Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Pengorbanan Tae Hun untuk Menjaga Mimpi di Cabbage Your Life
Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)
  • Seong Tae Hun dipindahkan secara tiba-tiba ke Desa Yeonriri oleh direkturnya tanpa bantuan, namun ia tetap menerima demi menafkahi keluarganya.
  • Di desa, Tae Hun menghadapi banyak rintangan seperti larangan kepala desa, kekurangan fasilitas, dan kesulitan mendapatkan pupuk untuk membudidayakan sawi putih impiannya.
  • Demi menjaga mimpinya, Tae Hun rela berkorban besar—menjual mobil pribadi, bekerja hingga larut malam, dan mencari pupuk kandang sendiri meski harus jatuh bangun di ladang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam drama Cabbage Your Life, Seong Tae Hun (Park Sung-Woong) digambarkan sebagai sosok pekerja keras dengan dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Ia bahkan memiliki mimpi untuk membudidayakan sawi putih unggulan yang kelak akan diberi nama sawi putih Seong Tae Hun. Sayangnya, perjalanan Tae Hun untuk mewujudkan mimpi itu tidaklah mudah. Ia harus bekerja di bawah seorang direktur yang menyebalkan dan kerap membuat hidupnya semakin sulit. Tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengannya, direktur tersebut tiba-tiba memindahkan Tae Hun ke sebuah desa tanpa memberikan bantuan maupun fasilitas apa pun.

Seong Tae Hun pun menerima keputusan itu karena ia masih harus menghidupi keluarganya. Situasi pun semakin rumit ketika istri dan ketiga anaknya datang dari Toronto tanpa memberi tahu lebih dulu. Terkejut sekaligus tak punya banyak pilihan, Tae Hun akhirnya mengajak istri dan anak-anaknya ke Desa Yeonriri demi menjalankan tugas barunya. Bahkan sejak awal keberangkatan, perjuangan Tae Hun sudah dipenuhi berbagai rintangan. Mulai dari mencari rumah sewaan hingga memulai usahanya membudidayakan sawi putih impian, semuanya harus ia jalani dengan usaha yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Lalu, sembilan pengorbanan apa saja yang dilakukan Tae Hun demi menjaga mimpinya di Cabbage Your Life? Yuk, simak!

1. Saat memindahkan batu di lahannya, Tae Hun panik ketika air tiba-tiba menyembur deras dari dalam tanah dan mengancam membanjiri area sekitar

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

2. Tae Hun berniat membeli pipa untuk menghentikan aliran air, tetapi larangan kepala desa membuat usahanya tidak mudah

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

3. Di tengah kesulitannya, Tae Hun akhirnya mendapat bantuan diam-diam dari seorang warga yang bersedia menjual pipa kepadanya

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

4. Ia rela tidak makan seharian dan bekerja sendirian hingga malam demi menghentikan aliran air yang terus mengalir

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

5. Setelah pipa berhasil terpasang, Tae Hun melanjutkan pekerjaannya dengan membersihkan ladang seorang diri keesokan harinya

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

6. Karena kantor tidak menyediakan pupuk, Tae Hun pun berencana membelinya sendiri. Namun, larangan kepala desa membuatnya kesulitan mendapatkannya

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

7. Dengan berat hati, Tae Hun menjual mobil pribadinya untuk membeli kendaraan pertanian demi mempermudah pekerjaannya

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

8. Tae Hun bahkan menghabiskan waktunya mempelajari tutorial membuat persemaian di internet demi menyiapkan bibit tanaman berkualitas

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

9. Setelah benih yang ditanamnya tak kunjung berkembang, Tae Hun rela pergi ke kandang sapi pada malam hari demi mengambil pupuk kandang

Still cut drama Cabbage Your Life (instagram.com/kbsdrama)

Saat proses mengambil pupuk kandang, Tae Hun bahkan sampai terjatuh. Namun, ia tetap melakukannya demi menyuburkan benih yang sudah ditanamnya. Setelah berhasil mengambil pupuk kandang tersebut, Tae Hun bahkan tidak langsung kembali ke rumah, melainkan pergi ke ladangnya untuk mulai menyebarkannya. Seharusnya, semua itu bisa berjalan lebih mudah jika kepala desa tidak menelepon dan memperingatkan seluruh penjual pupuk di Desa Yeonriri agar tidak menjualnya kepada Seong Tae Hun. Karena larangan itulah, Tae Hun kesulitan mendapatkan pupuk dan akhirnya harus pergi ke kandang sapi milik orang lain untuk mengambil pupuk kandang.

Sikap kepala desa terhadap Tae Hun pun bukan tanpa alasan. Ia merasa bahwa Tae Hun dikirim ke Desa Yeonriri hanya untuk merusak tanah mereka. Sebelumnya, perusahaan tempat Tae Hun bekerja, Mat Story, pernah mengirim seseorang ke desa tersebut, tetapi justru merugikan warga Yeonriri. Karena itulah, kepala desa bersikap demikian kepada Tae Hun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team