Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
cuplikan drama Pro Bono
cuplikan drama Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Drakor Pro Bono mengikuti kisah Kang Da Wit (Jung Kyung Ho) yang terpaksa beralih profesi dari hakim menjadi advokat publik setelah terjebak dalam skandal skuap. Ia lalu bergabung menjadi ketua tim pro bono (yang disingkat tim PB) dari firma Oh& Partners.

Momen chaotic yang berujung kerja sama apik terjalin antara Kang Da Wit dan tim PB jadi poin favorit dari drakor ini. Namun, menjelang ending, tim PB yang sebetulnya merupakan protagonis malah berbalik bikin penonton kesal. Setidaknya ada enam momen menyebalkan yang dilakukan tim PB di episode 9 dan 10 drakor Pro Bono. Apa saja?

1. Lebih memilih membela Yoo Jae Beom daripada Kang Da Wit

So Ju Yeon dan Yeon Je Wook di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Tim PB membuat keputusan yang bikin penonton Pro Bono geregetan sejak awal episode 9. Alih-alih percaya dan mendukung Kang Da Wit yang merupakan ketua tim, mereka malah memilih menjadi kuasa hukum dari Yoo Jae Beom (Yeon Je Wook).

Yoo Jae Beom adalah DPO penipuan yang menjebak Kang Da Wit dalam skandal suap. Pria itu kini muncul untuk menuntut Kang Da Wit atas kasus penyalahgunaan kekuasaan dan manipulasi sidang. Saat itu, Kang Da Wit adalah hakim yang memvonis Yoo Baek Man (Kim Yong Joon), ayah Yoo Jae Beom.

2. Tidak menunjukkan simpati pada kisah masa lalu Kang Da Wit

cuplikan drama Pro Bono (x.com/CJnDrama)

Kang Da Wit bercerita pads tim PB soal mendiang ibunya yang dulu dipaksa lembur lalu tangannya terpotong mesin. Pemilik pabrik tempat ibu Kang Da Wit bekerja adalah ayah Yoo Jae Beom. Meski ibu Kang Da Wit terluka saat bekerja, Yoo Baek Man menolak memberi kompensasi ataupun bertanggung jawab. Pria itu juga melakukan taktik kotor agar gugatan Kang Da Wit ditolak.

Meski tahu kisah tragis ibu Kang Da Wit dan kekejaman Yoo Baek Man selaku pengusaha, tim PB justru menutup mata. Alih-alih simpati, mereka menuding cerita masa lalu Kang Da Wit bisa menjadi motif untuk memanipulasi sidang. Padahal tanpa mereka sadari, Kang Da Wit sulit menceritakan kisah ini sebab dirinya bukan orang yang suka mengumbar cerita pahit di hidupnya. Sikap tim PB yang tidak simpatik dalam menanggapi kisah Kang Da Wit sukses bikin kesal.

3. Menghina Kang Da Wit, tapi memakai cara dan taktiknya di persidangan

cuplikan drama Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Sejak awal, tim PB menunjukkan rasa tidak suka pada cara Kang Da Wit dalam menangani kasus di persidangan. Setelah Kang Da Wit resign, mereka bahkan bilang sang mantan ketua tim menyebalkan. Namun, nyatanya mereka malah memakai taktik yang biasa dilakukan Kang Da Wit, termasuk agar hakim yang ditunjuk mengundurkan diri lalu diganti. Apa yang mereka lakukan justru menunjukkan sikap bermuka dua.

4. Gagal melihat gambaran besar dari kasus Kang Da Wit

cuplikan drama Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Selaku advokat publik, tim PB dinilai terlalu idealis dan menilai sesuatu secara hitam putih. Khususnya, dalam kasus gugatan terhadap Kang Da Wit. Mereka menilai Kang Da Wit memanipulasi hasil persidangan demi balas dendam pada Yoo Baek Man.

Tim PB gagal meninjau kasus ini dari sudut pandang lebih luas. Pertama, Yoo Baek Man tetap bersalah sebagai pemilik pabrik yang dua karyawannya jadi korban laka kerja. Jika tidak diberi hukuman, di masa depan, Yoo Baek Man bisa kembali mengabaikan K3 dan menyebabkan jatuhnya korban lain di pabriknya.

Selain itu, gugatan yang dilayangkan Yoo Jae Beom sebetulnya tidak sederhana. Tindakan Yoo Jae Beom didukung oleh orang-orang berkuasa yang sengaja menjebak dan menjegal Kang Da Wit. Mereka ingin menghancurkan kredibilitas Kang Da Wit sehingga bisa membebaskan konglomerat bermasalah dan pejabat korup yang divonis oleh sang "Hakim Rakyat".

5. Hwang Jun U menjadi mata-mata demi menyelamatkan diri sendiri

Kang Hyung Suk di Pro Bono (dok. tvN/Pro Bono)

Hwang Jun U (Kang Hyung Suk) awalnya dekat dengan Kang Da Wit dan kerap bilang sang mantan hakim itu sebagai panutannya. Namun, kemudian sikap oportunisnya mengambil alih sebab ia dibutakan ambisi untuk kesuksesan kariernya. Ia orang pertama di tim yang mengkhianati Kang Da Wit lalu menjadi mata-mata bagi Profesor Oh (Kim Kap Soo).

6. Park Gi Ppeum mengungkit tragedi ibu Kang Da Wit di persidangan

So Ju Yeon di Pro Bono (x.com/studiodragonKR)

Bukan hanya Hwang Jun U, sikap Park Gi Ppeum (So Ju Yeon) tak kalah bikin kesal di episode 9 dan 10. Pasalnya, ia tampak terobsesi mengalahkan Kang Da Wit di pengadilan hanya demi mengetahui kebenaran mengenai persidangan Yoo Baek Man 10 tahun lalu.

Park Gi Ppeum seolah lupa perannya sebagai advokat publik yang membela kaum lemah. Ia juga melakukan tindakan yang bikin kesal dengan mengungkit tragedi kematian ibu Kang Da Wit di ruang sidang. Padahal ia sudah tahu Kang Da Wit adalah hakim yang dulu membantu keluarganya.

Tim PB yang biasanya jadi favorit, melakukan blunder yang bikin geregetan. Mereka menunjukkan setidaknya enam momen menyebalkan menjelang ending drakor dengan total 12 episode ini. Apa kamu juga emosi saat nonton dua episode terbaru dari drakor Pro Bono?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team