6 Adegan dengan Detail Tersembunyi di Drakor If Wishes Could Kill

- Drakor If Wishes Could Kill menyoroti aplikasi Girigo yang mengabulkan permintaan dengan konsekuensi kutukan mematikan, menghadirkan kisah misteri dan psikologis yang intens.
- Enam adegan penting mengungkap detail tersembunyi seperti PIN rahasia, logo simbolik, hingga hubungan mirroring antar karakter yang memperdalam makna cerita.
- Kutukan Girigo digambarkan lewat gangguan roh jahat yang mengeksploitasi trauma korban, menciptakan ilusi dan penderitaan mental sebelum berujung pada tragedi.
Sejak pertama dirilis, drakor If Wishes Could Kill sudah sukses mencuri perhatian dan banyak dibicarakan. Ceritanya yang mengisahkan aplikasi pengabul permintaan bernama Girigo yang mengandung kutukan. Sebagai imbalan atas harapan penggunanya yang terkabul, ada harga nyawa yang harus dibayar.
Bukan hanya konflik cerita maupun akting para pemain, banyak adegan di drama Korea orisinal Netflix ini juga dinilai ikonik. Apalagi sebagian adegan ini mengandung detail-detail tersembunyi yang mind blowing. Yuk, simak enam di antaranya berikut ini.
1. PIN handphone Lim Na Ri adalah tanggal lahir Kwon Si Won

Adegan di epilog ditunjukkan teman discord Choi Hyeong Wook (Lee Hyo Je) diminta seseorang untuk mencari handphone milik Lim Na Ri (Kang Mina). Orang tersebut memakai nama akun 250201 yang sama dengan PIN yang jadi password di handphone Lim Na Ri. Angka ini ternyata adalah tanggal lahir Kwon Si Won (Choi Joo Eun) karena Lim Na Ri merupakan kelahiran tahun 2008.
2. Gambar yang jadi logo aplikasi Girigo

Logo aplikasi Girigo adalah gambar dua tangan yang bersatu yang dibuat oleh Do Hye Ryung (Kim Si A). Gambar ini mirip gestur syaman atau dukun saat melakukan ritual yang sesuai dengan alasan aplikasi Girigo jadi terkutuk dalam drakor If Wishes Could Kill. Selain itu, gambar ini mirip posisi tangan seseorang saat berdoa dan berharap yang jadi poin penting terkait aplikasi Girigo.
3. Kisah Yoo Se Ah-Lim Na Ri merupakan mirroring dari pembuat Girigo

Drakor ini tak hanya menggambarkan kutukan pada aplikasi yang menelan korban. Namun, juga ada konflik persahabatan dalam ceritanya. Menariknya, kisah Kwon Si Won dan Do Hye Ryung mirip dengan pertemanan antara Yoo Se Ah (Jeon So Young) dan Lim Na Ri.
Kedua duo sahabat ini awal mula berteman saat SMP. Namun, ketika lulus dan duduk di bangku SMA, pertemanan mereka jadi merenggang. Dari luar, mereka terlihat tetap akrab. Meski begitu, Lim Na Ri dan Kwon Si Won sama-sama bermuka dua serta toksik. Mereka suka playing victim dan menyakiti Do Hye Ryung serta Yoo Se Ah yang tulus.
4. Alasan Yoo Se Ah dulu batal pensiun jadi atlet

Setelah kedua orangtuanya meninggal dalam kecelakaan, Yoo Se Ah sempat berpikir untuk berhenti jadi atlet. Namun, ia mengurungkan niatnya. Alasannya karena di unit atas apartemen bibinya ada anak yang sering latihan lompat jauh. Anak itu adalah Kim Geon Woo (Baek Sun Ho) yang juga menekuni cabor yang sama dengannya.
5. Gangguan hantu di Girigo melibatkan trauma dan rasa takut

Kutukan aplikasi Girigo tidak langsung membunuh korbannya. Roh jahat yang berdiam di sana mengganggu dengan cara membuat korban menghadapi ketakutan terdalam dan trauma mereka. Siksaan psikologis ini menambah penderitaan korban yang tubuhnya sering diambil alih oleh hantu tersebut untuk melakukan self-harm atau menyerang orang lain.
6. Pemakai aplikasi Girigo merasa temannya bergosip di belakangnya

Korban dari aplikasi Girigo akan mendapat telepon dan pesan palsu. Lewat telepon, korban mendengar teman-teman dekatnya membicarakan dan mengejeknya di belakang. Ini sebetulnya hanya tipuan roh jahat di aplikasi Girigo demi menjatuhkan mental korban.
Jika ditelaah, apa yang dialami korban mirip dengan pengalaman nyata Kwon Si Won. Sebelum melakukan kesalahan pada Do Hye Ryung dan menyebar kutukan di aplikasi Girigo, Kwon Si Won sering mendengar tiga temannya di klub coding menggosipkannya di belakangnya.
Keenam adegan di atas mempunyai detail tersembunyi yang mungkin tidak kamu sadari saat nonton If Wishes Could Kill. Detail ini menunjukkan keterkaitan antara dua kisah mengenai aplikasi Girigo. Juga petunjuk mengenai berbagai hal lain, seperti backstory karakter utama hingga bagaimana cara kutukan menyiksa korban-korbannya.



















