Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Park Dae Ho Jadi Jahat di Ending The Scarecrow?
Ryu Hae Jun di The Scarecrow (x.com/Channel_ENA)
  • Park Dae Ho berubah jahat karena ancaman Cha Si Young yang memaksanya menutupi kasus Yoon Hye Jin demi melindungi ibunya dan kariernya.
  • Lingkungan kerja toksik di kantor polisi Kangseong membuat Park Dae Ho terbiasa dengan praktik kotor dan akhirnya ikut arus demi bertahan.
  • Setelah kehilangan bimbingan Kang Tae Joo, Park Dae Ho memilih mempertahankan status serta kekuasaan sebagai komisaris meski harus mengkhianati prinsip keadilan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di awal hingga pertengahan drakor The Scarecrow, Park Dae Ho (Ryu Hae Jun) termasuk karakter protagonis kesayangan penonton. Ia merupakan junior Kang Tae Joo (Park Hae Soo) yang punya rasa ingin tahu tinggi dan ingin menegakkan keadilan.

Sikap Park Dae Ho berubah drastis di episode 11. Ia mengkhianati Kang Tae Joo lalu beralih pihak kepada Cha Si Young (Lee Hee Jun). Kenapa Park Dae Ho berubah jadi jahat di ending The Scarecrow? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

1. Ia awalnya diancam dan tak punya pilihan

Ryu Hae Jun di The Scarecrow (x.com/Channel_ENA)

Park Dae Ho mulai salah ambil jalan dan melenceng dari keadilan serta kebenaran saat kasus Yoon Hye Jin (Lee A Rin). Dua seniornya, Jang Myung Do (Jeon Jae Hong) dan Do Hyung Gu (Kim Eun Woo), serta Jaksa Cha Si Young (Lee Hee Jun) memaksanya untuk mengubur jasad anak itu.

Ia sempat bilang ingin menyerahkan diri atas kejahatannya tersebut. Namun, Cha Si Young mengancamnya dan mengingatkannya untuk berbakti pada ibunya. Jika ia mengakui kesalahan, dirinya akan dipecat, ibunya sedih, dan keluarganya bisa mendapat cercaan. Ia pun memilih diam dan menutupi semuanya.

2. Lingkungannya yang mengajarkannya demikian

cuplikan drama The Scarecrow (facebook.com/channel.ena.d)

Saat Park Dae Ho muda menjadi polisi baru, kantor polisi Kangseong didominasi polisi toksik. Yang paling parah adalah Jang Myung Do dan Do Hyung Gu. Dua polisi itu menyiksa tersangka dan memaksa mereka mengakui kejahatan yang tak dilakukan.

Mereka menjadi antek-antek Cha Si Young dan sukses mendapat promosi. Di sisi lain, polisi yang baik justru disingkirkan dan difitnah. Situasi seperti ini yang dilihat oleh Park Dae Ho sehingga mau tidak mau ia akhirnya ikut arus.

3. Ia mendapat keuntungan dari Cha Si Young

Ryu Hae Jun di The Scarecrow (x.com/Channel_ENA)

Bukan hanya Jang Myung Do dan Do Hyung Gu, Park Dae Ho juga mendapatkan keuntungan dengan menjadi anak buah Cha Si Young. Status Cha Si Young sebagai jaksa dan latar belakang keluarga membuat pria itu berkuasa. Dengan mengikuti perintah Cha Si Young, karier Park Dae Ho pun melesat hebat.

4. Tak ada Kang Tae Joo yang mengajari hal baik

cuplikan drama The Scarecrow (x.com/Channel_ENA)

Sebelum ini, Kang Tae Joo (Park Hae Soo) yang betul-betul dianggap mentor oleh Park Dae Ho. Dibanding dua seniornya yang lain, Kang Tae Joo termasuk detektif yang berdedikasi, bekerja keras, dan punya rasa keadilan. Ia sempat mengikuti cara bekerja dan semangat mengejar kebenaran dari Kang Tae Joo. Namun, kemudian Kang Tae Joo pergi dari Kangseong.

5. Ia ingin melindungi statusnya

Song Geon Hee dan Ryu Hae Jun di The Scarecrow (x.com/Channel_ENA)

30 tahun berlalu. Park Dae Ho kini bukan lagi detektif pemula, melainkan menjabat sebagai komisaris. Statusnya ini membuatnya sulit untuk mengakui kesalahan di masa lalu. Karena itu, ia membantah tuduhan Kang Tae Joo di pengadilan soal kasus Yoon Hye Jin. Ia tidak mau kehilangan jabatan ataupun kekuasaan yang diperolehnya.

Perubahan sikap Park Dae Ho dari baik menjadi jahat sebetulnya mengecewakan penonton setia drakor The Scarecrow. Namun, tetap ada alasan di balik itu. Khususnya, karena sistem yang toksik dan membuatnya mengambil pilihan yang salah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article