Drakor Doctor X: Mafia in White (2026) menggambarkan dinamika kerja dokter dan pegawai rumah sakit Guseo. Rumah sakit ini dikenal sebagai rujukan terbesar di wilayah tersebut, namun penuh dengan kritik masyarakat mengenai pelayanannya. Sebagai seorang pegawai, dokter setempat sadar akan kekurangan sistem rumah sakit pada kepemimpinan lama.
Sayangnya, kekurangan ini gak hanya dirasakan oleh para dokter magang dan residen saja. Beberapa dokter senior juga secara sadar menghadapi akibat yang ditimbulkan ini. Sayangnya, ada aturan yang gak tertulis sebagai budaya pendidikan dokter yang membuat situasi semakin rumit. Lalu, apa saja dilema yang dihadapi para dokter di drakor Doctor X: Mafia in White?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
