7 Perkembangan Karakter Park Gi Ppeum di Ending Pro Bono, Realistis!

Di awal Pro Bono, Park Gi Ppeum (So Ju Yeon) terlihat seperti sosok pengacara muda yang percaya dunia berjalan lurus seperti film. Menurutnya yang jahat pasti kalah, yang baik pasti menang.
Ia memandang hukum sebagai alat sempurna untuk menegakkan keadilan. Namun seiring berjalannya waktu, terutama setelah bekerja bersama Kang Da Wit (Jung Kyung Ho), Gi Ppeum perlahan kehilangan kepolosannya.
Di ending drama ini, kita melihat Gi Ppeum yang jauh lebih dewasa dan realistis. Inilah tujuh perkembangan karakter Park Gi Ppeum yang menarik diulas.
1. Di awal, Gi Ppeum digambarkan sebagai gadis maniak film. Hal ini berpengaruh pada kinerjanya, ia selalu anggap dunia itu mulus seperti di film-film

2. Namun lewat kasus-kasus pro bono, nilai yang selama ini ia pegang runtuh seketika. Ia menemui realitas, kalau yang baik belum tentu bisa menang

3. Gi Ppeum dulu percaya hukum selalu benar. Kini ia tahu, hukum bisa sah tapi tidak adil, banyak putusan yang logis, namun melukai manusia

4. Idealisme Gi Ppeum tidak hilang, melainkan jadi lebih dewasa. Bukan soal mimpi dunia yang adil, tapi ia ikut bertarung untuk menciptakannya

5. Dengan selalu mencurigai Da Wit, Gi Ppeum mudah menilai baik dan jahatnya seseorang dari luar. Kini, ia bisa lebih memahami daripada menghakimi

6. Gi Ppeum juga menyadari bahwa dunia bukan tentang siapa yang salah dan harus dihukum, tapi tentang apa yang sebenarnya terjadi di dunia nyata

7. Gi Ppeum bukan lagi sosok yang mudah terkejut dengan kejahatan dunia. Ia menjadi pengacara yang kuat, tegas, dan siap menghadapi kenyataan pahit

Perjalanan Park Gi-ppeum di Pro Bono bukan tentang kehilangan harapan, tapi tentang belajar melihat dunia apa adanya. Ia tumbuh dari gadis yang percaya keadilan akan datang dengan sendirinya, menjadi perempuan yang tahu bahwa keadilan harus diperjuangkan.


















