5 Alasan Eun Jo Menerima Rencana Pernikahan di To My Beloved Thief

Hong Eun Jo (Nam Ji Hyun) dikenal sebagai sosok perempuan yang tegas, cerdas, dan terbiasa menentukan jalan hidupnya sendiri dalam drakor To My Beloved Thief. Karena itu, keputusan Hong Eun Jo menerima rencana pernikahan yang disusun oleh ayahnya dengan keluarga Im Sa Hyeong (Choi Won Young) terasa mengejutkan, terutama setelah ia sempat menunjukkan penolakan yang jelas. Di titik ini, pernikahan bukan lagi sekadar urusan pribadi, melainkan simpul dari berbagai kepentingan, rahasia, dan luka masa lalu.
Di balik keputusan tersebut, tersimpan konflik batin yang tidak sederhana. Eun Jo sadar bahwa pernikahan ini dibangun di atas rencana terselubung Im Sa Hyeong, di mana sosok yang akan menikahinya bukan sang putra, melainkan ayahnya sendiri yang sudah tua dan sakit keras.
Meski demikian, Hong Eun Jo tetap melangkah maju. Lima alasan berikut menjelaskan mengapa ia akhirnya menerima rencana pernikahan yang rumit dan berisiko di drakor To My Beloved Thief ini.
1. Keinginannya untuk tetap menjadi anak yang berbakti

Bagi Hong Eun Jo, hubungan dengan orang tua adalah fondasi nilai hidup yang tidak pernah ia abaikan. Meski memiliki pemikiran progresif dan keberanian untuk melawan ketidakadilan, ia tetap menempatkan kebahagiaan ayahnya sebagai prioritas. Menerima rencana pernikahan ini menjadi bentuk pengorbanan diam-diam, di mana Hong Eun Jo memilih menekan perasaannya sendiri demi memenuhi harapan sang ayah.
2. Dalih untuk 'naik kelas' dan mencicipi hidup yang lebih aman

Di hadapan Im Sa Hyeong, Hong Eun Jo menyamarkan keputusannya dengan alasan ingin merasakan hidup nyaman di kasta sosial yang lebih tinggi. Dalih ini terdengar pragmatis, seolah ia tergoda oleh kemewahan dan keamanan hidup bangsawan. Padahal, di baliknya tersimpan kesadaran bahwa status sosial bisa menjadi perisai, sekaligus alat untuk bertahan di dunia Joseon yang kejam terhadap perempuan tanpa perlindungan.
3. Menjaga martabat ayahnya di hadapan dunia

Penolakan terbuka terhadap rencana pernikahan ini berisiko mempermalukan ayahnya, terutama di hadapan keluarga Shin yang memiliki pengaruh besar. Hong Eun Jo memahami bahwa satu penolakan darinya bisa dibaca sebagai kegagalan ayahnya mendidik anak, atau bahkan dianggap sebagai bentuk pembangkangan yang mencoreng nama keluarga. Demi menghindari luka sosial tersebut, Hong Eun Jo memilih menanggung beban sendiri.
4. Menjaga rahasia pernikahan demi melindungi sang ayah

Salah satu alasan paling rumit adalah keinginan Hong Eun Jo untuk menjaga rahasia pernikahan tetap terkendali. Dengan menerima rencana ini, ia memastikan ayahnya tetap percaya bahwa dirinya akan menjadi selir tuan muda, bukan terjerat dalam skema yang jauh lebih berbahaya. Pilihan ini menunjukkan kecerdikan Hong Eun Jo dalam mengelola informasi demi melindungi orang yang ia cintai.
5. Mengangkat kembali derajat orang tuanya yang pernah jatuh

Sejak ayahnya dilengserkan dari posisi menteri perang, keluarga Hong Eun Jo mengalami penurunan status yang tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga sosial. Pernikahan ini dipandang sebagai jalan untuk memulihkan martabat keluarga yang runtuh akibat intrik politik istana. Hong Eun Jo menyadari bahwa namanya, tubuhnya, dan masa depannya kini menjadi alat negosiasi untuk mengangkat kembali kehormatan orang tuanya.
Keputusan Hong Eun Jo menerima rencana pernikahan ini memperlihatkan betapa beratnya beban yang harus ia pikul sebagai perempuan di era Joseon. Ia tidak bertindak karena cinta atau ambisi semata, melainkan karena perpaduan antara bakti, strategi, dan rasa tanggung jawab yang menyesakkan. Inilah yang membuat konflik Hong Eun Jo terasa hidup dan emosional dalam To My Beloved Thief.
Melalui dilema pernikahan ini, To My Beloved Thief menegaskan bahwa pilihan perempuan sering kali lahir dari situasi yang tidak adil dan penuh tekanan sosial. Hong Eun Jo bukan tokoh yang pasrah, melainkan seseorang yang berusaha bertahan dan melindungi orang-orang terdekatnya dengan cara yang ia mampu. Pada akhirnya, keputusan ini menjadi salah satu titik krusial yang memperdalam konflik, emosi, dan makna pengorbanan dalam To My Beloved Thief.



















