4 Alasan Bloody Flower Menarik Ditonton, Kisah Kriminalnya Gak Biasa!

Bagi penggemar cerita seru yang penuh ketegangan, dari thriller, misteri, kriminal, sampai yang mengusik sisi psikologis, ada tayangan baru dari Disney+ yang sayang untuk dilewatkan. Judulnya Bloody Flower, yang menawarkan sebuah paradoks menarik tentang seorang pria pembunuh berantai, tapi di saat yang sama, ia punya kemampuan langka untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang dianggap tak tersembuhkan.
Drama ini dibintangi oleh Ryeo Un, Sung Dong Il, dan Geum Sae Rok, di mana masing-masing memerankan karakter dengan keyakinan dan prinsip yang bakal bentrok satu sama lain. Bloody Flower akan tayang perdana mulai 4 Februari nanti, berikut beberapa alasan kenapa drama ini begitu menarik untuk kamu ikuti.
1. Adaptasi novel dengan alur kriminal yang tak biasa

Bloody Flower segera menarik perhatian, berkat kisah kriminalnya yang gelap. Drama ini merupakan adaptasi dari novel Flower of Death karya Lee Dong Gun. Inti ceritanya berpusat pada seorang pembunuh berantai, tapi di saat bersamaan, dia adalah jenius medis.
Kemampuannya menyembuhkan penyakit-penyakit langka yang sering kali dianggap mustahil oleh dunia kedokteran menciptakan dilema besar. Ketika akhirnya ia tertangkap aparat, lingkungan di sekitarnya pun terbelah. Satu sisi ingin menyelamatkannya karena keahliannya yang luar biasa itu.
Akan tetapi di sisi lain, banyak juga yang bersikukuh untuk mengadilinya karena bagaimanapun, nyawa yang sudah dihabisinya tak bisa dianggap sepele. Meskipun premisnya terdengar konvensional, kisah ini cukup kuat untuk membuatnya jadi perbincangan hangat.
2. Transformasi Ryeo Un jadi villain?

Salah satu alasan utama lain mengapa banyak penonton begitu menantikan drama ini adalah untuk menyaksikan transformasi Ryeo Un menjadi Lee Woo Gyeom, sosok villain? Karakternya digambarkan sebagai pembunuh berantai jenius yang diduga telah merenggut nyawa setidaknya 17 orang.
Namun, rasa penasaran penonton tetap tinggi, apaka Ryeo Un benar-benar akan menjadi villain yang sekejam itu di Bloody Flower? Terlebih lagi, karakternya juga punya kemampuan menyembuhkan penyakit parah, sesuatu yang bahkan sulit ditangani oleh dokter sekalipun. Kontradiksi itulah yang jadi bumbu penyedap cerita.
Apa sebenarnya motif di balik semua tindakannya? Apakah untuk eksperimen ilmiah, atau ada trauma psikologis kelam yang menghantui hidupnya? Drama ini pun dikatakan menjanjikan alur yang nggak bisa ditebak.
3. Ambisi para pemain utamanya yang saling bertabrakan

Selain Ryeo Un, pemeran utama lain yang tak kalah penting dalam drama Bloody Flower adalah Sung Dong Il dan Geum Sae Rok. Sung Dong Il memerankan Park Han Jun, seorang pengacara sekaligus ayah penyayang yang putrinya menderita sakit parah. Di situlah nalurinya sebagai orang tua berbenturan dengan profesinya, di mana ia melihat Lee Woo Gyeom (Ryeo Un) bukan sebagai tersangka, melainkan sebagai satu-satunya harapan demi bisa menyembuhkan putrinya.
Sementara itu, Geum Sae Rok berperan sebagai Chae Yeon, seorang jaksa yang bertekad kuat mengusut kasus pembunuhan Lee Woo Gyeom dan siap menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Dengan premis di mana para pemeran utama saling berbenturan kepentingan, tentu saja calon penonton akan semakin dibuat penasaran, keputusan apa yang akhirnya akan dijatuhkan kepada Lee Woo Gyeom? Inilah yang membuat Bloody Flower layak untuk ditunggu.
4. Totalitas para pemainnya

Totalitas para pemain utamanya dalam menghidupkan karakter masing-masing juga patut diacungi jempol. Pertama, Ryeon, banyak berdiskusi dengan penulis, sutradara, hingga pemain lain untuk bisa benar-benar mendalami karakternya yang sangat kompleks.
Sementara Sung Dong Il, sebagai pengacara sekaligus ayah yang berjuang menyelamatkan putrinya, ia melakukan transformasi fisik yang nyata. Untuk benar-benar mewakili keputusasaan seorang ayah, Sung Dong Il secara pribadi memangkas berat badannya lebih dari 10 kg melalui latihan rutin, lho.
Sedangkan, Geum Sae Rok rela mengubah gaya rambutnya jadi bob pendek untuk menyatu dengan perannya selaku jaksa Chae Yeon. Dedikasi mengesankan dari para pemeran utama ini jelas sayang banget kalau sampai kamu lewatkan!
Nah, setelah menyimak berbagai ulasan yang mengupas daya tarik Bloody Flower, rasanya tak berlebihan kalau drama ini patut ditambahkan dalam watchlist kamu, bukan? Catat tanggal mainnya, drama ini akan tayang 8 episode di Disney+ mulai 4 Februari 2026.

















