3 Kemiripan Drakor Perfect Crown dan The Red Sleeve, Berkaitan?

- Kedua drakor MBC, The Red Sleeve dan Perfect Crown, memiliki keterkaitan cerita karena tokoh pangeran di Perfect Crown merupakan keturunan raja dari The Red Sleeve.
- Keduanya menampilkan pangeran yang tumbuh dengan luka batin akibat kurang kasih sayang keluarga, meski hidup dalam kemewahan dan status tinggi.
- Baik The Red Sleeve maupun Perfect Crown mengangkat kisah cinta beda kasta antara bangsawan dan rakyat jelata dengan karakter utama perempuan bermarga Seong.
Saluran MBC terkenal sering menayangkan drama Korea bertema kerajaan yang viral dan meraih rating tinggi. Baik yang berlatar era Dinasti Joseon maupun kerajaan modern. Dua di antaranya adalah The Red Sleeve (2021-2022) dan Perfect Crown (2026).
Menariknya, kedua drakor ini punya cerita yang berkaitan. Tokoh pangeran di Perfect Crown dikisahkan sebagai keturunan dari raja dalam drakor The Red Sleeve. Maka tak heran, ada beberapa kemiripan di antara kedua drakor ini. Yuk, simak tiga di antaranya.
1. Backstory pangeran yang kurang kasih sayang

Baik The Red Sleeve maupun Perfect Crown mengawali kisahnya dengan karakter pangeran yang bersikap dingin karena menyimpan luka batin mendalam. Di atas kertas mereka memiliki segalanya. Harta, rupa, dan status sosial. Namun, mereka kurang kasih sayang dan kehangatan keluarga.
Di awal The Red Sleeve, Yi San (Lee Junho) merupakan putra mahkota yang kemudian menjadi raja. Ia ditunjuk jadi calon pewaris takhta untuk menggantikan kakeknya. Ayah Yi San berakhir tragis setelah dikurung di peti beras hingga meninggal sebagai bentuk hukuman. Meski Yi San kecil membutuhkan dukungan dan penghiburan, hingga akhir sang kakek bersikap keras terhadapnya.
Sementara itu, Pangeran Agung Ian (Byeon Woo Seok) sejak kecil dipaksa oleh ayahnya untuk menyembunyikan bakat dan kemampuan agar tidak menyaingi sang kakak yang merupakan putra mahkota. Sang ayah bersikap keras dan bahkan pernah memukul Pangeran Agung Ian saat kecil. Hal ini membuat Pangeran Agung Ian semakin kesepian, terlebih sang ibu telah meninggal.
2. Marga female lead sama-sama Seong

Kesamaan lain dari kedua drakor ini adalah marga dari karakter female lead yang menjadi love interest dari pangeran bernasib malang. Di The Red Sleeve, ada Seong Deok Im yang kemudian mendapat gelar Uibin setelah menjadi selir Yi San dan melahirkan Putra Mahkota Munhyo. Di semesta cerita Perfect Crown, Putra Mahkota Munhyo diceritakan sebagai leluhur Pangeran Agung Ian.
Di sisi lain, dalam Perfect Crown, ada Seong Hui Ju yang mendapat marga dari ayahnya setelah sang ibu menelantarkannya. Sampai usianya 10 tahun, Seong Hui Ju sebelumnya tinggal dengan ibunya dan memakai marga sang ibu. Uniknya, sama seperti Seong Deok Im, Seong Hui Ju juga memiliki satu orang kakak laki-laki.
3. Kisah cinta aristokrat dan rakyat jelata

Satu lagi kesamaan dari dua drama Korea ini adalah fokus ceritanya, yakni sama-sama membahas kisah cinta beda kasta. Dalam The Red Sleeve, Yi San tidak bisa menjadikan Seong Deok Im istrinya karena status gadis itu adalah dayang istana dan bukan bangsawan. Sementara Seong Deok Im sempat menolak menjadi selir.
Di drakor Perfect Crown, Seong Hui Ju tidak kalah kaya dan terkenal dari Pangeran Agung Ian. Ayahnya merupakan konglomerat dan Seong Hui Ju sendiri sukses membangun bisnis melalui perusahaan Castle Beauty. Namun, tetap saja, Seong Hui Ju disebut rakyat jelata karena bukan berdarah biru. Rencana pernikahannya dengan Pangeran Agung Ian pun mendapat tentangan dari pihak istana dan kabinet.
Drakor Perfect Crown dan The Red Sleeve mengambil latar cerita yang berbeda. Yang satu berlatar di kerajaan modern, sement ara satunya lagi era Dinasti Joseon. Meski begitu, ada beberapa kemiripan dari segi cerita di kedua drakor ini. Hal ini menarik sebab rasanya Perfect Crown seolah menjadi sekuel atau spinoff dari drakor The Red Sleeve. Bagaimana menurutmu?








![[QUIZ] Tebak Member NCT Wish dari Matanya!](https://image.idntimes.com/post/20240726/t-46073209a811e2a497ddc488325ebfe5.jpg)









