7 Bakstory Kim Kwan Cheol di The Legend of Kitchen Soldier

- Kim Kwan Cheol awalnya dikenal sebagai prajurit sopan dan ramah saat pertama kali tiba di pos Ganglim.
- Kematian sang nenek yang membesarkannya membuat Kim Kwan Cheol terpukul dan kehilangan semangat hidup.
- Sejak tragedi itu, kepribadiannya berubah drastis menjadi brutal dan menakutkan, sering merundung prajurit baru seperti Kang Sung Jae.
Kim Kwan Choel (Kang Han Kyung) merupakan salah satu prajurit yang paling ditakuti di pos jaga Ganglim. Ekspresi wajahnya selalu terlihat intimidatif. Ia juga diketahui sering melakukan perundungan kepada prajurit baru, seperti Kang Sung Jae (Park Ji Hoon). Ia sangat membenci Kang Sung Jae.
Kang Sung Jae sendiri heran kenapa Kim Kwan Cheol begitu membenci dirinya. Kang Sung Jae menjadi penasaran mengapa Kim Kwan Cheol bersikap seperti preman. Pasalnya, menurut urban legend yang beredar, Kim Kwan Cheol yang dahulu merupakan prajurit teladan. Berikut adalah ringkasan backstory Kim Kwan Cheol di drakor The Legend of Kitchen Soldier.
1. Pada saat kali pertama tiba di pos Ganglim, Kim Kwan Cheol dikenal sebagai prajurit yang sopan dan ramah

2. Kim Kwan Cheol dibesarkan oleh sang nenek. Oleh karena itu, ia merasa sedih meninggalkan neneknya seorang diri

3. Ia ditugaskan menjadi asisten juru masak. Kehadiran Kim Kwan Cheol meringankan beban kerja Yoon Dong Hyun (Lee Hong Nae)

4. Kim Kwan Cheol mulai bisa beradaptasi dengan kehidupan militer. Namun, ia tiba-tiba dikejutkan oleh berita kematian sang nenek

5. Kim Kwan Cheol sangat terpukul dan tidak berdaya. Ia tidak bisa menerima kematian sang nenek

6. Kim Kwan Cheol jengkel dengan program wajib militer yang diikutinya. Andai ia tidak dipaksa mengikuti wamil, ia pasti bisa merawat neneknya

7. Tragedi kematian nenek ternyata mempengaruhi kondisi mental Kim Kwan Cheol. Ia berubah menjadi sosok yang brutal dan menyebalkan

Seiring berjalannya waktu, Kim Kwan Cheol menjadi semakin brutal dan menakutkan. Ia hanya takut pada Yoon Dong Hyun, sementara orang seperti Kang Sung Jae hanya dipandang sebelah mata dan menjadi sasaran perundungan.



















