Film The Last Princess (dok. Lotte Entertainment/The Last Princess)
The Last Princess diangkat dari kisah nyata kehidupan tragis Putri Deokhye, putri bungsu dari Kaisar Gojong yang merupakan penguasa terakhir Dinasti Joseon, Korea. Film ini berfokus pada Putri Deok Hye (Son Ye Jin), putri terakhir Korea yang terlahir pada tahun 1912. Ia adalah anak dari Raja Gojong (Baek Yoon Sik) yang saat itu sudah berumur 68 tahun. Kala itu, pemerintahan kerajaan Joseon sudah mulai dikuasai oleh Jepang. Sekutu sangat ingin mengambil harta maupun kekuasaan di kerajaan tersebut.
Sang raja yang sangat dihargai oleh rakyatnya itu pun menolak untuk bergabung dengan kekuasaan Jepang. Ia menentang tegas ajakan dari para perdana menteri dan pejabat di kerajaan. Namun, setelah penolakan tersebut, terjadi sesuatu yang mengerikan. Raja Gojong ditemukan meninggal dunia setelah menenggak minuman yang diduga racun. Putri Deok Hye pun terpukul karena harus ditinggalkan oleh sang ayah di usia muda.
Deok Hye pun dipaksa pindah ke Jepang oleh Kekaisaran Jepang sebagai bentuk tahanan politik. Di Jepang, ia mengalami banyak tekanan, dilarang pulang ke Korea, dipaksa menikah dengan bangsawan Jepang yang membuat hidupnya tidak bahagia, serta menderita gangguan mental akibat tekanan batin dan kematian ibunya. Suatu hari, sahabat lama Deok Hye, Jang Han (Park Hae Il), berniat menolongnya. Dengan jabatannya sebagai tentara Jepang, Jang Han diam-diam membentuk kelompok Perdamaian Korea untuk dapat membawa pulang putri ke Joseon kembali.