Kenapa Drakor The East Palace Disebut Mirip The Haunted Palace?

- The East Palace ramai dibicarakan sejak tayang perdana karena dianggap mirip dengan The Haunted Palace, terutama dari segi genre sageuk horor dan latar istana yang penuh misteri.
- Kedua drama menampilkan tokoh utama dengan kemampuan spiritual berhubungan dengan roh, serta konflik kerajaan yang dipicu oleh peristiwa mistis dan kutukan di dalam istana.
- The Haunted Palace menghadirkan nuansa komedi di tengah ketegangan, sedangkan The East Palace lebih serius dan mencekam dengan fokus pada misteri serta intrik politik kerajaan.
Sejak tayang perdana pada 17 Juli 2026, The East Palace langsung ramai dibicarakan oleh para penggemar drakor. Salah satu hal yang paling sering disorot adalah kemiripannya dengan The Haunted Palace, drakor sageuk horor yang sempat mencuri perhatian pada 2025. Bahkan, tak sedikit yang beranggapan bahwa jika menyukai The Haunted Palace, maka The East Palace juga akan menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan.
Meski menghadirkan karakter dan alur cerita yang berbeda, kedua drama Korea ini terbilang mirip dari segi genre hingga latar. Tak heran jika kemunculan The East Palace membuat banyak orang kembali mengingat The Haunted Palace. Lantas, apa saja kemiripan kedua drakor tersebut? Simak ulasannya berikut ini.
1. Sama-sama mengusung genre sageuk dan horor yang berlatarkan istana

The East Palace dan The Haunted Palace sama-sama menggabungkan genre sageuk, horor, fantasi, dan misteri sekaligus. Alih-alih hanya fokus pada kehidupan kerajaan, kedua drakor ini menghadirkan kisah supranatural yang dipenuhi kemunculan roh, kutukan, hingga berbagai kejadian mistis di dalam istana.
Latar istana juga menjadi pusat konflik dalam kedua cerita. The Haunted Palace dan The East Palace sama-sama membuka kisahnya dengan peristiwa ganjil yang mengancam keluarga kerajaan. Hal itulah yang menjadi awal dari berbagai rahasia besar yang lama tersembunyi.
2. Tokoh utamanya sama-sama memiliki kemampuan berhubungan dengan roh

Kemiripan lain terlihat dari karakter utamanya yang memiliki kemampuan berkaitan dengan dunia arwah. Di The East Palace, Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dikenal sebagai pemburu roh yang mampu melintasi dunia manusia dan alam arwah, sementara Saeng Gang (Roh Yoon Seo) memiliki kemampuan mendengar suara orang yang telah meninggal.
Di siis lain, The Haunted Palace menghadirkan Yeo Ri (Bona WJSN), cucu seorang dukun yang mewarisi kekuatan spiritual sejak kecil. Ia bekerja sama dengan Yoon Gap (Yook Sungjae) yang tubuhnya dirasuki makhluk Imoogi untuk menghadapi berbagai roh jahat di istana. Kehadiran karakter-karakter dengan kemampuan supranatural inilah yang membuat nuansa kedua drakor tersebut terasa sangat mirip.
Bukan hanya itu, sosok raja di kedua drama Korea ini juga memiliki peran yang besar terhadap cerita. Di The East Palace, Raja (Cho Seung Woo) awalnya tidak percaya akan adanya roh jahat yang mengancam keturunannya. Namun ia akhirnya memanggil Gu Cheon untuk menyelidiki kasus kematian anak-anaknya. Hal yang serupa pun terjadi di The Haunted Palace.
3. Bedanya, unsur komedi di The Haunted Palace terasa lebih kental dibandingkan The East Palace

Meski sama-sama mengusung genre sageuk dan horor, The Haunted Palace dan The East Palace memiliki pendekatan yang berbeda dalam membangun suasana cerita. The Haunted Palace kerap menyelipkan adegan-adegan komedi di tengah ketegangan, terutama melalui interaksi para karakternya serta tingkah makhluk supranatural yang terkadang mengundang tawa. Sosok Imoogi dalam tubuh Yoon Gap juga sering bertingkah dan melontarkan celotehan lucu di tengah adegan menegangkan.
Sebaliknya, The East Palace memilih mempertahankan nuansa yang lebih serius, kelam, dan mencekam sejak awal cerita. Drakor ini lebih fokus pada penyelidikan misteri, atmosfer horor, serta intrik politik di lingkungan kerajaan, sehingga intensitas ketegangannya lebih terasa. Walau begitu, unsur komedi masih ditambahkan melalui tingkah Gu Cheon yang terkadang nyeleneh.
Meski memiliki banyak kemiripan dari segi genre, latar, hingga unsur supranatural, The East Palace dan The Haunted Palace tetap menawarkan pengalaman menonton yang berbeda. Jadi, bagi pencinta drakor sageuk horor, kedua serial ini sama-sama layak masuk daftar tontonan.






















