Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Dampak Kehadiran Tae Seo bagi Eun A di Still Shining

3 Dampak Kehadiran Tae Seo bagi Eun A di Still Shining
Park Jin Young dan Kim Min Ju di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)
Intinya Sih
  • Kehadiran Tae Seo membuat Eun A berani bermimpi dan menemukan arah hidupnya, hingga akhirnya ia diterima di jurusan Pendidikan Anak Usia Dini.
  • Setelah hubungan mereka berakhir karena jarak dan kesibukan, Eun A menyadari betapa berharganya kehadiran Tae Seo dan merasa hampa tanpanya.
  • Pertemuan kembali setelah satu dekade justru membuat Eun A impulsif, melepaskan hubungannya yang baru demi Tae Seo namun kembali terluka untuk kedua kalinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memiliki ayah yang demokratis, Mo Eun A (Kim Min Ju) sama sekali tidak dituntut untuk memenuhi ekspektasi ala orang tua pada umumnya. Meski terkesan menyenangkan, nyatanya hal itu malah membuat Eun A kehilangan dorongan untuk bermimpi. Baru setelah bertemu dengan Yeon Tae Seo (Park Jin Young) yang disiplin dan teratur, Eun A mulai mempertanyakan arah hidupnya. Inilah dampak kehadiran Tae Seo dalam hidup Eun A di Still Shining!

1. Tae Seo mendorong Eun A untuk berani bermimpi

Park Jin Young di drakor Still Shining
Park Jin Young di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Tak seperti anak lain yang dituntut berprestasi oleh orang tuanya, ayah Eun A tak pernah memaksakan apa pun pada sang anak. Meski masih remaja, Eun A dipandang sebagai manusia utuh yang berhak membuat pilihan sendiri. Lucunya, ketika diberi kebebasan penuh, Eun A malah meminta agar sesekali orang tuanya menuntutnya akan sesuatu.

Kebebasan ini membuat Eun A jadi tak pernah benar-benar serius memikirkan impiannya. Untungnya, kehadiran Yeon Tae Seo mulai membuat Eun A berani bermimpi. Meski tak sepintar Tae Seo, Eun A punya bakat lain: menggambar sayuran dan berbahasa Inggris.

Sayangnya, dengan dua bakatnya itu, Eun A masih tak berani membayangkan masa depannya. Namun, Tae Seo menenangkan Eun A dengan berkata bahwa suatu hari pasti ada profesi yang cocok dengan bakatnya. Saat pendaftaran universitas, Eun A pun mencoba untuk mendaftar hingga akhirnya diterima di jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, sebuah pencapaian yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

2. Eun A merasa hampa tanpa kehadiran Tae Seo

Kim Min Ju di drakor Still Shining
Kim Min Ju di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Setelah keduanya berkuliah, sayangnya mereka harus putus karena jarak. Tae Seo berkuliah di Seoul, sedangkan Eun A di Gangneung. Mereka kesulitan untuk mencocokkan jadwal pertemuan di tengah kesibukan Tae Seo sebagai tutor, kemudian disusul Eun A yang cuti kuliah dan bekerja sebagai hotelier.

Perlu kamu tahu, bahwa yang memutuskan hubungan adalah Eun A, lewat telepon pula. Namun, dalam perjalanan setelahnya, justru Eun A yang paling merindu sekaligus menyesal. Demi kembali mempertahankan hubungannya dengan Tae Seo, Eun A sempat berencana berhenti kerja.

Sayangnya, waktu tak mau berkompromi dengan penyesalannya. Sebab, di momen itu, Tae Seo baru saja menjalani wamil. Di titik inilah Eun A menyadari bahwa kehadiran Tae Seo sangat berharga dan merasa hampa tanpanya.

3. Kehadiran Tae Seo membuat Eun A menjadi impulsif

Park Jin Young dan Kim Min Ju di drakor Still Shining
Park Jin Young dan Kim Min Ju di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Satu dekade kemudian, setelah hubungan keduanya putus tanpa pernah punya kesempatan untuk benar-benar diperjuangkan, mereka kembali bertemu. Sayangnya, Eun A sudah menjalin hubungan dengan orang baru, Bae Seong Chan (Shin Jae Ha). Kehadiran Tae Seo kali ini tidak lagi berfungsi sebagai inspirasi, melainkan sebagai distraksi yang merusak.

Eun A memilih untuk melepaskan Seong Chan tanpa perjuangan, membuktikan bahwa bayang-bayang Tae Seo masih mendominasi perasaannya. Sikap tergesa-gesa Eun A untuk kembali ke pelukan Tae Seo yang berakhir dengan putus untuk kedua kalinya menegaskan bahwa dampak Tae Seo kali ini telah membuat Eun A kehilangan objektivitas dalam menilai kebahagiaannya sendiri.

Yeon Tae Seo adalah sosok yang memberikan "warna" dalam hidup Eun A. Ia mendorong Eun A untuk berani bermimpi. Namun, keterikatan emosional yang terlalu kuat pada masa lalu juga menjadi bumerang. Eun A menjadikan Tae Seo sebagai poros hidupnya, hingga terkadang ia lupa untuk tumbuh dan bahagia demi dirinya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us