Apakah Sun Jae Gyu Membunuh Ayahnya di Drakor Spring Fever?

- Sun Jae Gyu korban KDRT ayahnya, yang membuatnya trauma dan merasa bersalah
- Kebakaran rumah Sun Jae Gyu terjadi karena sisa putung rokok yang masih menyala
- Sun Jae Gyu diliputi rasa bersalah karena tidak menyelamatkan ayahnya dari kebakaran
Menjelang ending, Spring Fever menampilkan kisah yang semakin menegangkan dan bikin penasaran. Episode 10 membuat para penonton terkejut dengan pernyataan Sun Jae Gyu yang mengaku telah membunuh ayahnya. Tentunya, banyak penonton yang tak percaya, mengingat kebaikan Sun Jae Gyu pada semua orang.
Episode 11 pun menjawab kronologi kematian ayah Sun Jae Gyu yang sesungguhnya. Apa benar Sun Jae Gyu merupakan pembunuh ayahnya? Simak kisahnya di bawah ini.
1. Sun Jae Gyu jadi korban KDRT sang ayah

Ayah Sun Jae Gyu digambarkan sebagai sosok yang kasar dan suka menyakiti keluarganya. Ia pun diingat sebagai ayah yang buruk bagi kedua anaknya, Sun Hee Yeon (Son Yeo Eun) dan Sun Jae Gyu. Perbuatannya jugaa menjadi alasan utama Sun Hee Yeon memutuskan untuk kabur dari rumah.
Meski punya penampilan garang dan ditakuti teman-temannya, Sun Jae Gyu tak membalas dan menerima perbuatan sang ayah. Hal itu bisa disebabkan oleh rasa trauma karena telah jadi korban KDRT sejak kecil ataupun dirinya sendiri yang terlalu baik pada sang ayah. Namun, Sun Jae Gyu pernah bilang kalau KDRT sang ayah bisa berhenti jika salah satu dari mereka meninggal dunia. Sang ayah membunuh Sun Jae Gyu ataupun Sun Jae Gyu yang membunuh ayahnya. Perkataan tersebut dilontarkan ketika Sun Jae Gyu curhat pada temannya, Choi Yi Joon.
Hal itu ternyata menimbulkan kecurigaan Choi Yi Joon ketika rumah Sun Jae Gyu alami kebakaran. Choi Yi Joon mengira jika sang teman telah membunuh ayahnya dengan menyamarkannya dalam kasus kebakaran. Hubungan mereka juga memburuk akibat Sun Jae Gyu yang pergi dengan membawa uang Choi Yi Joon yang seharusnya digunakan untuk biaya perkuliahan mereka berdua.
2. Penyebab kebakaran rumah Sun Jae Gyu

Murni kecelakaan, rumah Sun Jae Gyu alami kebakaran hebat akibat sisa putung rokok yang masih menyala. Sang ayah sebenarnya sudah sering kali ditegur oleh Sun Jae Gyu karena merokok di dalam rumah padahal ada Sun Han Gyul yang saat itu masih bayi. Tentunya, asap rokok bisa membuat bayi tersebut berada dalam bahaya.
Namun, dengan kepribadian buruk, sang ayah tak pernah mendengarkan dan justru menyuruh anaknya untuk membawakan alkohol lagi. Sun Jae Gyu pun membelikannya soju karena takut jika sang ayah akan menyakiti ponakannya. Sang ayah yang tak sabar menunggu pun menendang meja yang ada asbak dengan putung rokoknya.
Tak disangka, api di sisa putung rokok tersebut belum sepenuhnya mati. Hal itu membuat api kecil tersebut menyambar kain di sekitarnya hingga menyebabkan kebakaran hebat. Rumah Sun Jae Gyu pun dilalap api dalam waktu cepat. Sang ayah yang dalam kondisi mabuk pun terjebak di rumah tersebut bersama Sun Han Gyul yang masih bayi.
3. Sun Jae Gyu diliputi dengan rasa bersalah

Ketika balik ke rumah, Sun Jae Gyu dikejutkan dengan rumahnya yang telah dilalap oleh api. Namun, dirinya tetap masuk rumah tersebut karena ingat keberadaan sang ponakan. Ia tak peduli dengan keselamatannya yang terancam dan berusaha menyelamatkan Sun Han Gyul. Bahkan, Sun Jae Gyu rela tertimpa kayu-kayu yang jatuh terbakar demi melindungi ponakannya hingga menimbulkan bekas luka bakar yang di lengan.
Namun, ketika mau keluar dari rumah, Sun Jae Gyu baru sadar jika sang ayah masih terjebak. Ia pun merasa ragu untuk menolong ayahnya karena mengingat perbuatan buruk yang telah diterimanya selama bertahun-tahun. Sun Jae Gyu pun memutuskan untuk keluar tanpa sang ayah. Tak disangka, puing-puing rumah mulai berjatuhan dan menimpa sang ayah ketika Sun Jae Gyu keluar dari rumah.
Keraguan itu pun menimbulkan rasa bersalahnya pada sang ayah selama bertahun-tahun. Sun Jae Gyu menganggap dirinya sendiri sebagai pembunuh. Ia mengatakan bahwa sang ayah bisa saja masih hidup jika dirinya tak ragu menyelamatkan.
Untungnya, Sun Jae Gyu bertemu dengan Yoon Bom yang selalu ada untuknya. Yoon Bom meyakinkan bahwa kematian sang ayah bukanlah kesalahannya. Hal itu membuat Sun Jae Gyu mulai mencoba untuk berdamai dengan masa lalunya.


















