Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Penonton Kesal Pada Kang Pi O di Four Hands, Two Sonatas?
Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Pi O dihantui rasa bersalah atas hilangnya Choi Jeong Yo di kompetisi Praha Harmonie, membuatnya meragukan bakat dan pencapaiannya selama sembilan tahun.
  • Setelah bertahun-tahun mencari dan mengira Jeong Yo tewas, Pi O terpuruk; saat temannya kembali, ia tetap sulit jujur soal hubungan masa lalu mereka.
  • Penonton kesal karena Pi O masih mudah terseret emosi, bereaksi drastis saat diremehkan, dan belum mampu mengendalikan diri meski telah berkembang di usia 27 tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah 8 episode ditayangkan, drakor Four Hands, Two Sonatas (2026) menghadirkan gambaran kehidupan Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) di usia 27 tahun. Setelah 9 tahun berlalu, Kang Pi O menghadapi berbagai masalah hidup yang membuatnya semakin berkembang. Dia gak lagi mengharapkan pengakuan dari kakeknya dan cenderung diam saat menghadapi hal tersebut.

Sayangnya, Kang Pi O mengalami keterpurukan setelah rasa bersalahnya pada Choi Jeong Yo semakin menggunung. Dia bahkan melakukan kesalahan di konser terakhirnya hingga dianggap gak bisa kembali bermusik oleh banyak orang. Namun, perkembangan karakter Kang Pi O ini tetap menimbulkan banyak kekesalan penonton, lho. Lalu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Gak percaya diri

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Hilangnya Choi Jeong Yo ketika kompetisi Praha Harmonie membuat Kang Pi O sangat merasa bersalah. Choi Jeong Yo sebelumnya gak berminat untuk mengikuti kompetisi ini. Namun, dia setuju atas permintaan Kang Pi O.

Sejak awal, kang Pi O merasa dirinya kurang berbakat dalam bermain piano. Kompetisi ini membuat Kang Pi O semakin meyakini hal ini karena hilangnya Choi Jeong Yo dianggap keberuntungannya. Kondisi ini seakan divalidasi oleh berbagai rumor yang merebak di kalangan teman-teman mereka. 

Banyak orang menganggap Kang Pi O hanya beruntung karena Choi Jeong Yo hilang karena dia bisa menang. Gak hanya itu, dia juga merasa curiga dengan ibunya karena gak menyukai Choi Jeong Yo sejak lama. Makanya, dia gak percaya diri dengan segala pencapaiannya selama 9 tahun belakangan.

2. Kesulitan bersikap jujur di depan Choi Jeong Yo

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Selama 5 tahun belakangan, Kang Pi O menyewa detektif swasta untuk mencari Choi Jeong Yo di Praha. Dia berharap jika temannya tersebut bisa selamat dan kembali ke kehidupannya. Sayangnya, 5 tahun berselang, Kang Pi O mendapatkan kabar jika Choi Jeong Yo tewas tertembak karena melakukan perlawanan.

Kondisi ini membuat Kang Pi O sangat terpuruk hingga kesulitan menghadapi rasa berdukanya. Pada akhirnya, dia menyalahkan diri sendiri hingga kesulitan mengendalikan perasaannya dan berujung buruk. Ketika Choi Jeong Yo muncul, Kang Pi O berusaha untuk menemui temannya tersebut dan menanyakan kondisinya.

Sayangnya, Kang Pi O gak mau jujur mengenai hubungan masa lalu mereka di depan Choi Jeong Yo. Dia seakan menunjukkan tarik menarik pada Choi Jeong Yo hingga penonton merasa kesal dengan kondisi hubungan mereka saat ini.

3. Kerap terpengaruh emosi di sekelilingnya

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Salah satu karakter yang belum berubah dari Kang Pi O adalah menunjukkan emosi secara brutal di depan orang lain. Dia seakan menyerap emosi dan menunjukkannya secara langsung kepada orang lain. Kondisi ini menunjukkan bahwa Kang Pi O masih belum punya pengendalian diri yang baik.

Di beberapa situasi, Kang Pi O masih menunjukkan emosi yang berubah drastis. Dia bisa sangat tenang namun juga penuh emosi. Sekalipun gak terpengaruh oleh persepsi sang kakek lagi, Kang Pi O gak bisa menyembunyikan diri ketika orang lain meremehkannya.

Beberapa kondisi ini membuat para penggemar kesal. Namun, kebenaran mengenai otak di balik kecelakaan Choi Jeong Yo mungkin bisa mengubah karakter Kang Pi O di masa depan. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article