Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Gye Su Jeong Dibenci Banyak Orang di Doctor X: Mafia in White?
cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Kemunculan Gye Su Jeong (Kim Ji Won) sebagai tenaga pengganti sukses memicu huru-hara di drakor Doctor X: Mafia in White. Ia ditugaskan untuk membantu para dokter di pusat kesehatan Guseo University yang memang sedang kekurangan tenaga. Bukannya disambut dan dianggap rekan, keberadaan Gye Su Jeong justru jadi polemik.

Sebagian besar dokter yang ada di rumah sakit tidak menyukai Gye Su Jeong. Gak tanggung-tanggung, Gye Su Jeong bahkan langsung populer dan dikenal dengan julukan “Si Ular”. Memang kenapa Gye Su Jeong sampai dibenci banyak orang? Berikut penjelasannya.

1. Berbicara tanpa filter

cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Di hari pertamanya bekerja, Gye Su Jeong ikut dalam agenda rapat yang diadakan untuk membahas operasi terhadap salah seorang pasien. Dalam rapat tersebut, Direktur Kim Myeong Seop (Kim Jong Goo) disebut-sebut akan memimpin langsung operasi untuk memperlihatkan teknik medis yang ia kembangkan.

Saat para dokter memujinya, Gye Su Jeong justru heran karena situasi yang berlebihan itu. Ia tanpa takut menyatakan keberatannya atas prosedur yang akan dilakukan oleh Direktur Kim. Ia bahkan menyebut tindakan Direktur Kim dilakukan hanya karena dokter senior itu terlalu senang mendapat kesempatan untuk mengoperasi pasien setelah sekian lama.

2. Tidak suka basa-basi

cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Selain berbicara tanpa menyaring kata-kata yang akan ia ucapkan, Gye Su Jeong juga tidak suka basa-basi. Ia dengan berani menyebut para dokter di rumah sakit merupakan orang-orang yang pintar, tetapi tidak pernah mengutamakan etika dan keselamatan pasien. Pada beberapa dokter spesialis, ia sering menunjukkan ekspresi lempeng saat mereka kesal dengan perbedaan pendapat yang ia utarakan. Terkadang, ia bahkan gak ragu untuk berbicara secara informal pada mereka.

3. Sering mengabaikan orang yang sedang bicara padanya dan lebih mengutamakan kegiatannya sendiri

cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Gye Su Jeong bisa menjadi orang yang sibuk dengan dunianya. Di salah satu kesempatan, ia sedang makan mi, tetapi di saat yang sama ia diminta untuk menghadap para dokter. Gak mau diganggu gugat, ia tetap melanjutkan kegiatan makannya, bahkan ketika ia sudah diseret ke ruangan.

Tak hanya itu, Gye Su Jeong kerap sengaja pura-pura tidak mendengar atau melihat saat orang-orang yang gak menyukainya membuat gaduh atau sekadar memanggil namanya. Para dokter sampai speechless karena Gye Su Jeong lebih fokus pada kegiatannya sendiri alih-alih menanggapi perbincangan mereka.

4. Punya rasa percaya diri yang sangat tinggi

cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Gye Su Jeong sangat misterius. Dalam dokumen riwayat hidupnya, ia mencantumkan beberapa kegiatan medis yang ia lakukan selama menjadi dokter, termasuk kegiatan menjadi relawan di daerah pelosok. Secara gamblang, ia menyebut kegagalan tidak pernah ada di kamusnya. Karena rasa percaya diri yang terlalu tinggi itulah ia tidak disukai oleh para dokter. Pendapatnya selalu dipandang sebelah mata dan ia dicap terlalu sombong untuk seorang tenaga pengganti.

5. Tepat waktu untuk makan dan pulang

cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Gye Su Jeong termasuk orang yang disiplin dan selalu memperhitungkan segala sesuatu. Termasuk untuk makan dan pulang. Jika sudah waktunya istirahat makan, ia akan segera menuju ke kantin. Begitu pula ketika sudah jam 6 sore. Ia langsung mengemasi barang-barangnya untuk ia bawa pulang. Sikapnya yang demikian membuat ia dianggap tidak menghargai tenaga medis lainnya yang bekerja hingga tak kenal waktu.

Hadir sebagai sosok yang terampil, keberadaan Gye Su Jeong ternyata malah dibenci oleh banyak orang di lingkungan kerja. Sikapnya yang blak-blakan dan super cuek membuatnya dipandang sebagai karakter yang tidak sopan dan tidak kooperatif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article