3 Alasan Joo In A di Drakor Filing for Love Jadi Model Kelas Seni

- Joo In A menjadi model kelas seni sebagai cara menghadapi duka dan memahami ibunya yang dulu juga berprofesi sama sebelum meninggal mendadak.
- Tindakan Joo In A mencerminkan penyesalan dan kerinduannya terhadap sang ibu, terutama setelah pertengkaran terakhir mereka sebelum kecelakaan tragis terjadi.
- Melalui pengalaman menjadi model, Joo In A merasakan kebebasan tanpa prasangka, sekaligus memahami alasan ibunya merasa bahagia dengan profesi tersebut.
Joo In A (Shin Hae Sun) digambarkan memiliki rahasia dan sisi mengejutkan dalam cerita drakor Filing for Love. Di balik sikapnya yang tegas dan tak biasa saat bekerja, ia memiliki hobi unik, yakni menjadi model di kelas seni. Ia beberapa kali telanjang dalam kelas tersebut.
Rahasia Joo In A yang pertama kali diketahui Noh Ki Jun ini tentu saja mengejutkan. Namun, Joo In A punya alasan kenapa ia menjadi model kelas seni dan itu bukan karena uang sebab dirinya tak dibayar. Lalu apa alasan Joo In A mau menjadi model di kelas seni?
1. Jadi cara Joo In A menghadapi duka setelah kematian ibu

Episode 5 drakor Filing for Love mengungkap luka batin Joo In A. Saat berusia awal 20an, ia bertengkar dengan ibunya saat tahu sang ibu diam-diam menjadi model untuk kelas seni. Bukan hanya pose biasa, tapi kadang juga sebagai nude model.
Mengetahui fakta ini dari temannya membuat Joo In A malu sehingga marah pada ibunya. Namun, beberapa bulan kemudian, ia dihubungi oleh pihak kepolisian yang mengabari ibunya menjadi korban kecelakaan dan meninggal dunia.
Kehilangan ibunya secara mendadak jadi pukulan bagi Joo In A. Saat kelas seni menghubungi nomor ibunya, ia pun memutuskan untuk menjadi model di sana. Kala itu pikirannya tengah kalut dan di saat bersamaan ingin tahu dari sudut pandang ibunya kenapa menyukai pekerjaan tersebut.
2. Caranya menunjukkan penyesalan dan rindu pada sang ibu

Karena kematian ibunya terjadi begitu tiba-tiba, Joo In A jadi kesulitan memproses masa dukanya. Apalagi saat kejadian tragis itu terjadi, ia sedang menjaga jarak dari ibunya. Ia tak hanya keluar dari rumah, tapi juga memutus hubungan dengan ibunya.
Merasa bersalah dan menyesal. Itulah yang dirasakan oleh Joo In A setelah ibunya meninggal. Terlebih ibunya mengalami kecelakaan setelah lama menunggu di depan rumah Joo In A hingga larut malam.
Joo In A juga menyesali perkataannya yang menghina ibunya di momen terakhir mereka bersama. Ia menghina dan mencerca ibunya yang bilang merasa bebas dan bahagia dengan menjadi model di kelas seni. Melakukan apa yang disukai ibunya jadi cara Joo In A meluapkan rasa rindu sekaligus penyesalan kepada sang ibu.
3. Joo In A merasa bebas tanpa mendapat prasangka

Awalnya, Joo In A muda ragu-ragu saat pertama kali jadi model kelas seni. Namun, ia kemudian merasa lega sebab orang-orang di depannya, para siswa dan siswi kelas seni memandangnya sebagai objek. Joo In A tidak merasakan tatapan prasangka atau hinaan. Akhirnya, ia memahami apa yang dirasakan ibunya.
Sejak Joo In A kecil, ia dan sang ibu kerap dirundung serta dihina. Mereka tinggal di kota kecil dan orang-orang di sana memandang hina Joo In A yang tumbuh tanpa ayah. Ibunya sebagai orangtua tunggal juga kesulitan mencari nafkah. Semua prasangka dan tatapan merendahkan ini membuat Joo In A tertekan.
Alasan Joo In A menjadi model di kelas seni, termasuk terkadang tanpa pakaian, berkaitan dengan masa lalu. Khususnya, luka batin dan kisah tragisnya dengan sang ibu. Noh Ki Jun pun memahami Joo In A dan tidak memiliki prasangka atau stigma terkait hal itu. Namun, apakah rahasia Joo In A ini akan jadi batu sandungan baginya di Filing for Love? Ikuti terus kisahnya.


![[QUIZ] Apakah Kamu Bisa Bikin Perdana Menteri Min di Perfect Crown Jadi Tobat?](https://image.idntimes.com/post/20260501/img_9538_f94b4128-5246-4846-ab14-0878a6b3928a.jpeg)
















