Jae Memaafkan Woo Su Bin di Drakor Dream to You

- Ju Yi Jae awalnya membenci Woo Su Bin karena merasa ditinggalkan saat ia pergi ke Amerika tanpa menepati janji, hingga menolak kembali berhubungan dengannya.
- Ia mulai memaafkan setelah melihat usaha, penyesalan, dan sikap Woo Su Bin yang tidak membela diri, serta memahami alasan kepergiannya dan situasi sulit yang dihadapi.
- Perasaan Ju Yi Jae yang belum hilang dan keseriusan Woo Su Bin mewujudkan mimpi menjadi sutradara membuat hubungan mereka membaik, sementara Ju Yi Jae berdamai dengan masa lalu.
Ju Yi Jae (Lee Hye Ri) dalam drakor Dream to You terlihat sangat membenci Woo Su Bin (Hwang In Yeop). Semua itu didasari oleh kejadian buruk yang pernah terjadi di masa lalu. Ju Yi Jae menganggap Woo Su Bin gak menepati janjinya hingga membuatnya cukup terpuruk setelah meninggalkannya ke Amerika.
Kini, setelah Woo Su Bin kembali ke Korea, Ju Yi Jae gak mau lagi berhubungan dengannya dan gak mau memaafkan kesalahannya dulu. Meski begitu, pada akhirnya, ia malah memaafkan Woo Su Bin. Mengapa ia bisa memaafkannya? Berikut alasannya.
1. Ju Yi Jae melihat sendiri bagaimana effort Woo Su Bin untuk menemuinya kembali setelah sekian lama

2. Woo Su Bin juga terlihat sangat menyesal dan punya niat baik untuk menebus semua kesalahannya di masa lalu

3. Ju Yi Jae juga sadar jika Woo Su Bin merasa sangat bersalah hingga gak melakukan pembelaan apa pun saat ia mencaci-makinya

4. Ia makin luluh setelah mengetahui alasan sebenarnya kenapa Woo Su Bin pergi ke Amerika meninggalkannya

5. Ju Yi Jae menyadari jika Woo Su Bin dulunya dalam posisi yang sangat sulit. Ia gak bisa menyalahkannya atas hal itu

6. Selain itu, perasaan Ju Yi Jae untuk Woo Su Bin belum sepenuhnya hilang. Ia masih menyimpan perasaan untuknya

7. Apalagi, Woo Su Bin serius dengan rencananya untuk mewujudkan mimpi mereka dulu untuk menjadi sutradara sukses bersama

Setelah memaafkan Woo Su Bin, Ju Yi Jae tampak merasa lebih baik. Hubungannya dengan Woo Su Bin juga mulai membaik. Ia berdamai dengan masa lalu dan siap menatap masa depan yang lebih cerah di depan. Hal itu seolah menjadi pembuka jalan yang baik untuk hidupnya ke depan.

















