7 Fakta Adaptasi A Bona Fide Killer, Dari Webtoon Populer!

Drama A Bona Fide Killer diadaptasi dari webtoon populer Kakao berjudul Yubunyeo Killer, karya Yoon dan Geomdung, dengan premis unik tentang ibu rumah tangga yang juga sniper legendaris.
Gong Hyo Jin memerankan Yu Bo Na, sosok dengan dua kehidupan kontras: ibu rumah tangga hangat sekaligus pembunuh profesional bernama Kingfisher yang menegakkan keadilan di balik layar.
Sebagai bagian strategi IP Kakao Entertainment, adaptasi ini mempertahankan inti cerita webtoon dan menarik perhatian besar setelah versi aslinya mencapai 180 juta pembacaan di platform Kakao.
Belakangan ini, drama adaptasi webtoon memang makin mendominasi industri drama Korea. Alasannya sederhana, banyak webtoon yang sudah punya cerita kuat sekaligus basis penggemar yang besar. Gak heran kalau rumah produksi pun berlomba-lomba mengangkatnya ke layar kaca.
Salah satu yang siap mencuri perhatian adalah A Bona Fide Killer (2026). Dibintangi Gong Hyo Jin, drama ini mengadaptasi webtoon populer dengan premis yang gak biasa, yaitu tentang seorang ibu rumah tangga yang diam-diam merupakan sniper legendaris. Sebelum mulai mengikuti kisah Yu Bo Na di versi drama, yuk, kenalan dulu dengan sederet fakta di balik adaptasi webtoonnya!
1. Diadaptasi dari webtoon populer Kakao

Kalau kamu penasaran dari mana cerita A Bona Fide Killer berasal, jawabannya adalah webtoon Kakao berjudul Yubunyeo Killer (유부녀 킬러). Webtoon ini merupakan karya Yoon sebagai penulis cerita dan Geomdung sebagai ilustrator.
Sejak dirilis, Yubunyeo Killer berhasil menarik perhatian banyak pembaca berkat premisnya yang unik. Alih-alih menghadirkan pembunuh bayaran biasa, webtoon ini justru mengangkat sosok ibu rumah tangga dengan kehidupan ganda. Premis seperti ini tentu membuat pembaca langsung penasaran dengan kelanjutan ceritanya.
2. Mengangkat kisah ibu rumah tangga dengan identitas ganda

Salah satu daya tarik terbesar webtoon ini adalah karakter utamanya, Yu Bo Na. Di depan keluarga, ia hanyalah seorang istri, ibu, sekaligus karyawan biasa yang menjalani kehidupan seperti kebanyakan orang. Namun, di balik kehidupan sehari-harinya, Yu Bo Na ternyata merupakan sniper legendaris bernama Kingfisher.
Ia menjalankan misi untuk menghukum para kriminal yang berhasil lolos dari proses hukum. Perpaduan kehidupan domestik dan aksi inilah yang membuat ceritanya terasa segar dibanding drama aksi pada umumnya.
3. Tetap mempertahankan premis utama versi webtoon

Kabar baiknya, versi drama masih mempertahankan premis utama dari webtoon. Ceritanya tetap berfokus pada Yu Bo Na yang kembali menjalani misi sebagai Kingfisher setelah mengambil cuti untuk mengasuh anak selama tiga tahun.
Meski begitu, kehidupannya kini jauh lebih rumit karena ia harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan misi rahasianya. Konflik work-life balance inilah yang diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama dalam adaptasi dramanya.
4. Menggabungkan aksi dengan kehidupan sehari-hari

Kalau mendengar kata sniper atau pembunuh bayaran, mungkin yang terbayang adalah adegan aksi tanpa henti. Menariknya, A Bona Fide Killer justru menawarkan sesuatu yang berbeda.
Selain menyuguhkan aksi menegangkan, cerita juga banyak menyoroti keseharian Yu Bo Na sebagai seorang istri, ibu, menantu, hingga perempuan karier. Perpaduan inilah yang membuat kisahnya terasa lebih dekat dengan kehidupan nyata, meski premisnya terdengar ekstrem.
5. Dibintangi Gong Hyo Jin sebagai pemeran utama

Versi live action mempercayakan karakter Yu Bo Na kepada Gong Hyo Jin. Aktris yang dijuluki ratu komedi romantis ini akan menunjukkan sisi yang benar-benar berbeda dari proyek-proyek sebelumnya.
Lewat drama ini, Gong Hyo Jin harus menampilkan dua kepribadian yang sangat kontras. Di satu sisi ia tampil hangat sebagai ibu rumah tangga, sementara di sisi lain ia berubah menjadi sniper yang dikenal dengan kemampuan one-shot, one-kill. Transformasi inilah yang paling dinantikan para penggemar.
6. Menjadi salah satu adaptasi IP unggulan Kakao Entertainment

A Bona Fide Killer bukan sekadar drama adaptasi webtoon biasa. Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi Kakao Entertainment dalam mengembangkan berbagai intellectual property (IP) populernya ke format drama.
Lewat proses adaptasi tersebut, Kakao Entertainment berupaya mempertahankan daya tarik cerita asli sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi penonton. Karena itu, banyak penggemar yang penasaran, bagaimana versi drama akan mengembangkan kisah dari webtoonnya.
7. Webtoonnya sudah dibaca hingga 180 juta kali

Popularitas A Bona Fide Killer memang bukan tanpa alasan. Sebelum diadaptasi menjadi drama, webtoon ini telah mencatat sekitar 180 juta pembacaan secara kumulatif di platform Kakao. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa cerita Yu Bo Na sudah memiliki basis penggemar yang besar bahkan sebelum versi dramanya diumumkan. Gak heran kalau adaptasi A Bona Fide Killer menjadi salah satu drama yang paling dinantikan tahun ini.
Melihat premisnya yang unik, karakter-karakter yang menarik, hingga popularitas webtoon aslinya, A Bona Fide Killer memang punya modal besar untuk sukses sebagai drama. Tinggal kita tunggu apakah versi live action-nya mampu memenuhi ekspektasi para pembaca webtoon sekaligus menarik penonton baru? Menurutmu, adaptasi ini bakal seseru versi webtoonnya gak, nih?




















