Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Kemalangan Hidup Cha Eun Hwan di Love In Sync, Penuh Cobaan!

7 Kemalangan Hidup Cha Eun Hwan di Love In Sync, Penuh Cobaan!
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)
Intinya Sih
  • Cha Eun Hwan, konselor psikologis dengan kemampuan memahami emosi orang lain, dikenal berkat metode terapinya yang unik dan populer di masyarakat.
  • Ia menghadapi serangkaian kemalangan, mulai dari tuduhan memicu pembunuhan hingga sanksi penutupan pusat konseling selama tiga bulan.
  • Meski dihantui rasa bersalah dan tekanan keluarga, Cha Eun Hwan tetap berjuang mencari keadilan bagi pasiennya yang dipenjara secara tidak adil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di drakor Love In Sync (2026), Cha Eun Hwan (Kim Myung Soo) merupakan seorang konselor psikologis yang diberkahi kemampuan luar biasa untuk bisa memahami emosi orang lain. Berkat kelebihannya itu, ia memiliki metode terapi unik yang membuatnya begitu populer di kalangan masyarakat.

Meski memiliki karier yang cemerlang, hidup Cha Eun Hwan tidaklah mudah. Ia harus menghadapi kenyataan pahit yang datang dari berbagai arah. Berikut adalah tujuh kemalangan yang menimpa Cha Eun Hwan di Love In Sync.

1. Cha Eun Hwan sebenarnya memikul beban besar karena terus merasakan emosi setiap pasien yang ditangani hingga kerap membuatnya terlibat dalam masalah pasien

Seorang pria duduk di meja kerja dengan laptop di depannya, tampak serius menatap layar di ruang kantor modern dengan rak buku di belakangnya.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

2. Hidup Cha Eun Hwan semakin sulit karena dituduh memberikan konseling yang memicu aksi balas dendam setelah pasien yang ditanganinya nekat melakukan pembunuhan

Seorang pria muda berambut hitam mengenakan kemeja putih dan sweter abu-abu duduk di dalam ruangan dengan pencahayaan hangat.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

3. Insiden itu membuat Cha Eun Hwan dihantui rasa bersalah. Ia meyakini jika metode konselingnya membuat pasien yang tidak bersalah masuk penjara

Seorang pria berambut hitam mengenakan jas abu-abu dan kemeja biru berdiri di dalam ruangan dengan latar tanaman hias.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

4. Rasa bersalah itu membuat Cha Eun Hwan menganggap dirinya tidak pantas memberi konseling karena hanya memanfaatkan perasaan orang lain demi kesuksesannya

Seorang pria mengenakan sweater biru muda duduk di sofa hijau sambil memegang clipboard di ruang dengan pencahayaan hangat.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

5. Masalah kian rumit saat Cha Eun Hwan harus menghadapi sidang Komite Disiplin. Ia dituding melakukan konseling agresif yang mendorong pasien melakukan pembunuhan

Seorang pria mengenakan mantel abu-abu duduk di kursi sambil membaca naskah berwarna merah muda di ruangan bercahaya hangat.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

6. Putusan sidang mengharuskan pusat konselingnya ditutup selama 3 bulan. Selama menjalani sanksi, ia dilarang membuka praktik karena akan dianggap melakukan konseling ilegal

Seorang pria mengenakan sweater hijau duduk di meja makan dengan beberapa hidangan di depannya dalam adegan drama Love In Sync.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

7. Di samping tekanan pekerjaan, Cha Eun Hwan juga memikul masalah keluarga. Kakaknya kerap menyalahkannya sebagai penyebab kecelakaan yang membuat hidup sang kakak hancur

Seorang pria duduk di kafe dengan pencahayaan biru, mengenakan kemeja putih dan kardigan abu-abu sambil menyilangkan tangan di depan meja.
Cuplikan drama Love In Sync (dok. U+Mobile TV/Love In Sync)

Meski telah tertimpa berbagai kemalangan, Cha Eun Hwan tetap memprioritaskan orang lain dibandingkan dirinya sendiri. Buktinya, ia mau mencari keadilan untuk pasiennya yang masuk penjara karena kasus pembunuhan. Karena itu, gak heran kalau Cha Eun Hwan menjadi salah satu karakter yang menarik perhatian di Love In Sync.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More