7 Warisan Ilmu Sidang Kang Da Wit pada Tim Pro Bono di Drakor Pro Bono

Drama Korea Pro Bono mengisahkan seorang mantan hakim, Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho) yang dijebak melalui video suap. Akibatnya, ia harus meninggalkan kariernya sebagai hakim. Ia pun direkrut oleh Firma Hukum Oh & Partners menjadi ketua tim Pro Bono.
Sebagai mantan hakim dengan karier cemerlang, pengalaman dan jam terbang Da Wit tentunya lebih tinggi dibandingkan dengan para pengacara anggota tim Pro Bono. Oleh karenanya, Da Wit banyak mewariskan ilmu pada tim tersebut. Apa sajakah itu?
1. Da Wit mengajarkan tim Pro Bono bahwa tingkah laku dan tingkat ketenangan seseorang saat diinterogasi dapat menunjukkan bohong jujurnya mereka

2. Mempelajari kebiasaan dan latar belakang tiap hakim dapat dijadikan strategi untuk memahami alur persidangan

3. Keberadaan jurnalis dan media dapat dimanfaatkan untuk memengaruhi massa menaruh simpati terhadap suatu kasus hukum

4. Dalam menangani kasus hukum, logika harus dapat mengalahkan perasaan pribadi. Sebab yang dinilai adalah seberapa logis argumen yang disampaikan

5. Kemampuan berbicara dan berargumen sangat dibutuhkan dalam menangani persidangan. Tanpanya, pihak lawan akan mudah mengalahkan kita

6. Tak dapat dipungkiri, relasi dan koneksi adalah hal yang penting, sebab dapat membantu bernegoisasi dalam menyelesaikan masalah hukum

7. Pentingnya memahami batasan dan peka terhadap tindakan dari pihak lawan, karena hal ini dapat menjadi ancaman di kemudian hari

Ilmu yang dimiliki Da Wit tak didapatkan dengan mudah. Hal itu merupakan hasil pengalamannya sebagai hakim sukses selama bertahun-tahun. Ini menjadi ilmu berharga yang diwariskan pada tim Pro Bono untuk digunakan di kemudian hari.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















