7 Penyelewengan Kekuasaan Baek Ki Tae Made in Korea, Merugikan!

- Baek Ki Tae memanfaatkan jabatannya untuk memberikan posisi komando kepada adiknya, Ki Hyun
- Ki Tae juga menciptakan pabrik produksi narkotika secara diam-diam dan menutup operasi jaksa yang menyelidiki bisnis ilegalnya
- Demi ambisi kekuasaan dan kekayaan, Baek Ki Tae melakukan penyelewengan yang merugikan banyak pihak
Baek Ki Tae (Hyun Bin) jadi tokoh central dalam drakor Made in Korea. Tak seperti kebanyakan drama korea lainnya yang memiliki tokoh utama protagonis, Baek Ki Tae tampil sebagai antagonis yang ditakuti dan disegani banyak orang. Sosok Baek Ki Tae ini adalah Kepala Departemen Informasi, Cabang Busan, Badan Intelijen Pusat.
Jadi bagian dari lembaga yang seharusnya bergerak dengan fungsi sebagai pemberi kemananan bagi negara, Baek Ki Tae justru bertindak sebaliknya. Baek Ki Tae memanfaatkan jabatannya di KCIA untuk mewujudkan ambisi pribadinya. Berikut jadi penyelewengan kekuasaan yang dilakukan Baek Ki Tae dalam drakor Made in Korea.
1. Dengan memanfaatkan jabatannya, Ki Tae berusaha memberikan posisi di komando keamanan untuk Ki Hyun, adik laki-lakinya

2. Saat Ki Hyun terkena masalah di pelatihan militernya, Ki Tae juga membereskan masalah itu memanfaatkan jabatan yang ia punya di KCIA

3. Semula Ki Hyun yang nyaris dikeluarkan namun menggunakan kekuasaannya Ki Tae bisa mencari kambing hitam lain

4. Ki Tae menjadikan kepala Kompi Ki Hyun yang akan dipaksa keluar untum pempertanggung jawabkan masalah itu

5. Selain itu, Ki Tae juga diam-diam menciptakan pabrik produksi narkotika yang merupakan hal ilegal di zamannya

6. Karena memiliki kekuatan sebagai anggota KCIA, Ki Tae tak perlu takut untuk mengirim narkotika itu ke Jepang

7. Ki Tae juga melakukan penyelewengan kekuasaan dengan menutup operasi jaksa yang berusaha menyelidiki bisnis ilegalnya

Baek Ki Tae memiliki ambisi besar untuk mencapai puncak kekuasaan dan kekayaan tertinggi. Karena itu, saat menjadi anggota KCIA, Baek Ki Tae memanfaatkan jabatannya itu demi bisa meraih keuntungan pribadi. Karena keserakahannya, Baek Ki Tae melakukan penyelewengan kekuasaan yang merugikan banyak pihak. Saat Baek Ki Hyun, sang adik menasihatinya agar berhenti melakukan sejumlah penyelewengan itu, Baek Ki Tae tetap saja keras Kepala.


















