3 Momen Paling Mengejutkan Pangeran Agung Ian di Eps 6 Perfect Crown

- Pangeran Agung Ian awalnya ingin membatalkan pernikahan dengan Seong Hui Ju demi keselamatannya, namun rencana itu berubah saat jamuan istana berlangsung.
- Di hadapan para bangsawan, Ian tiba-tiba melamar Seong Hui Ju menggunakan cincin mendiang ibunya dan mengungkap manipulasi surat wasiat raja oleh Ibu Suri.
- Setelah ketegangan makan malam bersama Ibu Suri, Ian memutuskan kabur dari istana bersama Seong Hui Ju sebagai simbol keberaniannya menentukan jalan hidup sendiri.
Setelah insiden kecelakaan mobil yang diduga merupakan sabotase, Pangeran Agung Ian sempat berniat membatalkan pernikahannya dengan Seong Hui Ju secara sepihak. Keputusan itu diambil karena ia tidak ingin Seong Hui Ju terus berada dalam bahaya akibat kedekatannya dengan keluarga kerajaan. Namun, rencana tersebut justru ditolak oleh Seong Hui Ju yang tidak memahami alasan sebenarnya di balik keputusan mendadak itu.
Untuk mengakhiri hubungan mereka secara “baik-baik” di depan publik, Pangeran Agung Ian mengirimkan undangan Jamuan Dalam Istana sebagai bentuk perpisahan. Acara tersebut bukanlah acara biasa, melainkan jamuan eksklusif yang hanya dihadiri kalangan bangsawan. Meski awalnya menolak hadir karena amarahnya, situasi justru berubah drastis dan menghadirkan momen tak terduga.
Alih-alih berpisah, episode 6 Perfect Crown justru dipenuhi aksi mengejutkan dari Pangeran Agung Ian yang di luar dugaan banyak orang. Berikut tiga aksi paling mencuri perhatian di episode terbaru ini.
1. Melamar Seong Hui Ju di depan para tamu undangan

Momen paling mengejutkan terjadi ketika Pangeran Agung Ian tiba-tiba berlutut di hadapan Seong Hui Ju di tengah jamuan istana. Di hadapan para tamu bangsawan, ia melamar Seong Hui Ju dengan cincin milik mendiang ibunya, Ratu Uihyeon. Tindakan ini jelas berbanding terbalik dengan rencana awalnya yang ingin mengakhiri hubungan mereka.
Tak hanya para tamu, Seong Hui Ju sendiri terlihat terkejut karena tidak pernah diberi tahu sebelumnya. Situasi ini langsung memicu reaksi beragam dari para undangan, mulai dari keterkejutan hingga bisik-bisik penuh spekulasi. Momen ini sekaligus menjadi deklarasi publik bahwa hubungan mereka bukan sekadar rumor.
Yang paling terpukul tentu saja Ibu Suri, yang sebelumnya percaya bahwa Pangeran Agung Ian akan benar-benar membatalkan pernikahan tersebut. Alih-alih berpisah, Pangeran Agung Ian justru mempertegas pilihannya di depan semua orang, menjadikan momen ini sebagai titik balik konflik istana.
2. Mengungkap bahwa ia mengetahui manipulasi surat wasiat raja

Setelah lamaran yang menghebohkan, ketegangan berlanjut saat Pangeran Agung Ian berdansa dengan Ibu Suri. Di tengah suasana formal tersebut, ia secara langsung menyampaikan bahwa dirinya mengetahui manipulasi surat wasiat raja yang dilakukan oleh Ibu Suri.
Pengungkapan ini menjadi ancaman terselubung yang sangat berani, mengingat posisi Ibu Suri yang memiliki kekuasaan besar di istana. Pangeran Agung Ian tidak hanya menunjukkan keberaniannya, tetapi juga memberi sinyal bahwa ia tidak lagi akan diam terhadap ketidakadilan yang terjadi di masa lalu.
Reaksi Ibu Suri yang terkejut menunjukkan bahwa rahasia tersebut memang selama ini disembunyikan rapat-rapat. Dengan satu pernyataan, Ian berhasil membalik posisi—dari yang sebelumnya tertekan menjadi sosok yang memegang kendali dalam konflik politik keraj
3. Kabur dari istana bersama Seong Hui Ju setelah makan malam

Setelah rangkaian acara selesai, ketegangan belum mereda saat Ibu Suri mengundang mereka makan malam bersama. Alih-alih menjadi momen hangat, makan malam tersebut justru dipenuhi cerita masa lalu yang menyakitkan bagi Pangeran Agung Ian.
Ibu Suri mengungkit alasan di balik nama Pangeran Agung Ian serta tekanan yang ia terima sejak kecil, termasuk perlakuan keras dari ayahnya. Situasi ini membuat suasana semakin tidak nyaman, bahkan Seong Hui Ju yang berada di sampingnya ikut merasakan kemarahan dan kekesalan.
Tak ingin larut dalam tekanan tersebut, Pangeran Agung Ian akhirnya memilih pergi dari istana bersama Seong Hui Ju. Keputusan ini bukan hanya bentuk pelarian, tetapi juga simbol bahwa ia mulai berani menentukan jalannya sendiri, terlepas dari bayang-bayang kekuasaan istana.
Episode 6 Perfect Crown menjadi salah satu episode paling emosional sekaligus penuh kejutan, terutama lewat keputusan-keputusan berani Pangeran Agung Ian. Dari lamaran mendadak hingga konfrontasi dengan Ibu Suri, semua aksinya menunjukkan perubahan besar dalam dirinya. Dengan konflik yang semakin memanas, menarik untuk menantikan bagaimana hubungan Pangeran Agung Ian dan Seong Hui Ju akan bertahan di tengah tekanan istana.














![[QUIZ] Tebak Album Girlband KPop dari Foto Cover-nya Aja](https://image.idntimes.com/post/20260427/upload_44a7a636fc46485d8293ef0163a972a3_3878d5dd-53d7-4e53-828e-5f6e0f37f5ba.jpg)



