7 Bukti Keberanian Saeng Gang di Drakor The East Palace

Saeng Gang (Roh Yoon Seo) di drakor The East Palace, meskipun terlahir sebagai bangsawan dan putri seorang raja, ia ternyata mengalami kehidupan yang berbanding terbalik dengan statusnya. Ia dan ibunya diasingkan jauh dari istana dan kesulitan di luar istana.
Saat ia menginjak usia dewasa, ia pun dipanggil oleh ayahnya, sang raja, untuk kembali ke istana tapi harus dengan penyamaran sebagai dayang. Saeng Gang pun menurutinya karena ada misi tersembunyi yang ingin ia lakukan di dalam istana. Sisi berani dan tangguh Saeng Gang pun tampak satu per satu. Simak berikut ini deretan bukti keberanian sang putri raja, Saeng Gang!
1. Saeng Gang berani kembali ke istana meskipun ia tahu kehadirannya ditolak Ibu Suri dan keluarga kerajaan lainnya karena kemampuan supranaturalnya

2. Saat Gu Cheon terancam di dunia arwah, Saeng Gang beranikan diri menyusul menyelamatkannya meskipun sebenarnya ia begitu takut dan belum pernah

3. Saat mengetahui sedikit kebenaran tentang masa lalu Ibu Suri, Saeng Gang tak gentar mendatangi Ibu Suri dan menentangnya membuka rahasia masa lalu

4. Di ending, Saeng Gang teguhkan diri pergi ke alam arwah sendirian tanpa bantuan Gu Cheon. Ia ingin menyelesaikan kutukan keluarganya sendirian

5. Ia juga tak gentar menghadapi bahaya, terbukti saat mendampingi Gu Cheon melawan para arwah, ia mengiris tangannya sendiri dan mengambil darah

6. Saeng Gang juga menghadapi pembunuh ibunya sendirian padahal nyawanya jelas terancam dan hatinya terluka karena si pembunuh adalah neneknya sendiri

7. Saeng Gang tidak takut dengan dunia supranatural, sejak kecil ia sudah berani pasang telinga untuk mendengar bisikan para arwah di dalam istana

Menjadi sosok putri raja yang dikucilkan keluarga istana tidak serta merta menjadikan Saeng Gang berubah menjadi jahat dan culas. Ia justru berbesar hati dan berbenah hidup perlahan-lahan. Dengan keberanian dan ketangkasannya, ia bisa membuka kebenaran dari kematian ibunya di masa lalu serta berbagai rahasia istana yang disembunyikan selama ini.
Ia juga berani menghadapi arwah pendendam yang mengincar nyawanya sendiri. Ia tak gentar untuk bertindak melawan apa pun yang menghalanginya melindungi garis keturunan raja dan membongkar siapa dalang dibalik kekacauan kutukan arwah di istana. Sungguh mengagumkan, bukan?




















