3 Karakter Pencopet di 100 Days of Deception, Ada Lee Ga Kyung

- 100 Days of Deception berlatar penjajahan Jepang di Korea, saat sejumlah karakter dengan tujuan berbeda tanpa sengaja terlibat perjuangan kemerdekaan.
- Lee Ga Kyung adalah pencopet andal di Gyeongseong yang menyetor hasil curian kepada preman dan ingin mengumpulkan uang untuk pergi ke Amerika.
- Lee No Ma menjadi rekan Ga Kyung, sedangkan Sato Hideo pernah mencopet saat kecil sebelum diadopsi inspektur Jepang; ketiganya mencopet demi bertahan hidup.
100 Days of Deception merupakan drakor yang berlatar di era penjajahan Jepang di Korea. Drama ini menghadirkan kisah karakter yang punya misi dan tujuannya masing-masing. Secara gak sengaja, mereka bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Dalam drama ini, Lee Ga Kyung (Kim Yoo Jung) merupakan pencopet andal. Ia ingin mengumpulkan banyak uang agar bisa pergi ke Amerika. Namun, ia malah terlibat dengan penerjemah sekaligus anak angkat orang Jepang, Sato Hideo (Park Jin Young).
Gak hanya Lee Ga Kyung, ada beberapa karakter lain yang jadi pencopet di 100 Days of Deception. Siapa saja, ya? Simak, yuk!
1. Lee Ga Kyung

Kim Yoo Jung di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama) Lee Ga Kyung merupakan pencopet andal di Gyeongseong. Ia selalu punya trik agar bisa mendapatkan banyak barang curian di jalan. Bahkan, ia sampai meminjam pakaian bagus di pegadaian agar aksinya semakin meyakinkan.
Meskipun sudah lama mencopet, uang yang Lee Ga Kyung peroleh bukan untuk dirinya sendiri. Ia hidup di desa kumuh dan terikat dengan preman bernama Ma Moon Mak (Lee Suk). Setiap mendapat hasil curian, ia harus menyetor pada Ma Moon Mak.
Lee Ga Kyung sudah lelah dengan hidupnya. Ia jadi apatis dan gak peduli pada keadaan Korea yang dijajah Jepang. Ia merasa negara bahkan gak memberikan bantuan apa pun padanya. Sehingga, ia juga gak peduli pada orang-orang yang berjuang demi kemerdekaan.
Meski apatis, Lee Ga Kyung malah tanpa sengaja terlibat dengan kelompok pejuang. Bahkan, ia jadi mata-mata mereka demi mengumpulkan uang. Ia begitu ingin bisa keluar dari kehidupannya yang pahit di Joseon dan pergi ke Amerika.
2. Lee No Ma

Hong Sa Bin di 100 Days of Deception (instagram.com/semcompany_) Lee No Ma (Hong Sa Bin) merupakan pengemudi becak yang tinggal di lingkungan yang sama dengan Lee Ga Kyung. Ia juga jadi rekan pencopet gadis itu. Mereka sudah seperti keluarga dan saling menjaga satu sama lain.
Meski gak punya ambisi apa pun, Lee No Ma tetap mendukung penuh impian Lee Ga Kyung untuk pergi ke Amerika. Ia juga selalu jadi support system gadis itu.
Berbeda dengan Lee Ga Kyung yang apatis, Lee No Ma begitu kagum dengan pejuang. Orangtuanya pernah berjuang untuk kemerdekaan dan bergabung dalam gerakan 1 Maret 1919. Namun, orangtuanya tewas dan ia jadi yatim piatu.
3. Sato Hideo

Park Jin Young di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama) Satu Hideo merupakan anak angkat Inspektur Jenderal Sato Shinichi (Jin Sun Kyu). Meski diadopsi orang Jepang, ia awalnya adalah orang Korea dan punya nama asli Kim Tae Woong. Ia bekerja sebagai penerjemah sementara di kantor Pemerintahan Jenderal Jepang di Gyeongseong. Di sana, ia bertemu dengan Lee Ga Kyung yang menggunakan identitas palsu. Lee Ga Kyung jadi penerjemah magang yang bekerja dengannya.
Sebelumnya, Sato Hideo pernah dicopet oleh Lee Ga Kyung. Ia dengan mudah mengetahui gadis itu pencopet karena pengalamannya di masa lalu. Saat masih kecil, ia hidup sulit dan harus mencopet. Aksinya itu diketahui oleh Sato Shinichi. Daripada menghukumnya, Sato Shinichi memilih membunuh anak-anak pencopet lain di depan mata Sato Hideo. Gak lama setelah itu, ia pun diangkat sebagai anak dan pindah ke Jepang.
Termasuk Lee Ga Kyung, ketiga karakter di atas pernah jadi pencopet di 100 Days of Deception. Di era penjajahan, anak-anak kehilangan orangtuanya dan hidup dengan kondisi yang sulit. Bahkan, mereka sampai mencopet untuk bertahan hidup. Nyesek, ya!






















