Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Peluang Usaha untuk Rumah yang Lokasinya Dekat dengan Tempat Wisata

5 Peluang Usaha untuk Rumah yang Lokasinya Dekat dengan Tempat Wisata
ilustrasi traveler sedang belanja oleh-oleh (Magnific.com/freepik)
Share Article

Memiliki rumah yang berada di dekat tempat wisata jelas menjadi keuntungan tersendiri. Selain ramai dikunjungi wisatawan, kawasan seperti ini juga memiliki perputaran ekonomi yang cukup tinggi sehingga membuka banyak peluang usaha yang menjanjikan. Dengan memilih jenis bisnis yang sesuai, rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.

Tak perlu memiliki modal yang terlalu besar untuk memulainya. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan para wisatawan dan memberikan pelayanan yang baik agar mereka tertarik untuk datang kembali. Nah, berikut ini lima peluang usaha yang cocok dijalankan jika rumahmu berada di dekat tempat wisata. Let’s check it out!

1. Membuka homestay atau guest house

Kamar guest house modern dengan tempat tidur besar, sofa abu-abu beraksen bantal kuning, meja kerja kayu, dan jendela besar berpemandangan kota.
ilustrasi kamar guest house (magnific.com/katemangostar)

Wisatawan yang datang dari luar kota tentu membutuhkan tempat menginap yang nyaman dengan harga terjangkau. Jika rumah memiliki beberapa kamar kosong, mengubahnya menjadi homestay atau guest house bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Pastikan kamar bersih, memiliki fasilitas dasar, serta suasana yang nyaman agar tamu merasa betah.

Agar lebih mudah ditemukan, daftarkan homestay di berbagai platform pemesanan penginapan. Jangan lupa meminta ulasan dari tamu yang pernah menginap karena rating dan review positif akan meningkatkan kepercayaan calon pelanggan. Semakin baik reputasi yang dimiliki, semakin besar pula peluang mendapatkan tamu setiap harinya.

2. Warung makan atau kedai kopi

Dua gelas minuman kopi dingin dengan sedotan di atas meja kayu di kafe kecil yang nyaman dengan suasana hangat dan pencahayaan lembut.
ilustrasi membuka kedai kopi di rumah (vecteezy.com/Spohon Nawit)

Berwisata tentu tidak lengkap tanpa mencicipi makanan dan minuman di sekitar lokasi wisata. Membuka warung makan dengan menu khas daerah atau kedai kopi sederhana bisa menjadi pilihan usaha yang memiliki pelanggan stabil, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Lokasi yang strategis akan menjadi nilai tambah tersendiri.

Selain mengandalkan cita rasa, buatlah tempat yang nyaman untuk bersantai dan beristirahat. Wisatawan biasanya senang mengabadikan momen, sehingga desain yang menarik juga dapat membantu mempromosikan usahamu melalui media sosial mereka secara tidak langsung.

3. Toko oleh-oleh dan kerajinan lokal

Seorang traveler mengenakan baju merah muda tersenyum sambil memilih topi jerami di toko suvenir yang penuh warna dan hiasan tradisional.
ilustrasi traveler sedang belanja oleh-oleh (Magnific.com/freepik)

Banyak wisatawan yang ingin membawa pulang buah tangan sebagai kenang-kenangan. Karena itu, membuka toko oleh-oleh yang menjual makanan khas, kerajinan tangan, hingga produk UMKM lokal bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Produk yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain biasanya lebih diminati.

Kamu juga bisa bekerja sama dengan pengrajin atau pelaku UMKM di sekitar tempat tinggal. Selain menambah variasi produk, kerja sama ini turut membantu mengembangkan ekonomi masyarakat setempat. Dengan pilihan barang yang beragam, peluang pembelian dalam jumlah lebih banyak juga semakin besar.

4. Penyewaan kendaraan atau perlengkapan wisata

Seorang traveler duduk di atas motor skuter merah sambil memegang ponsel di area tropis dengan latar pepohonan kelapa.
ilustrasi traveler menyewa motor (magnific.com/kroshka__nastya)

Tidak semua wisatawan membawa kendaraan pribadi saat berlibur. Oleh karena itu, usaha penyewaan sepeda, motor, atau perlengkapan wisata seperti tikar, payung, pelampung, hingga perlengkapan camping dapat menjadi sumber penghasilan yang menarik. Bisnis ini sangat cocok jika tempat wisata memiliki area yang luas atau aktivitas luar ruangan.

Pastikan seluruh perlengkapan selalu dalam kondisi bersih dan layak digunakan. Pelayanan yang ramah serta sistem penyewaan yang mudah akan membuat pelanggan merasa puas dan tidak ragu untuk merekomendasikan usahamu kepada wisatawan lainnya.

5. Jasa parkir dan titip barang

Deretan mobil terparkir di area parkir terbuka dengan pohon palem di tengah pembatas jalur kendaraan.
ilustrasi tempat parkir kendaraan (magnific.com/mrsiraphol)

Saat musim liburan, area parkir di tempat wisata sering penuh. Jika rumah kamu memiliki halaman yang cukup luas, memanfaatkannya sebagai lahan parkir berbayar bisa menjadi usaha dengan modal yang relatif kecil tetapi berpotensi menghasilkan pendapatan yang stabil. Keamanan kendaraan harus menjadi prioritas agar pelanggan merasa tenang.

Selain parkir, kamu juga bisa menyediakan layanan penitipan barang bagi wisatawan yang ingin berkeliling tanpa membawa banyak bawaan. Kombinasi kedua layanan tersebut dapat meningkatkan pemasukan, terutama ketika jumlah pengunjung sedang ramai. Dengan pengelolaan yang baik, usaha sederhana ini bisa menjadi bisnis yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Memanfaatkan lokasi rumah yang dekat dengan tempat wisata merupakan langkah cerdas untuk menciptakan peluang usaha. Selama kamu mampu memberikan pelayanan yang memuaskan dan memahami kebutuhan wisatawan, bisnis yang dijalankan memiliki potensi berkembang dalam jangka panjang. Jadi, jangan ragu mengubah lokasi rumahmu untuk menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Hasil Riset Air Mineral Paling Laris di Indonesia

02 Jul 2026, 10:53 WIBBusiness