Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Momen Sedih di Ending We Are All Trying Here, Bikin Mewek!

8 Momen Sedih di Ending We Are All Trying Here, Bikin Mewek!
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Episode terakhir We Are All Trying Here menampilkan ledakan emosi dari para karakter yang akhirnya berani menghadapi luka batin dan perasaan tersembunyi mereka.
  • Beberapa momen paling menyentuh termasuk perceraian Ko Hye Jin dan Park Gyeong Se, pengakuan Byeon Eun A sebagai anak Oh Jeong Hui, serta debut sutradara Hwang Dong Man.
  • Ending drama ini menggambarkan bahwa kebahagiaan sejati muncul perlahan setelah para karakter menerima rasa sakit dan berdamai dengan masa lalu mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ending We Are All Trying Here dipenuhi banyak momen emosional yang membuat penonton ikut tenggelam dalam perasaan para karakternya. Drama ini memang sejak awal dikenal menghadirkan cerita tentang luka batin, hubungan yang rumit, dan orang-orang dewasa yang diam-diam merasa tersesat dalam hidup mereka sendiri. Karena itu, episode terakhir terasa seperti ledakan emosi yang selama ini dipendam semua karakter.

Menariknya, kesedihan di ending drama ini tidak hanya datang dari perpisahan atau konflik besar semata. Banyak momen justru terasa menyakitkan karena karakter-karakternya akhirnya jujur pada perasaan yang selama ini mereka sembunyikan terlalu lama. Ada delapan momen sedih di ending We Are All Trying Here yang paling membekas bagi penonton. Apa saja?

1. Salah satu adegan paling menyakitkan terjadi saat Ko Hye Jin (Kang Mal Geum) akhirnya meminta bercerai dari Park Gyeong Se (Oh Jung Se)

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

2. Momen ketika Gyeong Se akhirnya meminta maaf pada istrinya terasa sangat emosional bagi penonton

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

3. Momen saat Park Gyeong Se dan Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan) akhirnya mencoba memperbaiki hubungan mereka

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

4. Salah satu adegan yang cukup mengejutkan terjadi ketika Jang Mi Ran (Han Sun Hwa) akhirnya dibela oleh ibu tirinya, Oh Jeong Hui (Bae Jong Ok)

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

5. Byeon Eun A (Go Youn Jung) akhirnya menyadari bahwa banyak luka dalam dirinya berasal dari masa kecil dan hubungan keluarganya yang rumit

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

6. Momen lain yang membuat penonton emosional terjadi saat Byeon Eun A akhirnya mengakui dirinya sebagai anak Oh Jeong Hui di depan Jang Mi Ran

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

7. Setelah dua puluh tahun hidup dalam kegagalan, Hwang Dong Man akhirnya berhasil debut sebagai sutradara

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

8. Di akhir cerita, Hwang Jin Man (Park Hae Joon) akhirnya menemukan anaknya setelah sekian lama hidup dengan penyesalan dan kehilangan

still cut drama Korea We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Lewat ending-nya, We Are All Trying Here tidak hanya menghadirkan penutup tentang kesuksesan atau penyelesaian konflik semata. Drama ini juga memperlihatkan bagaimana setiap karakter akhirnya berani menghadapi luka dan perasaan yang selama ini mereka hindari sendiri selama bertahun-tahun.

Semua momen sedih dalam drama ini terasa membekas karena hadir secara tenang dan manusiawi. Momen tersebut membuat penonton melihat bahwa kebahagiaan para karakter di drakor ini tidak datang secara sempurna, melainkan lahir perlahan setelah mereka berhasil menerima rasa sakit yang selama ini terus mereka bawa diam-diam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei

Related Articles

See More