3 Arti Tersembunyi dari Judul Drakor If Wishes Could Kill

- Drakor If Wishes Could Kill menggabungkan kisah horor aplikasi pengabul permintaan bernama Girigo dengan tema kutukan dan syamanisme yang menjerat para penggunanya.
- Judul bahasa Inggrisnya menggambarkan inti cerita tentang keinginan terkutuk yang bisa menyebabkan kematian, berawal dari amarah dan dendam antar karakter.
- Pengguna aplikasi yang menuliskan harapan buruk akan terkena kutukan mematikan, mencerminkan pesan bahwa kebencian dan balas dendam justru menghancurkan diri sendiri.
If Wishes Could Kill langsung jadi perbincangan hangat sejak minggu pertama dirilis. Drakor ini memadukan kisah horor tentang aplikasi pengabul permintaan dengan tema kutukan dan syamanisme. Subkonflik khas cerita anak sekolahan, seperti persahabatan hingga asmara.
Drakor bertabur bintang muda ini memiliki berbagai detail tersembunyi dalam adegan-adegannya. Selain itu, pemilihan judul versi bahasa Inggris dari drakor ini pun mengandung makna tersembunyi. Berikut tiga arti di antaranya. Apa saja?
1. Menceritakan aplikasi pengabul permintaan

Judul asli drakor ini adalah 기리고 (dibaca: girigo) yang juga merupakan nama asli dari aplikasi yang memegang konflik utama dalam cerita. Pada awalnya, Girigo merupakan aplikasi biasa yang memadukan unsur budaya lokal dengan teknologi. Pengguna menuliskan saju berupa nama lengkap dan tanggal lahir mereka lalu mengucapkam permohonan mereka dengan sungguh-sungguh.
Aplikasi pengabul permintaan yang awalnya harmless dan bertujuan cuma dipakai buat main-main ini seketika berubah jadi mematikan karena ditanami kutukan memakai syamanisme di dalamnya. Kini pengguna yang memakai aplikasi Girigo dalam drakor inickan terancam bahaya kematian karena gangguan dari roh jahat.
2. Keinginan terkutuk adalah membunuh orang lain

Sebelum akhirnya memilih If Wishes Could Kill, judul untuk bahasa Inggris dari drakor ini adalah Wish Your Death. Secara terang-terangan, judul ini menggambarkan intisari cerita yang menjadi penyebab Girigo menjadi aplikasi mematikan setelah berisi kutukan.
Di episode 6, salah satu tokoh ditunjukkan begitu menginginkan kematian orang lain sebagai bentuk balas dendam karena telah disakiti sedemikian rupa. Keinginan yang terwujud dari amarah dan luka batin ini dikabulkan karena adanya pengaruh ilmu hitam.
Kemudian, efek domino pun terjadi sebab karakter lainnya mengharapkan kutukan tersebut untuk berlanjut dengan lebih banyak kematian. Padahal korban-korban yang baru tidak ada sangkut pautnya dengan masalah di masa lalu, tapi si tokoh villain ini tak peduli sebab yang ia inginkan hanya membalas kematiannya yang menurutnya tak adil.
3. Pengguna yang memiliki harapan terburuk akan terkena kutukan

Banyak pengguna aplikasi Girigo hanya iseng menuliskan harapan mereka seperti bagian dari challenge viral di media sosial. Ada juga yang memang memiliki harapan akan kesuksesan dalam suatu hal, seperti Choi Hyeong Wook (Lee Hyo Je) yang ingin mendapat nilai tertinggi dalam ujian matematika.
Ada juga yang menginginkan hal buruk, yakni kematian orang lain yang mereka benci. Keinginan ini pun terkabul, tapi efeknya akan kembali lagi kepada orang yang menginginkannya. Ia akan menghadapi kematian seperti yang diharapkannya terjadi pada orang lain. Pada akhirnya, harapan mereka yang menewaskan orang lain juga membuat diri sendiri terbunuh bahkan jadi hantu dan roh jahat.
Drakor If Wishes Could Kill memiliki arti tersembunyi di balik judulnya. Semuanya berkaitan dengan intisari dan konflik utama cerita, yakni mengenai kematian yang terjadi akibat kutukan dari kebencian hingga keinginan balas dendam. Namun, mengharapkan kematian orang lain akan berakibat buruk pada diri mereka sendiri.


















