Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cuplikan drama Korea The Remarried Empress (dok. Disney+/The Remarried Empress)
  • The Remarried Empress dinilai berpotensi diadaptasi menjadi serial Indonesia karena industri lokal telah menggarap adaptasi drama Korea dan memiliki kualitas produksi serta setting yang semakin kompetitif.
  • Konflik perselingkuhan Sovieshu, Navier, dan Rashta menawarkan drama emosional, ditambah karakter pendukung manipulatif serta Pangeran Heinrey sebagai sosok pelindung bagi sang permaisuri.
  • Unsur fantasi, termasuk transformasi Heinrey menjadi burung dan kekuatan es Navier dalam webtoon, dianggap selaras dengan minat penonton Indonesia pada tayangan fiktif berunsur magis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

The Remarried Empress menjadi salah satu drama Korea yang ramai dibicarakan sepanjang minggu pertama November 2026. Hal ini tidak terlepas dari kepopuleran versi web novel dan webtoon-nya yang sudah memiliki penggemar luas.

Menilik alur cerita hingga konfliknya, sebenarnya The Remarried Empress (2026) juga bisa lho kalau misalnya diadaptasi dan dibikin menjadi series Indonesia. Apalagi skala produksi dan kualitas series Indonesia sudah semakin berkembang. Simak apa saja alasannya di bawah ini, yuk!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

1. Indonesia punya track record series dengan kualitas produksi dan setting luar biasa

cuplikan drama The Remarried Empress (instagram.com/disneypluskr)

Produser film dan serial di Indonesia sudah bisa membaca pasar, bahwa penonton Tanah Air menyukai K-Culture, khususnya drama Korea. Maka dari itu, sudah banyak judul drama atau film Korea yang diadaptasi menjadi serial Indonesia, seperti Bad Guys, Tunnel, hingga Mendua.

Selain itu, kualitas produksi serial Indonesia saat ini sudah mampu bersaing dengan kancah internasional, seperti Zona Merah, Joko Anwar's Nightmares and Daydreams, hingga Gadis Kretek. Maka dari itu, kalau dikemas menjadi series, The Remarried Empress versi indonesia bisa diproduksi lebih detail, menimbang banyaknya jajaran pemain dan desain produksi yang grande.

2. Tampilkan kisah perselingkuhan yang menghadirkan pengeran berkuda putih untuk membantu sang permaisuri

still cuts drama The Remarried Empress (dok. Disney+/The Remarried Empress)

Masih gak habis pikir, kenapa Sovieshu (Ju Ji Hoon) bisa naksir Rashta (Lee Se Young), budak yang kabur. Padahal Sovieshu sudah menikah dengan Navier (Shin Min Ah), permaisuri cerdas, pemberani, dan memesona. Penonton juga semakin geregetan, saat Sovieshu mau mengangkat Rashta menjadi permaisuri dan menceraikan Navier.

Nah, trope perselingkuhan seperti ini pasti disukai sama penonton Indonesia yang sehari-harinya disungguhkan berita viral serupa. Terlebih lagi kalau kisah perselingkuhan tersebut dikemas dengan banyak konflik, serta dibalut beragam genre, mulai dari romansa, action, dan komedi.

Selain itu, penggambaran Rashta yang polos dan super manja, tapi playing victim pasti menjadi sasaran penonton meluapkan emosi mereka. Karakter selingkuhan memang selalu punya cara untuk menyabotase istri sah dan mencari perhatian sang suami. Oh iya, jangan lupakan karakter ibu mertua atau ibu tiri yang sebenarnya punya agenda khusus dan pasti jadi bulan-bulanan penonton. Mereka hadir untuk memanipulasi si selingkuhan, contohnya Lady Albani (Jung Young Joo) yang mengadopsi Rashta supaya bisa memulihkan kekuasaan klannya

Alasan terakhir kenapa trope ini pasti disukai penonton, karena menghadirkan sosok "pangeran berkuda putih" alias Pangeran Heinrey (Lee Jong Suk). Series Indonesia memang identik menampilkan karakter penyelamat yang akan melindungi dan mendukung si pemeran utama perempuan. Terlebih lagi, karakter penyelamat ini pasti digambarkan lebih unggul dalam segala hal, sehingga membuat penonton semakin baper dan kepikiran "when ya?".

3. Ada unsur fantasi yang memang disukai penonton Indonesia

cuplikan drama The Remarried Empress (instagram.com/disneypluskr)

The Remarried Empress (2026) menghadirkan genre fantasi, yang terlihat jelas dari adegan Pangeran Heinrey saat berubah menjadi burung bernama Queen. Selain itu, kalau di versi webtoon-nya, Navier yang diceritakan mandul bakal hamil dan memiliki kekuatan es seperti Disney Princess Elsa, setelah tidur di ranjang batu mana milik Heinrey.

Penonton Indonesia sendiri cukup menyukai tayangan yang berbau fantasi, lho! Sejak dulu, kita tumbuh dengan sinetron bergenre fantasi, seperti Jin & Jun, Jinny Oh Jinny, Ganteng-Ganteng Serigala, Bidadari, Mermaid in Love, Gerhana, hingga Nirmala. Tayangan bergenre fantasi berdasarkan fiktif lebih digemari, karena ceritanya tidak perlu dihubungkan dengan realita yang bikin pusing.

Namun, sineas Indonesia yang ingin mengadaptasi The Remarried Empress (2026) juga perlu hati-hati. Tetap harus mengacu kepada web novel atau webtoon aslinya, meski ingin menyisipkan nuansa Indonesia. Bagaimana menurutmu?

Curated For You

Editorial Team

Related Article