4 Pekerjaan yang Dilakukan Yeon Tae Seo di Still Shining, Pantang Menyerah!

- Yeon Tae Seo kehilangan orang tuanya dan bertekad hidup mandiri tanpa membebani kakek-neneknya, sambil menanggung tanggung jawab terhadap adiknya.
- Selama kuliah di Universitas Hongik, ia menjalani berbagai pekerjaan seperti guru les privat, programmer, hingga masinis kereta bawah tanah untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
- Ia juga menyalurkan keterampilan membuat kerajinan kayu dari kakeknya sebagai pekerjaan sampingan, menunjukkan ketekunan dan semangat pantang menyerah dalam membangun kehidupannya.
Sejak kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan, Yeon Tae Seo berusaha hidup mandiri dan tidak ingin membebani kakek serta neneknya. Meski mereka selalu berusaha membantu, Yeon Tae Seo merasa harus bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri, terlebih karena adiknya, Yeon Hui Seo, juga tinggal bersama kakek dan nenek mereka.
Ketika akhirnya diterima kuliah di Universitas Hongik di Seoul, Yeon Tae Seo mulai mencari berbagai pekerjaan sampingan untuk membiayai kehidupannya. Ia rela menjalani hari-hari yang padat demi bisa tetap mandiri secara finansial. Seiring berjalannya waktu, Yeon Tae Seo pun mencoba berbagai pekerjaan hingga akhirnya menemukan pekerjaan yang benar-benar cocok dengan dirinya. Berikut empat pekerjaan yang pernah dilakukan Yeon Tae Seo di Still Shining.
1. Menjadi guru les privat untuk siswa sekolah

Salah satu pekerjaan pertama yang dilakukan Yeon Tae Seo setelah kuliah di Seoul adalah menjadi guru les privat. Ia mengajar beberapa siswa sekolah menengah untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang bisa digunakan memenuhi kebutuhan hidupnya.
Meski jadwalnya menjadi semakin padat, Yeon Tae Seo tetap menjalani pekerjaan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia bahkan sering menerima jadwal tambahan saat musim ujian karena permintaan siswa yang meningkat. Di tengah kesibukan itu, Yeon Tae Seo juga harus tetap menjaga nilai akademiknya agar beasiswa yang ia terima tidak dicabut.
2. Mencoba bekerja sebagai programmer di salah satu kantor

Setelah menyelesaikan wajib militer, Yeon Tae Seo sempat bekerja sebagai seorang programmer. Ia dikenal sebagai pekerja keras yang sering lembur hingga larut malam demi menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Kerja kerasnya bahkan membuatnya mendapat pujian dari rekan kerja dan atasannya.
Namun, pekerjaan tersebut tidak ia jalani dalam waktu lama. Yeon Tae Seo sempat ditawari penugasan di kantor cabang di India, tetapi ia akhirnya memilih mengundurkan diri. Keputusan itu diambil karena ia tidak ingin berada terlalu jauh dari keluarganya, terutama setelah mengetahui kondisi kakeknya yang sempat pingsan karena kelelahan bekerja di ladang.
3. Menjadi masinis kereta bawah tanah

Setelah keluar dari pekerjaannya sebagai programmer, Yeon Tae Seo mencoba mencari pekerjaan yang lebih sesuai dengan dirinya. Ia kemudian melamar pekerjaan sebagai masinis kereta bawah tanah di Stasiun Dongjak.
Pekerjaan ini terasa istimewa bagi Yeon Tae Seo karena mengingatkannya pada mendiang ibunya yang juga bekerja di bidang transportasi. Seiring waktu, ia mulai merasa nyaman dengan pekerjaannya sebagai masinis dan menemukan kepuasan tersendiri dalam menjalani profesi tersebut.
4. Bekerja sampingan sebagai pengrajin kayu yang membuat bingkai foto

Selain bekerja sebagai masinis, Yeon Tae Seo juga memiliki keterampilan membuat kerajinan kayu. Kemampuan ini ia pelajari dari kakeknya yang memiliki studio kerajinan kayu di kampung halaman mereka.
Di waktu luangnya, Yeon Tae Seo menerima pesanan untuk membuat bingkai foto maupun berbagai perkakas berbahan kayu. Ia bahkan membuka ruang kerja kecil di tempat tinggalnya di Seoul. Meski sederhana, pekerjaan ini menjadi salah satu cara Yeon Tae Seo menyalurkan keterampilan sekaligus menambah penghasilan.
Perjalanan karier Yeon Tae Seo di Still Shining menunjukkan betapa kerasnya ia berusaha menjalani hidup secara mandiri. Dari menjadi guru les hingga akhirnya menemukan pekerjaan yang ia sukai, semua itu menjadi bagian dari proses Yeon Tae Seo dalam menemukan jalan hidupnya.