Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bagaimana RESCENE Berhasil Melejit di Korea? Ini Perjalanannya!

Bagaimana RESCENE Berhasil Melejit di Korea? Ini Perjalanannya!
alasan RESCENE jadi grup yang melejit popularitasnya di Korea saat ini (x.com/RESCENEofficial)
Share Article

Akhir-akhir ini, jagat KPop dikejutkan oleh melejitnya popularitas salah satu girl group besutan agensi kecil yang sebelumnya masih asing bagi sebagian besar fans dan jarang terdengar gaungnya. Grup tersebut ialah RESCENE dari agensi THE MUZE Entertainment. Tanpa disangka, mereka yang sebenarnya sudah melangsungkan debut sejak Maret 2024 lalu, hanya di beberapa bulan belakangan ini mereka baru benar-benar mendapat perhatian besar. Tak hanya nama grupnya yang semakin dikenal luas, popularitas para membernya pun ikut melesat hingga mereka ramai diundang ke berbagai variety show Korea dan mulai digaet sejumlah brand sebagai bintang iklan.

Sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana nama RESCENE bisa melejit secepat ini, terutama di kalangan publik Korea? Nah, jangan buru-buru mengira kesuksesan mereka datang secara instan. Faktanya, ada banyak faktor beruntun yang membuat perjalanan RESCENE bisa sampai di titik sekarang. Agar gak penasaran lagi, yuk, simak pembahasannya berikut ini!

1. RESCENE sudah jauh lebih dulu dikenal lewat viralnya lagu "LOVE ATTACK"

RESCENE pertama kali viral lewat lagu "LOVE ATTACK". Namun, di tahap ini, para membernya masih belum terlalu dikenal publik dan mayoritas hanya sebatas menyukai lagunya saja
RESCENE pertama kali viral lewat lagu "LOVE ATTACK". Namun, di tahap ini, para membernya masih belum terlalu dikenal publik dan mayoritas hanya sebatas menyukai lagunya saja (youtube.com/RESCENE)

RESCENE sebenarnya sudah lebih dulu dikenal lewat lagu "LOVE ATTACK" yang begitu candu dan ramai direkomendasikan oleh fans KPop, bahkan sempat beberapa kali di-mention oleh para idol. Sayangnya, di tahap ini kebanyakan orang hanya sebatas mengenal lagu "LOVE ATTACK" saja dan memasukkannya ke playlist pribadi, tetapi masih cukup jarang yang benar-benar notice nama grup mereka, apalagi mengenal identitas para member yang tergabung di RESCENE.

Walau begitu, untuk ukuran girl group dari agensi kecil, pencapaian ini sudah terhitung luar biasa. Sangat ajaib untuk salah satu lagu keluaran mereka dapat menembus pasar mainstream dan melonjak naik di tangga lagu lokal. Padahal, tak sedikit grup underrated lain, bahkan dari agensi sekalipun, yang lagunya gagal menembus chart dan hanya didengarkan oleh kalangan fandom mereka sendiri. Karena itu, dari momen inilah mulai banyak yang penasaran akankah nama RESCENE bakal semakin dikenal dan tak kembali tenggelam ke depannya?

2. Woni menjadi cast dalam acara bertema mengemudi hingga membuat namanya semakin di-notice

Woni RESCENE hadir sebagai cast dalam acara "My Driving Instructor"
Woni RESCENE hadir sebagai cast dalam acara "My Driving Instructor" (youtube.com/스튜디오ㅋㅇㅋ)

Usai viralnya "LOVE ATTACK", sebenarnya comeback RESCENE setelahnya terus sukses menuai perhatian publik. Penjualan album mereka pun terus meningkat secara bertahap. Bahkan, saat merilis mini album lip bomb, RESCENE berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 100 ribu copies hanya dalam waktu 1 minggu. Sayangnya, di fase ini belum ada lagi lagu mereka yang benar-benar meledak seperti "LOVE ATTACK", sehingga nama RESCENE masih tergolong niche, alias popularitasnya belum sampai ke tingkat mainstream.

Meski begitu, ada satu momen penting yang cukup berpengaruh terhadap perjalanan karier mereka, yaitu saat Woni sang leader RESCENE diundang menjadi cast dalam acara My Driving Instructor bersama komedian Lee Seon Min dan Yoo Yeong U. Premis acaranya memang sederhana, tetapi kepribadian Woni yang begitu alami dan apa adanya, ditambah chemistry-nya dengan sang duo komedian yang bak paman dan ponakan, sukses mencuri perhatian netizen Korea.

Dari sinilah semakin banyak orang mulai mengenal Woni sebagai sosok idol yang lucu dan gak jaim di depan kamera. Meski begitu, popularitas saat itu masih lebih banyak melekat pada Woni seorang saja. Sementara itu, RESCENE sebagai grup masih belum benar-benar berhasil menarik perhatian publik Korea secara luas.

3. Munculnya kanal YouTube pribadi Woni dan konten Gyaru yang disukai publik Korea

frasa "Geoje, Ya-ho!" yang diucapkan Minami secara spontan, tanpa disangka sukses menuai kepopuleran yang masif dan ramai ditirukan orang sekaligus jadi meme hingga berdampak pada bertambah pesatnya popularitas RESCENE sekaligus naiknya exposure terhadap kanal YouTube Woni
frasa "Geoje, Ya-ho!" yang diucapkan Minami secara spontan, tanpa disangka sukses menuai kepopuleran yang masif dan ramai ditirukan orang sekaligus jadi meme hingga berdampak pada bertambah pesatnya popularitas RESCENE sekaligus naiknya exposure terhadap kanal YouTube Woni (youtube.com/안녕하세요원이입니다잘부탁드립니다)

Nah, inilah momen yang menjadi titik awal sebelum popularitas RESCENE benar-benar meledak. Produser di balik program mengemudi yang dibintangi Woni rupanya melihat ada sesuatu yang spesial pada dirinya. Sang PD-nim kemudian bekerja sama dengan THE MUZE Entertainment untuk membuat kanal YouTube individu untuk Woni dengan nama user @helloiamwoninicetomeeyou. Pada beberapa konten awal yang diunggah, respons publik sebenarnya belum terlalu luar biasa, meski jumlah penontonnya sudah tergolong tinggi untuk kanal yang baru dirintis, terutama berkat konten skit komedi yang cerdas dan fresh.

Namun, turning point sesungguhnya datang setelah perilisan video Learning Japanese from a Former Gyaru beserta deretan konten bertema Gyaru setelahnya. Di konten seperti ini, Woni belajar bahasa Jepang sekaligus cara berbicara ala Gyaru dari Minami, member RESCENE asal Jepang. Gak cuma itu, Woni juga ikut berdandan dan berakting layaknya seorang Gyaru mengikuti Minami. Tingkah Minami yang memang menggemaskan dipadukan dengan reaksi Woni yang kadang tampak geli, tapi tetap mau mengikuti semua arahan Minami, membuat chemistry mereka terasa sangat seru, termasuk saat keduanya berkunjung ke Geoje hingga ke Jepang.

Salah satu momen yang paling viral dari rangkaian konten Gyaru ini adalah ketika Woni memperingatkan Minami bahwa jika ia datang ke Geoje (nama salah satu kota di Korea Selatan) sambil berdandan dan berbicara seperti Gyaru, orang-orang di sana mungkin akan meneriakinya. Bukannya takut, Minami justru menjawab santai sambil berkata, "Geoje, Ya-ho!".

Kalimat yang spontan keluar tanpa skrip itu malah berubah menjadi slogan viral yang ramai ditirukan banyak orang dan populer sebagai meme. Sejak saat itulah popularitas kanal YouTube Woni melesat pesat, hingga berdampak pada video-video berikutnya yang semakin mudah menembus jutaan penonton dalam waktu singkat.

4. Aktif merilis konten unik lain sekaligus mempromosikan RESCENE. Akhirnya, nama grup dan lagu-lagu mereka perlahan naik di chart lokal

kanal YouTube Woni rutin mengunggah konten yang tak hanya seputar "Gyaru" lifestyle saja, tapi juga hadir dengan berbagai ide konten unik lain yang dibintangi kesemua member RESCENE hingga popularitas semua anggota ikut meningkat
kanal YouTube Woni rutin mengunggah konten yang tak hanya seputar "Gyaru" lifestyle saja, tapi juga hadir dengan berbagai ide konten unik lain yang dibintangi kesemua member RESCENE hingga popularitas semua anggota ikut meningkat (youtube.com/안녕하세요원이입니다잘부탁드립니다)

Setelah konten bertema Gyaru bersama Minami berhasil meledak, untungnya pihak produser di balik kanal YouTube Woni gak terus-terusan "milking" alias hanya mengandalkan tema konten yang sama untuk terus viral dan mempertahankan momentum. Sebaliknya, mereka dengan cerdas mulai menghadirkan berbagai konsep konten baru sambil mengajak member RESCENE lainnya ikut tampil. Mulai dari konten berbicara seharian memakai dialek Korea yang menghadirkan Zena, episode duo Liv dan Mai yang perlihatkan realitas, kecanggungan, sekaligus sisi lucu menjadi member yang kurang dikenal dibanding rekan segrup mereka yang sudah lebih dulu tenar, sampai beragam konten lain yang tetap terasa segar, seru ditonton, dan gak terkesan basic apalagi membosankan.

Karena para member juga aktif mempromosikan RESCENE termasuk diskografi mereka di sela-sela konten yang diunggah, banyak penonton yang tadinya gak sadar kalau para cewek yang mereka tonton di kanal YouTube Woni sebenarnya adalah member girl group RESCENE, lalu mulai tertarik mengecek diskografi mereka. Dampaknya pun langsung terlihat di chart musik Korea.

Gak cuma "LOVE ATTACK" yang kembali merangkak naik, title track lain seperti "Deja Vu", "Runaway", dan "Pinball" juga ikut menikmati lonjakan pendengar. Bahkan, beberapa lagu underrated mereka seperti "Glow Up", "Bloom", "Busy Boy", hingga "Heart Drop" juga mengalami peningkatan jumlah listener, meski masih belum berhasil menembus Top 100 MelOn Daily Chart.

5. Remake "Pretty Girl" yang semakin mengukuhkan popularitas mereka di kancah industri musik Korea

remake "Pretty Girl" milik KARA yang dinyanyikan RESCENE sukses memperkuat popularitas grup mereka di kancah industri musik Korea
remake "Pretty Girl" milik KARA yang dinyanyikan RESCENE sukses memperkuat popularitas grup mereka di kancah industri musik Korea (youtube.com/RESCENE)

Keputusan agensi RESCENE untuk langsung membuat grup naungannya comeback meski bukan dengan lagu orisinal, dianggap banyak orang jadi pilihan yang cerdas. Dengan merilis lagu remake, apalagi "Pretty Girl" milik KARA yang memang sudah familier dan pernah populer di kalangan publik Korea. Hal ini membuat proses lagunya untuk diterima pendengar jadi lebih cepat dan minim risiko. Dibanding harus merilis lagu baru yang hasilnya masih serba gambling, lagu remake setidaknya sudah punya fondasi kuat karena melodinya memang telah terbukti disukai banyak orang sejak dulu.

Untungnya lagi, "Pretty Girl" dirilis tepat saat popularitas RESCENE sedang menanjak pesat. Alhasil, lagu ini langsung mudah di-notice dan sukses mencatatkan peringkat tinggi di berbagai platform musik Korea tanpa perlu merangkak perlahan seperti rilisan-rilisan mereka terdahulu. Terlebih, genre dan vibes "Pretty Girl" juga masih sangat selaras dengan identitas musik RESCENE yang identik dengan konsep girly, fresh, dan cheerful. Karena itulah, comeback ini seolah menjadi kepingan terakhir yang semakin mengukuhkan popularitas RESCENE sebagai salah satu girl group yang sedang banyak diperbincangkan di Korea saat ini.

Jadi, bisa dilihat bahwa melejitnya popularitas RESCENE bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Perjalanannya cukup panjang dan diawali dari konten-konten mereka yang unik, trendy, tapi juga dekat di hati, hingga perlahan membuat semakin banyak publik Korea mengenal sosok kelima member RESCENE. Setelah orang-orang mulai menyukai kepribadian mereka yang apa adanya sekaligus kocak, rasa penasaran terhadap grup serta lagu-lagu mereka pun ikut tumbuh dengan sendirinya.

Tak bisa dimungkiri, ada faktor keberuntungan yang turut berperan dalam viralnya mereka. Namun, di saat yang sama, kita juga gak bisa menampik bahwa kreativitas tim di balik kanal YouTube Woni, ditambah karakter masing-masing member yang begitu likeable, menjadi faktor besar yang mengantarkan RESCENE ke titik sekarang. Semoga saja popularitas mereka bisa terus bertahan, bahkan semakin meluas hingga dikenal lebih banyak pendengar musik di luar Korea. Kita doakan bersama, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More