5 Kegunaan Jam Emosi untuk Hwang Dong Man di We Are All Trying Here

- Jam tangan emosi membantu Hwang Dong Man mengenali perasaannya secara jujur, terutama di tengah kecemasan dan rasa tertinggal dalam karier filmnya yang belum berkembang.
- Selain sebagai alat pendeteksi emosi, jam tersebut memberi penghasilan tambahan bagi Hwang Dong Man melalui program uji coba berbayar yang dikenalkan oleh Lee Jun Hwan.
- Jam ini juga mempererat hubungan sosialnya, menjadi bahan cerita di The Eight Club, menutupi rasa iri terhadap rekan sukses, serta mendekatkannya dengan Byeon Eun A lewat kesamaan pengalaman emosional.
Drama We Are All Trying Here punya cara unik untuk menyoroti emosi para karakter utama. Terdapat jam tangan emosi yang memberi tahu apa yang mereka rasakan di momen tertentu. Keterangannya akan disertai sinyal warna. Hijau menunjukkan emosi positif, sementara merah berarti negatif.
Jam tangan emosi itu punya sejumlah kegunaan bagi Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan). Bukan hanya sebagai pendeteksi emosi yang merupakan fungsi utamanya, jam tangan itu juga membantu Hwang Dong Man dalam bersosialisasi. Berikut ini lima kegunaan jam tangan emosinya di We Are All Trying Here.
1. Membantu mengetahui emosi diri sendiri lebih jelas

Kehidupan Hwang Dong Man bisa dibilang cukup menantang secara emosional. Ia hidup dalam rasa cemas sebagai orang yang tertinggal di dalam kelompoknya. Belum ada satu film pun yang telah dirilisnya meski sudah 20 tahun di industri ini.
Secara sekilas, emosi Hwang Dong Man dapat dikategorikan sebagai rasa cemas. Namun, sebenarnya ada emosi spesifik yang sulit diakui bahkan oleh dirinya sendiri. Jam itulah yang akan memberi tahu emosi tersebut secara langsung tanpa dipoles agar ia bisa mengenali diri sendiri dengan lebih baik.
2. Sumber penghasilan tambahan

Jam tangan emosi itu juga menjadi sumber uang tambahan untuk Hwang Dong Man. Ia mendapat bayaran 400 ribu won sebagai relawan. Sebab, jam tangan itu masih dalam tahap uji akhir sebelum peluncuran. Lee Jun Hwan (Sim Hee Seop) yang mengenalkan Hwang Dong Man kepada perancangnya.
Upah yang didapat sudah termasuk lumayan untuk pekerjaan paruh waktu ini. Meski tidak mau mengakuinya, Hwang Dong Man sebenarnya memang butuh uang tambahan. Pekerjaan sebagai pengajar di akademi belum memberinya keuntungan karena tidak ada banyak murid yang bergabung.
3. Bahan cerita di perkumpulan The Eight Club

Hwang Dong Man memiliki kebiasaan bercerita panjang lebar saat berkumpul dengan rekannya yang tergabung dalam The Eight Club. Ia suka berbicara tentang apa pun agar dianggap ada di antara rekan-rekan yang sukses. Namun, hampir tidak ada yang menanggapinya.
Jam tangan emosi ini memberinya topik cerita ketika datang ke pertemuan The Eight Club. Hwang Dong Man merasa topik jam tangan ini seru sampai diulang berkali-kali. Secara tidak langsung, jam tangan ini membantunya menghilangkan rasa takut dilupakan karena punya sesuatu untuk diceritakan.
4. Alat untuk menutupi rasa iri terhadap kesuksesan rekannya

Jam tangan emosi akan bergetar setiap kali Hwang Dong Man merasakan sesuatu. Ketika menonton film, terutama film yang dibuat rekan-rekannya di The Eight Club, jam ini disebut selalu berwarna merah. Alat ini dipakai untuk memvalidasi rasa tidak sukanya terhadap film tersebut.
Terlepas dari bagus atau tidaknya film tersebut, jam itu pasti akan menunjukkan warna merah. Bukan karena kualitas film yang buruk saja, tapi juga karena rasa iri di hati Hwang Dong Man. Sulit baginya untuk melihat temannya merilis film baru sementara dirinya masih berjuang untuk merilis film pertama.
5. Jembatan untuk menjadi dekat dengan Byeon Eun A

Jam tangan emosi tidak hanya digunakan oleh Hwang Dong Man. Byeon Eun A (Go Youn Jung), produser di Choi Film, juga memilikinya. Lewat jam tangan ini, mereka jadi memiliki satu kesamaan yang membuka jalan untuk menjadi teman dekat.
Jam tangan ini membantu mereka mengetahui emosi yang tidak kasat mata. Tanpa mengungkapkannya melalui mulut masing-masing, keduanya dapat mengerti bahwa tidak ada emosi negatif di antara mereka karena jam itu menunjukkan warna hijau. Ini adalah awal yang baik untuk ke depannya.
Hwang Dong Man memang pernah berkata kalau ia merasa bak ditelanjangi secara emosional karena jam tangan ini di awal episode We Are All Trying Here. Ia berkata seolah benda tersebut bisa merusak hubungan semua orang. Namun pada kenyataannya, masih ada manfaat yang bisa ia rasakan dari benda tersebut.


















