Salah satu daya tarik utama My Royal Nemesis adalah penggunaan konsep reinkarnasi dan hubungan lintas waktu yang menghubungkan era Joseon dengan masa modern. Melalui konsep tersebut, sejumlah karakter tampil dengan dua identitas berbeda yang hidup di zaman yang berbeda, tetapi memiliki keterkaitan takdir yang kuat. Kehadiran karakter dengan peran ganda ini membuat cerita terasa lebih menarik karena penonton dapat melihat bagaimana sifat, hubungan, dan konflik mereka berkembang dalam dua kehidupan yang berbeda.
Karakter-karakter tersebut tidak hanya memiliki nama dan latar belakang yang berbeda, tetapi juga menjalani nasib yang sangat kontras antara masa lalu dan masa kini. Beberapa di antaranya mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan masa lalu, sementara yang lain kembali terjebak dalam konflik yang sama meski telah hidup di era yang berbeda. Berikut tiga karakter dengan peran ganda di drakor My Royal Nemesis.
