Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Insight Menarik dari Drakor We Are All Trying Here

5 Insight Menarik dari Drakor We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)
Intinya Sih
  • Drama We Are All Trying Here menyoroti perjuangan Hwang Dong Man dan Byeon Eun A yang dianggap gagal, namun tetap berusaha mewujudkan impian serta menemukan makna hidup dari hal-hal kecil.
  • Kisah ini menggambarkan arti keluarga, keberanian menyuarakan diri, dan pentingnya mempertahankan esensi karya meski menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar.
  • Masa lalu para tokoh menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi masa depan, menunjukkan bahwa luka lama bisa berubah menjadi pegangan hidup yang berharga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Drama Korea We Are All Trying Here akhirnya tamat pada Minggu (24/5/2026). Drakor ini mengungkap banyak detail kecil yang sebelumnya tampak sederhana ternyata menyimpan lapisan makna yang mendalam jika dilihat secara keseluruhan. Kisah Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan) dan Byeon Eun A (Go Youn Jung) sebagai orang-orang yang dicap gagal ternyata terasa relate dan menarik untuk diikuti.

Gak berlebihan, drama ini meninggalkan banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. Bukan dari momen besar, tetapi dari hal-hal kecil yang ada di sepanjang cerita dan baru terasa saat semuanya sudah selesai. Berikut lima insight menarik dari drakor We Are All Trying Here.

1. Setiap orang pasti ingin punya kesempatan mewujudkan impiannya

cuplikan drama We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Hwang Dong Man adalah seorang sutradara yang sudah menekuni pekerjaannya selama 20 tahun. Ia tergabung dalam sebuah klub bernama The Eight dan hanya ia satu-satunya yang belum debut. Ia gak pernah menunjukkan kesedihan, tetapi bukan berarti ia gak ingin seperti teman-temannya yang telah debut.

Ia sudah berkali-kali mengajukan skenarionya untuk didanai, tetapi selalu gagal. Ia mengungkapkan bahwa ia merasa iri pada teman-temannya yang dihujat atau dipuji karena sudah menggarap film. Walaupun sering dicibir, ia gak mau menyerah dan terus berupaya mewujudkan impiannya menjadi sutradara.

2. Keluarga terkadang bukan tentang hubungan darah

cuplikan drama We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Byeon Eun A mempunyai trauma masa kecil yang masih terbawa hingga ia dewasa. Ia sering mimisan tiap kali merasakan emosi yang tak terungkapkan. Orangtuanya bercerai dan ibunya meninggalkan ia bersama ayahnya. Ia juga pernah ditinggalkan ayahnya sendiri selama hampir sebulan saat ia masih anak-anak.

Ketika dewasa, Byeon Eun A gak berhubungan baik dengan ibunya, Oh Jeong Hui (Bae Jong Ok). Oh Jeong Hui dikenal sebagai aktris top dan ia sebagai anak yang pernah ditelantarkan oleh aktris tersebut memilih untuk hidup dengan meninggalkan nama aslinya, Byeon Si On. Ia merasa senang karena tinggal bersama nenek tirinya. Walaupun gak ada hubungan darah, ia bisa merasakan arti keluarga dengan neneknya itu dibandingkan dengan ibu kandungnya.

3. Sabar juga ada batasnya

cuplikan drama We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Byeon Eun A sering kali dicerca oleh bosnya, Choi Dong Hyeon (Choi Won Young). Ia kerap memilih skenario yang tidak sesuai kriteria bosnya itu. Ia juga gak jarang diusik oleh rekan kerjanya di kantor. Awalnya ia hanya diam dan memilih bersabar.

Namun, sejak bertemu Hwang Dong Man, ia jadi lebih ekspresif. Ia berani menyuarakan unek-uneknya jika diperlakukan dengan tidak adil. Kepada siapapun yang membuatnya merasa kesal atau menyedihkan, ia akan menunjukkan secara terang-terangan perasaannya itu.

4. Seorang penulis berhak mempertahankan esensi ceritanya

cuplikan drama We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Byeon Eun A diam-diam turut terlibat dalam penulisan naskah film berjudul Knock Knock Knock karya sutradara Ma Jae Yeong (Kim Jong Hoon). Ia menggunakan nama samaran, Yeong Shil.

Karena alur ceritanya yang menarik, Oh Jeong Hui bersikeras untuk menjadi pemeran utama film tersebut. Namun, Byeon Eun A menolaknya. Ia menyatakan bahwa emosi seorang aktris bisa terlihat nyata jika sedang membawakan karakter di film. Ditambah dengan karakter aslinya adalah laki-laki, ia gak mau karakter itu diubah menjadi perempuan dan diperankan oleh aktris. Ia ingin esensi ceritanya dipertahankan karena ia terlibat dalam proses penulisannya.

5. Masa lalu bisa menjadi pegangan untuk kehidupan di masa depan

cuplikan drama We Are All Trying Here
cuplikan drama We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Hwang Dong Man dan Byeon Eun A punya luka yang masih tersimpan karena masalah keluarga. Hwang Dong Man pernah merasa kehilangan karena orangtuanya meninggal secara beruntun dan keponakannya tidak diketahui keberadaannya. Sementara itu, Byeon Eun A selalu merasa kesepian karena sejak kecil ditelantarkan orangtuanya.

Masa lalu itu memang terkadang membuat mereka bisa merasakan kembali luka lama. Namun, masa lalu itu pula yang bisa menjadi pegangan agar mereka lebih tegar untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.

We Are All Trying Here tidak banyak mengandalkan konflik besar, tapi justru dari cara ceritanya berjalan, muncul banyak insight yang bisa ditangkap setelah semua episodenya selesai. Beberapa momen, percakapan, dan keputusan karakter punya makna yang baru terasa ketika dilihat secara keseluruhan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira

Related Articles

See More