7 Fakta tentang Monster di Sweet Home 2, Gak Semuanya Jahat

Melanjutkan season pertama, Sweet Home 2 mengisahkan tentang apokalips, karena banyak manusia tiba-tiba berubah menjadi monster. Para survivor berusaha menyelamatkan diri. Sementara peneliti berupaya menyelidiki misteri tentang monsterisasi.
Ada cukup banyak fakta mengenai monster yang terungkap di Sweet Home 2. Mulai dari pembagian kategori hingga munculnya kepompong monster. Berikut tujuh fakta tentang monster dalam drakor Sweet Home yang sejauh ini berhasil diketahui.
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Proses monsterisasi butuh waktu maksimal 14 hari dengan gejala awal berupa mimisan, sering pingsan, dan halusinasi

2. Selama golden time 14 hari, orang-orang yang terinfeksi menunjukkan ciri khas gak bisa terluka. Luka dan sakit mereka pun sembuh dengan cepat

3. Bagi yang gagal melewati 2 minggu, mereka akan berubah jadi monster sepenuhnya. Bentuknya pun tergantung hasrat yang dimiliki saat jadi manusia

4. Meski ditakuti, tapi sebetulnya gak semua monster jahat. Ada juga yang baik dan gak menyakiti, melukai, atau membunuh manusia

5. Peneliti di Banseom membagi tiga kategori monster tergantung tingkat agresif mereka, yakni hijau, kuning, dan merah yang paling berbahaya

6. Monster biasanya bergerak secara individual, tapi di Sweet Home 2 mereka mulai menyerang secara berkelompok. Belum jelas alasan perubahan ini

7. Selain itu, muncul kepompong monster di season ini. Dari sana, keluar manusia yang dulunya adalah monster. Namun, mereka kini terlihat tanpa emosi

Meski ada fakta baru yang terungkap, masih banyak misteri mengenai monsterisasi. Apakah semuanya akan terjawab di Sweet Home 3?
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.