Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Ketegasan Ji Ui Terhadap Pasien di Doctor On The Edge

4 Ketegasan Ji Ui Terhadap Pasien di Doctor On The Edge
cuplikan drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)
Intinya Sih
  • Ji Ui ditugaskan di Desa Pyeondongdo sebagai dokter militer dan menghadapi tantangan besar dalam menangani pasien lansia dengan berbagai kondisi kesehatan.
  • Ia menunjukkan ketegasan dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh, menolak pemberian obat sembarangan, serta selalu mematuhi kode etik kedokteran.
  • Ji Ui bahkan memaksa pasien yang menolak pengobatan demi keselamatan mereka, menunjukkan dedikasi tinggi terhadap profesinya dan kesehatan warga pulau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Do Ji Ui (Lee Jae Wook) dalam Doctor On The Edge ditugaskan ke Desa Pyeondongdo sebagai bentuk tugas militernya. Di pulau terpencil itu, ia menjadi salah satu dokter yang bertugas menangani para pasien yang rata-rata sudah lanjut usia alias lansia. Namun, dalam kenyataannya justru ia mengalami berbagai kesulitan saat menangani para warga.

Meski demikian, ia tak menyerah begitu saja. Ia justru bersikap tegas terhadap apa pun demi kesehatan warga yang sedang sakit. Berikut adalah sikap tegas yang dimaksud. Yuk, disimak ulasannya di bawah ini!

1. Melakukan pemeriksaan maksimal terhadap pasien

cuplikan drama Doctor On The Edge.
cuplikan drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

Mengabdi sebagai dokter di pulau terpencil merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi Ji Ui. Ia sadar betul edukasi harus diberikan kepada pasien, terutama para orang tua yang sudah lanjut usia. Nah, disini ia melakukan pemeriksaan maksimal demi kesembuhan pasien.

Misalnya, saat Park Chun Shik (Woo Hyeon) meminta obat tertentu karena merasa dirinya sakit pencernaan, Ji Ui tak langsung percaya begitu saja. Ia melakukan pemeriksaan menyeluruh dan yakin kalau Chun Sik ini memiliki penyakit lain dan bisa terjadi serangan jantung. Awalnya, Chun Sik tidak percaya dan sempat marah. Namun, analisis Ji Ui tepat karena Chun Sik tumbang dan dilarikan ke rumah sakit besar karena menderita sakit yang dimaksud Ji Ui. Pemeriksaan yang dilakukan Ji Ui ternyata sangat tepat, ya!

2. Tidak memberikan obat sembarang pada pasien

cuplikan drama Doctor On The Edge.
cuplikan drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

Tak hanya Chun Sik, ada warga lansia lainnya yakni Lee Jang Su (Kim Ki Cheon) yang datang dengan meminta obat tertentu. Merasa aneh, Ji Ui pun tak memberikan obat itu karena tidak boleh dilakukan sembarang tanpa resep dokter yang bersangkutan. Hal ini tentu membuat Jang Su marah besar dan melakukan ancaman akan mengumpulkan warga untuk protes pada Ji Ui. Alih-alih takut, Ji Ui menghadapi hal ini dengan berani.

Sikap Ji Ui ini merupakan ketegasan yang patut diterapkan. Mengingat, pemberian obat sembarang pada pasien sangat membahayakan. Apalagi penyakit yang diderita pun pastinya akan berpengaruh jika konsumsi obat tersebut. Tegas sekali, ya!

3. Mengikuti aturan atau kode etik kedokteran

cuplikan drama Doctor On The Edge.
cuplikan drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

Sebagai seorang dokter, Ji Ui sangat patuh terhadap aturan yang berlaku. Tak heran, kalau ia menjadi salah satu dokter luar biasa karena selain kecerdasan, ia pun menaati kode etik yang sudah ada. Misalnya, menolak memberikan obat pada Jang Su sebagai bentuk Ji Ui menaati kode etik yang ada. Dalam aturannya, seorang dokter memang tidak diperbolehkan sembarang memberikan obat pada pasien. Harus ada pemeriksaan terlebih dahulu dan nantinya akan diberikan obat yang tepat.

Sikap tegasnya ini sebagai bentu dedikasi penuh Ji Ui terhadap profesi yang diembannya. Patut diacungi jempol, ya!

4. Memaksa pasien agar mau diobati

cuplikan drama Doctor On The Edge.
cuplikan drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

Menjadi dokter di Pyeondongdo, Ji Ui melakukan kunjungan ke rumah pasien yang sakit parah. Kebetulan, pasien kali ini sedang menjalani pemulihan. Ditemani Yuk Ha Ri (Shin Ye Eun), Ji Ui justru mendapat penolakan dan diancam dengan senjata tajam. Padahal sepenglihatan Ji Ui, pasien itu menderita penyakit lain yang parah. Hingga akhirnya, berkat bantuan Ha Ri, pasien itu datang kepada Ji Ui. Setelah diperiksa, ternyata menderita diabetes yang kronis. Dengan cepat, Ji Ui dan Ha Ri memberikan pertolongan sehingga keadaannya membaik.

Secara tidak langsung, pemaksaan pada pasien agar mau diperiksa merupakan sikap tegas yang patut diterapkan. Semua dilakukan demi kebaikan pasien. Keren sekali, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More