6 Karakter yang Membuat Permohonan di Girigo dalam If Wishes Could Kill

- Drama If Wishes Could Kill berpusat pada aplikasi misterius Girigo yang dapat mengabulkan permohonan, namun setiap keinginan membawa konsekuensi berbahaya bagi penggunanya.
- Enam karakter utama, termasuk Do Hye Ryung dan Kwon Si Won, menggunakan Girigo untuk berbagai alasan pribadi, dari balas dendam hingga menyelamatkan orang lain.
- Setiap permohonan di Girigo memicu rangkaian tragedi dan kutukan yang saling terhubung, memperlihatkan bagaimana keputusan kecil bisa berujung fatal bagi semua tokohnya.
Drama Korea If Wishes Could Kill menghadirkan konflik utama melalui aplikasi misterius bernama Girigo. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya membuat permohonan yang bisa langsung terkabul. Namun, setiap permintaan selalu diikuti konsekuensi berbahaya.
Beberapa karakter dalam cerita memilih menggunakan Girigo meski mengetahui risikonya. Keputusan tersebut menjadi titik penting yang memengaruhi alur cerita dan nasib mereka. Berikut daftar karakter yang membuat permohonan di Girigo di If Wishes Could Kill.
1. Do Hye Ryung

Do Hye Ryung (Kim Si A) merupakan karakter pertama yang membuat permohonan di aplikasi Girigo dalam cerita ini. Ia menjadi pemicu awal munculnya kutukan yang mana ia menggunakan ilmu spiritual untuk mengutuk orang yang menyakitinya. Permintaan yang ia buat ditujukan untuk membalas orang-orang yang merundungnya, yaitu Han Gi Tae dan Kwon Si Won. Keputusan tersebut menjadi titik awal rangkaian peristiwa tragis yang terjadi sepanjang cerita.
2. Kwon Si Won

Kwon Si Won (Choi Joo Eun) merupakan pengembang aplikasi Girigo yang awalnya dibuat untuk tujuan lomba. Si Won kemudian menjadi target dari kutukan yang dilayangkan Do Hye Ryung melalui kekuatan spiritual. Akibat kutukan tersebut, ia tidak mampu menghindari kematian yang sudah ditentukan. Sebelum benar-benar tewas, Si Won sempat mengutuk bahwa siapa pun yang menggunakan Girigo dan membuat permintaan akan berakhir tewas dan permohonan untuk membuat kutukan itu terus berulang.
3. Choi Hyeong Wook

Choi Hyeong Wook (Lee Hyo Je) merupakan siswa SMA yang mengalami tekanan akibat nilai ujiannya yang buruk dan tuntutan dari orangtuanya. Dalam kondisi tersebut, ia menggunakan aplikasi Girigo untuk meminta nilai ujian yang sempurna. Keinginannya memang terkabul, tetapi ia kemudian mengalami teror dari kutukan hingga akhirnya tewas.
4. Kim Geon Woo

Kim Geon Woo (Baek Sun Ho) mendapatkan aplikasi Girigo dari Choi Hyeong Wook dan awalnya hanya menganggapnya sebagai hal biasa. Ia sempat iseng membuat permohonan agar latihan atletik Yoo Se Ah dibatalkan supaya bisa menghadiri ulang tahun Hyeong Wook bersama. Namun, ia tidak menyangka akan terkabul dan mengalami teror dari kutukan hingga berusaha melukai diri sendiri dan orang di sekitarnya, bahkan nyaris tewas.
5. Yoo Se Ah

Yoo Se Ah (Jo So Young) menjadi salah satu karakter yang membuat permohonan di aplikasi Girigo dengan penuh kesadaran. Ia mengetahui risiko dan konsekuensi yang akan terjadi setelah keinginannya terkabul. Keputusan tersebut diambil karena ia ingin menyelamatkan Kim Geon Woo dari ancaman kematian.
Dalam permohonannya, ia meminta agar Kim Geon Woo kembali sehat dan tidak tewas saat death timer berakhir. Tindakan ini membuat Yoo Se Ah harus menanggung konsekuensi berbahaya dari kutukan Girigo.
6. Lim Na Ri

Lim Na Ri (Kim Mi Na) awalnya tidak percaya dengan keberadaan dan kekuatan aplikasi Girigo. Dalam kondisi setengah mabuk, ia kemudian membuat permohonan untuk membuat Choi Hyeong Wook tewas karena merasa kesal terhadapnya. Namun, ia justru terkejut saat melihat Choi Hyeong Wook benar-benar tewas dengan cara yang mengerikan. Di akhir cerita, sisi psikologis Na Ri berhasil dimanipulasi oleh roh jahat.
Penggunaan aplikasi Girigo oleh para karakter menunjukkan bahwa setiap permintaan memiliki konsekuensi yang tidak bisa dihindari. Keputusan yang awalnya terlihat sederhana justru berujung pada rangkaian peristiwa berbahaya. Hal ini membuat cerita If Wishes Could Kill semakin menegangkan dengan dampak yang terus berlanjut hingga akhir.



















