Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Drakor Genre Psikologis Dibintangi Ryu Jun Yeol, Ada Mousetrap!

3 min read
3 Drakor Genre Psikologis Dibintangi Ryu Jun Yeol, Ada Mousetrap!
Drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)
  • Ryu Jun Yeol membintangi tiga drakor psikologis: Lost, The 8 Show, dan Mousetrap, dengan cerita yang menyoroti tekanan mental, konflik emosional, serta situasi hidup ekstrem.
  • Dalam Lost, Kang Jae dan Boo Jung bertemu saat sama-sama terpuruk, lalu saling memberi dukungan di tengah kehampaan, kesepian, rasa bersalah, dan tekanan sosial.
  • Mousetrap mengikuti Mon Jae yang identitas serta hartanya dicuri sosok bernama Rat, lalu bekerja sama dengan rentenir No Ja untuk mengungkap pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Genre psikologis biasanya merupakan sebuah genre yang berfokus pada kondisi mental, emosional, dan proses batin dari para karakternya. Salah satu aktor Korea yang kerap membintangi drakor bergenre psikologis adalah Ryu Jun Yeol.

Terbaru, mantan kekasih dari Lee Hyeri ini kembali membintangi drama Korea psikologis lainnya, yaitu Mousetrap. Ceritanya selalu menegangkan dan memancing rasa kejutan mental, berikut ini tiga rekomendasi drakor psikologis dibintangi Ryu Jun Yeol.

  1. 1. Lost (2021)

    Drama Lost
    Drama Lost (dok. JTBC/Lost)

    Lost merupakan drama slice-of-life yang berfokus pada psikologis emosional, krisis eksistensial, dan kesehatan mental. Ceritanya berpusat pada Boo Jung (Jeon Do Yeon), wanita berusia 40 tahun yang merasa kehilangan arah dan belum mencapai apa pun dalam hidup. Di sisi lain, ada Kang Jae (Ryu Jun Yeol), pria berusia 27 tahun yang dihantui ketakutan mendalam bahwa dirinya akan berakhir menjadi "bukan siapa-siapa".

    Boo Jung dan Kang Jae tidak sengaja bertemu di titik terendah hidup mereka. Keduanya perlahan saling memahami, berbagi keputusasaan, dan memberikan dukungan emosional untuk bangkit. Drama ini secara mendalam memotret ruang psikologis karakter yang mengalami kehampaan, rasa bersalah, kesepian yang ekstrem, serta hilangnya harga diri akibat tekanan sosial dan kegagalan personal.

  2. 2. The 8 Show (2024)

    Drama The 8 Show
    Drama The 8 Show (dok. Netflix/The 8 Show)

    Selanjutnya, ada drama The 8 Show yang mengisahkan tentang delapan orang yang terlilit utang dan hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Mereka kemudian diajak untuk ikut sebuah permainan dan dikurung dalam studio misterius berlantai delapan. Mereka harus bertahan hidup selama 100 hari demi memperebutkan total hadiah 44,8 miliar won. Waktu adalah uang di dalam permainan ini, tetapi harga makanan dan kebutuhan pokok dipotong dari total hadiah dengan harga ribuan kali lipat.

    Ceritanya pun menampilkan manipulasi mental, tekanan sosial, dan perebutan kekuasaan antar peserta di dalam ruangan tersebut. Para peserta yang ada di lantai atas kerap melakukan penyiksaan secara fisik maupun psikologis kepada peserta lain demi mempertahankan dominasi. Sementara itu, Ryu Jun Yeol berperan sebagai peserta di lantai tiga. Ia adalah sosok yang realistis dan kerap kali mencerminkan empati serta kebingungan di tengah aturan permainan yang kejam dan absurd.

  3. 3. Mousetrap (2026)

    Drama Mousetrap
    Drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

    Terbaru, ada Mousetrap yang mengisahkan tentang awal kehidupan Mon Jae (Ryu Jun Yeol), seorang penulis novel yang senang hidup menyendiri. Namun, hidupnya yang awalnya baik-baik saja berubah drastis saat pengenalan sidik jari di ponselnya tak terbaca. Dirinya lalu menemukan identitas baru bernama Rat yang telah mencuri nama hingga mengambil seluruh kekayaannya.

    Lalu, Mon Jae pun bertekad untuk merebut kembali kehidupannya yang telah diambil. Ia bertemu dengan No Ja (Sul Kyung Gu), seorang rentenir yang juga mencari Mon Jae karena utang yang belum terbayarkan selama tiga tahun. No Ja rupanya terlibat kasus saat Mon Jae muncul kembali dan meminta bantuan untuk mengungkap identitas Rat. Keduanya lalu saling bekerja sama dan mulai melakukan pengejaran terhadap tersangka yang telah mengambil kehidupan Mon Jae.

    Membintangi drakor psikologis tentu menuntut totalitas yang luar biasa dari seorang aktor. Pasalnya, mereka harus mempelajari kondisi psikologis spesifik, seperti trauma ataupun depresi, agar aktingnya tidak terlihat dangkal atau stereotip.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More