Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Kronologis Pi O Tahu Jeong Yo Gak Amnesia di Four Hands, Two Sonatas
cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Pi O bertemu kembali dengan Choi Jeong Yo di Praha setelah sembilan tahun, tetapi Jeong Yo mengaku amnesia dan tidak mengenal sahabat lamanya.
  • Kecurigaan Pi O muncul dari pilihan orkestra Jeong Yo, kunjungannya ke pusat rehabilitasi alkohol, serta keterkaitannya dengan Pusat Seni Seodam dan kenangan masa kecil mereka.
  • Pi O memastikan Jeong Yo berpura-pura amnesia lewat ucapan, kebiasaan, dan karya musiknya; Jeong Yo diduga menyimpan dendam karena mengira Pi O dalang penculikan sembilan tahun lalu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah 9 tahun lamanya, Kang Pi O (Song Kang) bertemu lagi dengan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) di Kota Praha. Sayangnya, di momen reuni itu, Kang Pi O gak bisa melepas rasa rindunya begitu saja pada Choi Jeong Yo. Sebab, sahabatnya tersebut mengaku dirinya menderita amnesia sehingga gak mengingat Kang Pi O.

Namun, baru-baru ini, Kang Pi O menyadari bahwa Choi Jeong Yo sebenarnya gak lupa ingatan. Ia kembali ke Korea untuk balas dendam karena mengira Kang Pi O jadi dalang penculikannya 9 tahun silam. Berikut ini kronologis Kang Pi O akhirnya tahu bahwa Choi Jeong Yo gak amnesia di drakor Four Hands, Two Sonatas.

1. Awalnya Pi O sempat skeptis saat ibunya mempertanyakan keputusan Jeong Yo yang memilih Hankook Symphony dari sekian banyak orkestra

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

2. Jeong Yo juga kedapatan pergi ke pusat rehabilitasi alkohol di pinggiran kota, padahal ia sibuk dan gak kenal siapa pun di Korea

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

3. Alasan Jeong Yo buat jadi sukarelawan pun kedengaran fishy. Apalagi ibu Pi O juga melihat gelagat aneh Jeong Yo di Pusat Seni Seodam

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

4. Di sana lah, sang ibu meninggal dunia. Jadi, besar kemungkinan Jeong Yo masih ingat jelas peristiwa menyedihkan dalam hidupnya itu

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

5. Pi O pun semakin yakin bahwa Jeong Yo gak amnesia karena di balik tirai jendela tempat itu, ada bekas tulisan mereka saat masih kecil

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

6. Ucapan Jeong Yo bahwa Pi O sama sekali belum berubah pun jadi petunjuk penting. Artinya, temannya itu masih ingat jelas siapa dirinya

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

7. Jeong Yo juga kerap meniru ucapan Pi O dulu, seperti soal menang melawan 100 anggota orkestra hingga bagaimana mengatasi keterpurukannya

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

8. Pi O juga sadar bahwa buku sketsa musik dan not yang ditulis Jeong Yo sewaktu SMA mirip dengan karya debutnya kini sebagai konduktor

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Momen-momen tersebut yang akhirnya menyadarkan Kang Pi O bahwa Choi Jeong Yo gak lupa ingatan. Sedihnya, lagi, ia baru tahu bahwa sahabatnya itu pura-pura amnesia karena menyangka Kang Pi O bakal mencoba untuk menghabisinya lagi di Four Hands, Two Sonatas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article