Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kesulitan Je Moon Jae dalam Buktikan Identitasnya di Mousetrap
still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)
  • Je Moon Jae kehilangan identitas akibat peniru bernama si Tikus, yang menguasai data pribadi serta hartanya dengan memanipulasi satu-satunya temannya, Son Soo Hyun.
  • Gangguan panik, ketergantungan obat, dan memori masa lalu yang memudar membuat Je Moon Jae sulit meyakinkan polisi, sementara si Tikus memanfaatkan CCTV dan ingatan teman SMA.
  • Bukti identitas Je Moon Jae makin rumit karena foto masa lalu menunjukkan sosok serupa dirinya, sedangkan pamannya yang diharapkan menjadi saksi ternyata menderita Alzheimer.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Je Moon Jae (Ryu Jun Yeol) dalam drakor Mousetrap kehilangan identitasnya. Ia dihadapkan pada seseorang dengan wajah dan suara yang serupa dengannya. Peniru itu sengaja mencuri identitas Je Moon Jae untuk mempermainkannya.

Peniru yang disebut sebagai si Tikus itu diuntungkan dengan kondisi Je Moon Jae. Ia telah merencanakan semua hal sejak lama sampai Je Moon Jae jadi kesulitan untuk membuktikan identitasnya sendiri. Berikut ini lima kesulitan yang dihadapi Je Moon Jae dalam proses pembuktian tersebut.

Perhatian, artikel ini mengandung spoiler.

1. Son Soo Hyun sudah disetir oleh si Tikus

still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

Son Soo Hyun (Mu Jin Sung) adalah satu-satunya teman Je Moon Jae. Penulis ini tidak memiliki siapa pun selain Son Soo Hyun. Ia bahkan mempercayakan urusan penting seperti kepemilikan apartemen dan sebagainya kepada Son Soo Hyun.

Si Tikus sudah menyelidiki semua hal dalam hidup Je Moon Jae, jadi ia tahu kalau Son Soo Hyun memegang kunci penting. Kelemahan Son Soo Hyun dimanfaatkan untuk membuatnya tunduk. Dengan begitu, si Tikus pun berhasil menguasai data pribadi Je Moon Jae, termasuk seluruh hartanya.

2. Kondisi Je Moon Jae yang sudah direkayasa

still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

Je Moon Jae menderita gangguan panik yang parah sampai merasa tidak bisa hidup tanpa obat. Itulah salah satu alasan Je Moon Jae tidak mau keluar rumah. Ia menyembunyikan diri bukan dalam hitungan hari saja, tapi selama tiga tahun.

Si Tikus memanfaatkan situasi Je Moon Jae untuk melakukan rekayasa terhadap hidupnya. Misalnya sengaja menampakkan diri di sekitar tempat tinggal Je Moon Jae. Tujuannya supaya Je Moon Jae yang asli terkesan berbohong saat diselidiki polisi menyelidikinya. Tidak sampai di sana, si Tikus juga sengaja menampakkan wajahnya yang mirip Je Moon Jae di CCTV setelah melakukan pembunuhan.

3. Memorinya memudar karena pengaruh obat

still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

Obat yang dikonsumsi Je Moon Jae untuk mengatasi gangguan kecemasan tak lepas dari efek samping. Sejumlah memori tentang masa lalunya pudar. Kondisi ini menempatkan Je Moon Jae dalam kondisi sulit.

Je Moon Jae jadi dicurigai karena tidak mengingat kejadian semasa SMA yang seharusnya sulit untuk dilupakan. Kejadian yang dibicarakan adalah kebakaran saat study tour. Sementara itu, si Tikus yang sudah bertemu dengan teman SMA Je Moon Jae mengingat kebakaran itu, jadi ia terkesan seperti Je Moon Jae asli.

4. Eksistensi Je Moon Jae lain dalam sebuah majalah

still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

Ayah Je Moon Jae adalah seorang penulis. Karena pernah meraih penghargaan, ayahnya pernah muncul dalam sebuah majalah. Namun, anehnya ada sosok Je Moon Jae lain di dalam foto bersama dengan ayah dan ibu Je Moon Jae.

Majalah itu diterbitkan satu tahun sebelum Je Moon Jae lahir. Ia tak tahu menahu tentang anak di dalam foto tersebut. Selama ini Je Moon Jae hanya tahu kalau ia adalah anak tunggal yang kelahirannya telah dinantikan oleh orangtuanya.

5. Paman yang tak diketahui menderita Alzheimer

still cut drama Mousetrap (dok. Netflix/Mousetrap)

Je Moon Jae mengira ia sudah tidak memiliki kerabat yang dapat membuktikan identitasnya. Noja (Sul Kyung Gu) yang membantunya demi uang lalu memberi tahu bahwa Je Moon Jae punya paman yang masih hidup. Paman yang selama ini tidak diketahuinya entah kenapa memberi Je Moon Jae harapan.

Mencari pamannya menjadi tujuan baru Je Moon Jae. Ia benar-benar berharap pamannya bisa mengenalinya agar semua usahanya terbayar. Namun, paman Je Moon Jae ternyata menderita penyakit Alzheimer.

Je Moon Jae benar-benar dibuat frustrasi oleh si Tikus dalam drakor Mousetrap. Identitasnya dicuri, hartanya diambil, sampai difitnah sebagai pembunuh. Akan tetapi, Je Moon Jae juga tidak bisa dianggap sebagai satu-satunya korban. Rasa benci yang dimiliki si Tikus juga disebabkan oleh Je Moon Jae sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article