Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Drakor Make Me Tingle Diberi Rating 18+?

3 min read
Kenapa Drakor Make Me Tingle Diberi Rating 18+?
Nam Ji Hyun dan Kim Jae Young di Make Me Tingle (dok. TVING/Make Me Tingle)
  • Make Me Tingle mempertemukan kembali Nam Ji Hyun dan Kim Jae Young sebagai pasangan Gong Yeon Su serta Dokgo Dal dalam romcom berating 18+.
  • Rating dewasa diberikan karena cerita mengangkat industri sex toys, menampilkan produk, gambar, benda terkait seks, serta sejumlah adegan mesra.
  • Drama ini juga membahas perdebatan seksualitas antara tokoh utama dan isu patriarki dalam keluarga Gong Yeon Su, yang dinilai memerlukan kedewasaan penonton.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah 100 Days My Prince (2018), Nam Ji Hyun dan Kim Jae Young reuni dalam drakor baru bertajuk Make Me Tingle. Bukan lagi adik kakak, di sini keduanya berperan sebagai couple bernama Gong Yeon Su dan Dokgo Dal.

Drama Korea bergenre romcom ini diberi rating usia 18+. Artinya, drakor Make Me Tingle hanya boleh ditonton oleh orang-orang yang berusia 18 tahun ke atas. Apa alasannya? Simak, yuk.

  1. 1. Membahas soal industri sex toys

    Kim Jae Young di Make Me Tingle
    Kim Jae Young di Make Me Tingle (x.com/tvingdotcom)

    Drakor ini mengulik soal industri mainan seks atau sex toys yang seringnya masih dianggap tabu. Dokgo Dal dikisahkan mendirikan perusahaan rintisan bernama Loand yang berusaha mengubah sudut pandang penuh prasangka mengenai produk ini.

    Sejak episode awal, penonton sudah diperlihatkan berbagai jenis dan bentuk dari produk-produk ini yang tentu saja dikhususkan untuk orang dewasa. Karena itu, drakor ini tidak boleh ditonton oleh anak yang masih di bawah umur.

  2. 2. Memiliki banyak adegan mesra

    Kim Jae Young di Make Me Tingle
    Kim Jae Young di Make Me Tingle (x.com/tvingdotcom)

    Make Me Tingle juga menyajikan cukup banyak adegan mesra, seperti ciuman, meski bukan buka-bukaan sepenuhnya. Meski begitu, konten seksual dalam drakor ini tetap bukan tontonan untuk anak-anak ataupun remaja. Jadi, pastikan kamu sudah cukup usia sebelum nonton ini, ya.

  3. 3. Menunjukkan gambar dan benda berkaitan dengan seks

    Kim Jae Young di Make Me Tingle
    Kim Jae Young di Make Me Tingle (dok. TVING/Make Me Tingle)

    Meski tidak punya nude scene atau adegan seksual secara terbuka, drakor Make Me Tingle menunjukkan berbagai gambar dan benda yang berkaitan dengan seks. Misalnya, di episode 3, Dokgo Dal, Gong Yeon Su, dan Yoon Ji O (Kang Tae Ju) pergi melihat pameran seni. Di sini, instalasinya menampilkan lukisan, foto, dan barang-barang ini dengan bentuk eksplisit.

  4. 4. Mengangkat perdebatan terkait seksualitas

    Kim Jae Young dan Nam Ji Hyun di Make Me Tingle
    Kim Jae Young dan Nam Ji Hyun di Make Me Tingle (dok. TVING/Make Me Tingle)

    Gong Yeon Su dan Dokgo Dal berada dalam kutub berlawanan terkait prinsip serta pandangan mengenai hubungan seksual. Di satu sisi, Gong Yeon Su menekankan pada pentingnya cinta dan sex after marriage. Di sisi lain, Dokgo Dal sering melakukan hubungan satu malam dan murni karena ketertarikan fisik semata.

    Perbedaan sudut pandang ini membuat keduanya sering berdebat. Perdebatan mereka penting bagi alur cerita. Namun, butuh kebijaksaan dan kedewasaan untuk menyaksikan adegan ini sebab topik seperti ini tidak cocok untuk penonton muda.

  5. 5. Menyinggung isu sosial berupa patriarki

    Nam Ji Hyun di Make Me Tingle
    Nam Ji Hyun di Make Me Tingle (dok. TVING/Make Me Tingle)

    Sekalipun mengusung genre romcom dengan cerita berkaitan dengan seksualitas, Make Me Tingle juga mengulik isu patriarki yang cukup berat untuk dibahas. Gong Yeon Su dikisahkan berasal dari keluarga yang masih memegang teguh tradisi dan budaya patriaki di mana anak lelaki lebih diistimewakan dibandingkan anak perempuan.

    Premis cerita hingga adegan-adegan berisi konten seksual dan gambar eksplisit menjadi beberapa alasan kenapa drakor Make Me Tingle diberi rating 18+. Jadi, pastikan kamu sudah cukup usia sebelum nonton, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More