Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Karakter Mendukung Su Jeong di Awal Episode Doctor X: Mafia in White
cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)
  • Gye Su Jeong menghadapi penolakan dan olok-olok rekan kerja karena sikap eksentrik serta penolakannya pada hierarki Rumah Sakit Universitas Guseo.
  • Jang Hui Suk membela, memulihkan posisi kontrak, dan mendukung Su Jeong melawan politik internal; Park Tae Gyeong menjadi asisten yang mengagumi keterampilan serta idealismenya.
  • Direktur Bu Seung Gwon merekrut kembali Su Jeong demi operasional rumah sakit, sementara Jo Won Jin menopangnya lewat dukungan teknis dan stabilitas selama operasi berisiko tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gye Su Jeong (Kim Ji Won) langsung dibenci oleh rekan kerjanya di drakor Doctor X: Mafia in White. Masing-masing mengaku tak suka dengan sikap eksentriknya dan tak pernah patuh pada hierarki rumah sakit sehingga Gye Su Jeong kerap diganggu dan diolok-olok di depan matanya sendiri.

Di balik itu, masih ada karakter lain yang memberikan dukungan pada Gye Su Jeong. Mulai dari membelanya ketika sedang dicela, membantu saat kesusahan, hingga merekrutnya kembali ketika sudah dipecat. Lantas, siapa sajakah mereka? Yuk, simak!

1. Jang Hui Suk

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Jang Hui Suk (Lee Jung Eun) adalah sosok yang mendatangkan dan menempatkan Gye Su Jeong di Rumah Sakit Universitas Guseo untuk mengisi kekosongan posisi ahli bedah. Penempatan ini menjadi gerbang utama bagi Gye Su Jeong untuk memamerkan keahlian bedahnya sekaligus membongkar kebobrokan sistem di sana. Ketika Gye Su Jeong dipandang rendah oleh dokter staf tetap karena statusnya yang bukan pekerja tetap, Jang Hui Suk langsung berdiri di belakangnya untuk membela Gye Su Jeong dengan caranya sendiri. Salah satunya dengan mengembalikan Gye Su Jeong sebagai dokter kontrak dan menjamin ia mendapatkan bayaran tinggi.

Tak sampai di situ, Jang Hui Suk juga mendukung penuh Gye Su Jeong melawan "White Mafia". Ia membiarkan Gye Su Jeong bersikap kritis dan blak-blakan sampai membuatnya dimusuhi banyak orang di rumah sakit. Lalu, Jang Hui Suk bertindak sebagai pilar pendukung yang memahami idealisme Gye Su Jeong. Jang Hui Suk juga membiarkan Gye Su Jeong bergerak bebas menggunakan keterampilannya untuk menantang politik internal serta korupsi dari kelompok dokter elit rumah sakit.

2. Park Tae Gyeong

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Selanjutnya ada Park Tae Gyeong (Kim Woo Seok), seorang dokter magang baru di Rumah Sakit Universitas Guseo yang berasal dari keluarga kaya. Berbeda dari dokter lain yang memusuhi Gye Su Jeong, Park Tae Gyeong justru mengagumi idealisme serta keterampilan seniornya tersebut. Di saat dokter-dokter tetap enggan mendampingi atau membantu Gye Su Jeong karena politik internal rumah sakit, Park Tae Gyeong dengan penuh motivasi bersedia menjadi asistennya. Ia selalu bersemangat membantu dan belajar langsung dari setiap tindakan bedah yang dilakukan Gye Su Jeong.

Karakter Park Tae Gyeong yang ceria, hangat, dan penuh energi positif bertindak sebagai penyeimbang. Di lingkungan rumah sakit yang penuh dengan ketegangan dan ego dari kelompok "White Mafia", Park Tae Gyeong memberikan dukungan moral yang meringankan hari-hari Gye Su Jeong. Keterlibatannya ini juga membantu Gye Su Jeong memahami peta politik internal dan dinamika konflik yang sedang direncanakan oleh para dokter senior.

3. Bu Seung Gwon

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Hubungan antara Gye Su Jeong dan Bu Seung Gwon (Son Hyun Joo) sebenarnya cukup rumit dan transaksional. Sebagai direktur Rumah Sakit Universitas Guseo, Bu Seung Gwon tidak memberikan bantuan karena tulus mendukung idealisme Gye Su Jeong. Melainkan demi kepentingan politik dan stabilitas rumah sakitnya sendiri.

Bu Seung Gwon adalah pihak yang menyetujui perekrutan Gye Su Jeong masuk kembali ke Rumah Sakit Universitas Guseo melalui agensi penempatan. Langkah ini ia ambil untuk mengatasi kekosongan akut di departemen bedah dan menyelamatkan reputasi operasional rumah sakit miliknya. Bahkan, ia membiarkan Gye Su Jeong menangani pasien atau kasus medis kritis yang dihindari oleh staf dokter tetap.

4. Jo Won Jin

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Jo Won Jin (Lee Jin Hee) merupakan profesor bidang anestesiologi dan pengobatan nyeri di Rumah Sakit Universitas Guseo. Ia digambarkan memiliki pembawaan yang sangat tenang, dingin, sinis, namun memiliki profesionalisme serta keahlian medis yang luar biasa. Sebagai dokter anestesi tingkat atas, Jo Won Jin memberikan dukungan teknis terbaik selama tindakan bedah. Ketenangan dan ketepatannya dalam memantau kondisi vital pasien memberikan rasa aman bagi Gye Su Jeong untuk melakukan manuver bedah yang sangat berisiko tinggi tanpa ragu.

Ketika atmosfer ruang operasi menjadi tegang atau saat dokter staf lain mencoba mengintervensi keputusan radikal Gye Su Jeong, Jo Won Jin bertindak sebagai komandan yang menjaga stabilitas ruangan. Ia memiliki penilaian yang dingin dan objektif, sehingga tidak membiarkan politik eksternal mengganggu jalannya operasi. Hubungan mereka berkembang menjadi sebuah kerja sama yang solid yang didasarkan pada rasa saling percaya antar profesional dan menjadikannya salah satu sekutu terkuat Gye Su Jeong di dalam ruang operasi.

Empat karakter di atas tak hanya menjadi penyelamat bagi Gye Su Jeong di episode awal drakor Doctor X: Mafia in White. Tetapi juga berhasil membangun dinamika konflik yang matang yang akan ditampilkan di drakor ini. Menurutmu, apakah empat karakter di atas akan menjadi pendukung setia Gye Su Jeong sampai episode akhir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article