Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Choi Jeong Yo Pindah ke SMA Seni di Four Hands, Two Sonatas?
Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Choi Jeong Yo pindah ke SMA Seni dengan beasiswa penuh, lalu membangun persahabatan sekaligus persaingan piano dengan Kang Pi O.
  • Ia menjadikan sekolah baru sebagai tempat bersembunyi setelah ayahnya kabur dan preman penagih utang berpotensi mengejarnya.
  • Beasiswa memberi jalan bagi Jeong Yo, yang terkendala kondisi finansial keluarga, untuk mengejar mimpi sebagai pianis dan menghadapi trauma panggung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah mulai tayang di tvN, Four Hands, Two Sonatas menampilkan kisah tentang para musisi muda yang menempuh pendidikan di sekolah seni elit. Drakor ini berawal dari Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) yang pindah ke SMA tersebut dengan beasiswa penuh berkat bakatnya sebagai seorang pianis. Ia pun menjalin hubungan persahabatan sekaligus persaingan dengan teman barunya, Kang Pi O (Song Kang), yang juga dikenal sebagai pianis genius.

Sebelum keputusan tersebut, Choi Jeong Yo pernah menolak tawaran tersebut. Namun, berbagai hal membuatnya tiba-tiba mau pindah ke sekolah seni itu. Berikut alasan yanag membuat Choi Jeong Yo berubah pikiran.

1. Menjadikan sekolah sebagai lokasi bersembunyi

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Tak seperti para siswa lainnya, Choi Jeong Yo terlahir dari keluarga kurang beruntung yang berada di kalangan bawah. Sang ibu telah meninggal dunia sewaktu dirinya masih. Kematian tersebut pun menimbulkan trauma mendalam yang membuatnya menyembunyikan bakat.

Bahkan, hubungan Choi Jeong Yo dengan sang ayah juga memburuk. Hal itu terjadi karena Choi Jeong Yo disalahkan dan dianggap sebagai penyebab kematian. Sang ayah pun kerap menghabiskan waktu untuk minum alkohol dan terus menyalahkan anaknya.

Di tengah situasi tak menyenangkan tersebut, sang ayah mendadak kabur dari rumah. Dirinya dicari oleh beberapa preman yang diduga mau menagih utang. Hal itu pula yang membuat Choi Jeong Yo harus ikutan kabur agar tak tertangkap sekelompok orang tersebut. Ia pun menjadikan sekolah barunya sebagai tempat bersembunyi karena para preman pastinya sudah mengetahui dimana sekolah lamanya.

2. Masalah finansial keluarga

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Berasal dari keluarga tak mampu, Choi Jeong Yo pun tak bisa mengatasi masalah sang ayah dengan para preman. Terlebih lagi, usianya masih di bawah umur yang membuatnya tak punya uang. Bahkan, ia juga harus kerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketika kabur dari para preman, Choi Jeong Yo tak sempat untuk mengambil sepatu. Ia juga terguyur hujan yang saat itu cukup deras sehingga bajunya juga basah kuyup. Dirinya yang tak punya tujuan pun berusaha mendatangi motel untuk menginap. Namun, sang pemilik tak memberinya kamar karena adanya larangan anak di bawah umur untuk menginap di motel.

Choi Jeong Yo yang sudah semakin kedinginan pun hanya terpikirkan satu solusi. Ia teringat dengan tawaran yang diberikan oleh direktur yayasan SMA Seni, Yoon Seon Ju (Seo Jae Hee). Untung saja, ia bisa menghubunginya karena kartu nama yang masih tersimpan di saku pakaiannya.

3. Ingin melakukan hal yang disukai

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

Di sisi lain, Choi Jeong Yo sebenarnya masih menyukai piano. Dirinya juga ingin meraih mimpi sebagai seorang pianis namun masalah finansial keluarga menjadi halangan utama. Tentunya, tawaran beasiswa menjadi kesempatan emas bagi Choi Jeong Yo.

Ketika memutuskan untuk pindah sekolah, Choi Jeong Yo juga berusaha untuk meraih mimpi. Terlebih lagi ketika dirinya diajak berlatih bersama dengan Kang Pi O yang menjadi saingannya sejak kecil. Meski begitu, ia juga harus berusaha melawan rasa traumanya terhadap penampilan dan panggung.

Berbagai cara pun dilakukan oleh Choi Jeong Yo untuk mengatasi demam panggungnya. Untung saja, ia mendapat bantuan dari Kang Pi O yang bersiap untuk tampil bersama. Apakah Choi Jeong Yo mampu bertahan di sekolah seni elit tersebut? Langsung tonton drakor tersebut yang berlanjut dengan kisah yang lebih menarik lagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article