3 Masalah Hidup Hong Eun Jo di To My Beloved Thief, Bikin Sedih!

Hong Eun Jo (Nam Ji Hyun) dalam drakor To My Beloved Thief mempunyai kisah yang menyedihkan dalam hidupnya. Tumbuh di zaman yang segala sesuatunya dibedakan atas kelas sosial, Hong Eun Jo gak bisa berbuat seenaknya karena ia merupakan masyarakat kelas bawah.
Hong Eun Jo harus menghadapi berbagai problem. Ia digambarkan sebagai perempuan yang terjebak dalam situasi sulit, yang memaksanya menjalani kehidupan ganda yang sangat berisiko. Ia mencoba untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya, tetapi ia sendiri gak bisa berbuat banyak saat dihadapkan dengan nasib ngenes. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tiga masalah hidup Hong Eun Jo yang siap bikin kamu sedih.
1. Gak bisa memanggil ayahnya dengan sebutan ‘ayah’ karena ibunya dari kelas bawah

Hong Eun Jo adalah eolnyeo (putri dari seorang laki-laki bangsawan dan seorang perempuan kalangan rendah). Ayahnya bernama Hong Min Jik (Kim Seok Hoon), sedangkan ibunya bernama Chun Seom (Seo Young Hee). Ia gak bisa memanggil ayahnya sendiri dengan sebutan ‘ayah’ sebab ayahnya adalah orang ningrat, sedangkan ibunya berasal dari kelas bawah.
Ayahnya sebenarnya gak mempermasalahkan hal itu, tetapi dirinya yang merasa segan. Menurutnya, ayahnya akan ditertawakan orang lain jika ada yang mendengar Hong Eun Jo memanggil ayah. Orang-orang memandang rendah kepada Hong Eun Jo karena status tersebut. Bahkan kepada Hong Dae Il (Song Ji Ho), kakaknya, Hong Eun Jo juga gak bisa bersikap sembarangan. Ia harus memanggil kakaknya itu dengan panggilan ‘tuan muda’.
2. Dijodohkan dengan laki-laki tua dan penyakitan

Hong Min Jik mempunyai teman bernama Im Sa Hyeong (Choi Won Young). Saat berada dalam kondisi yang sulit, Im Sang Hyeong-lah yang membantu keluarga Hong Min Jik. Hong Eun Jo mendapat kabar bahwa ia akan dijodohkan dengan laki-laki dari keluarga tersebut. Dengan kondisi yang penuh kebimbangan, Hong Eun Jo menurut saja karena berbakti kepada orangtua adalah kewajiban yang harus ia lakukan.
Sayangnya, bukannya dinikahkan dengan anak Im Sang Hyeong, Hong Eun Jo ternyata akan dijadikan selir dari ayah Im Sang Hyeong yang sudah tua renta dan sakit parah. Im Sang Hyeong gak mau ayahnya meninggal tanpa ada yang menemani. Oleh sebab itu, Hong Eun Jo dijadikan selir untuk ada yang mengurus laki-laki itu hingga akhir hayat. Hong Eun Jo menduga ayahnya gak tahu-menahu dan ia meminta agar tetap dirahasiakan sebagai bentuk baktinya.
3. Harus menjaga diri karena punya identitas rahasia

Hong Eun Jo bekerja sebagai tabib di siang hari. Ia melakukan pekerjaannya di sebuah klinik dan pernah menyebutkan bahwa sudah lima tahun ia bekerja sebagai tabib di istana. Setiap hari, ia membantu orang-orang yang sakit dan membutuhkan obat. Pekerjaannya itu memang tampak biasa saja, tetapi aslinya Hong Eun Jo harus menjaga diri karena ia diam-diam melakukan pekerjaan lain di malam hari.
Ia menjadi pencuri yang menargetkan para pejabat korup. Ia biasa mencuri beras dari lumbung padi mereka untuk kemudian dibagikan kepada rakyat kecil yang benar-benar membutuhkan. Aksinya bikin geger karena ia mencuri dengan jumlah yang gak seberapa dan hasil curiannya digunakan untuk membantu orang lain. Ia harus berhati-hati karena kepolisian sedang memburunya.
Kehidupan Hong Eun Jo di drakor To My Beloved Thief bikin sedih, ya. Masalahnya ada banyak, tetapi ia gak pernah egois dan selalu mementingkan orang lain.



















