Kenapa Drama Korea Aema Diberi Rating 18+?

Aema merupakan drakor orisinal Netflix yang dirilis pada Jumat (22/8/2025). Kisahnya membahas aktris berpengalaman dan junior yang menjadi rekan dalam pembuatan film erotis terkenal. Drakor ini dibintangi Lee Honey dan Bang Hyo Rin.
Setelah dirilis, drakor Aema berhasil menempati 10 besar Acara TV teratas di Netflix Indonesia. Meski begitu, drakor ini bukan tontonan untuk semua orang. Aema diberi rating usia 18+ yang artinya hanya boleh disaksikan oleh penonton yang telah berusia 18 tahun ke atas. Apa alasannya?
1. Premis ceritanya membahas pembuatan film erotis

Drakor Aema termasuk salah satu drama Korea yang mengangkat tema mengenai pembuatan film. Namun, film layar lebar yang dibuat dalam drakor ini bergenre erotis yang sesuai dengan popularitas film panas di tahun 1970-1980an. Karena itu, di Aema ada banyak adegan dan dialog yang biasa ada dalam film-film erotis. Tentunya scene dan dialog seperti ini hanya boleh untuk penonton dewasa. Selain itu, film Madame Aema yang disebut di drakor ini ternyata betulan ada, tapi berbeda detail cerita dengan versi dalam drama.
2. Banyak adegan telanjang dan seksual

Mengingat drakor Aema menceritakan tentang proses pembuatan film panas, tidak heran ada banyak adegan telanjang di hampir tiap episodenya. Meski tidak ditunjukkan secara eksplit dan hanya tampak bagian belakang aktor, adegan seperti ini tetap khusus untuk penonton dewasa. Bukan hanya itu, adegan seksual dan vulgar juga ada banyak dalam drakor ini meskipun ditunjukkan secara halus, berbeda dengan scene dari film panas betulan.
3. Komedi dengan unsur dewasa

Salah satu konflik utama drakor Aema adalah sisi gelap industri hiburan, terlebih di era pemerintahan yang korup di masa lalu. Meski begitu, drakor ini tetap ringan diikuti. Bahkan ada banyak adegan di tiap episode drakor ini. Namun, momen komedi dalam drakor ini punya unsur dewasa dan gelap seperti dark comedy sehingga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian orang.
4. Mengandung scene kekerasan fisik, verbal, dan seksual

Alasan lain drakor Aema tidak cocok untuk penonton di bawah umur karena kontennya mengandung banyak adegan kekerasan. Adegan pemukulan, baik yang dialami pria maupun perempuan, ditunjukkan secara eksplisit. Bukan hanya kekerasan fisik, kekerasan verbal lewat umpatan dan berbagai ucapan menghina juga ada di sini. Selain itu, ada juga adegan yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap perempuan.
5. Bahasan soal sisi gelap dunia hiburan dan eksploitasi perempuan

Di balik ingar-bingar dan kehidupan glamor yang dimiliki aktris dalam drakor Aema, tersimpan rahasia gelap di mana mereka dieksploitasi dan dijadikan sebagai objek seksualitas. Mereka dimanfaatkan produser dan oknum pejabat. Sisi gelap dunia hiburan dan eksploitasi pada perempuan merupakan topik sensitif yang lebih mungkin dipahami dengan bijak oleh penonton dewasa daripada remaja.
Drakor Aema memiliki cerita unik dan menarik. Namun, adegan-adegan vulgar, scene yang menunjukkan kekerasan, dan topik-topik sensitif membuat drakor ini hanya cocok bagi penonton dewasa. Jadi, pastikan kamu sudah cukup usia sebelum menontonnya, ya.