Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Saja yang Terjadi di Ending Drakor Perfect Crown?
still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)
  • Pangeran Agung Ian naik takhta hanya untuk menghapus sistem monarki, lalu mengubah kerajaan menjadi negara demokratis dengan pemilihan umum bagi seluruh rakyat Korea.
  • Seong Huiju kembali memimpin Castle Beauty sebagai CEO, sementara Lee Wan memilih rehat dan hidup sederhana setelah monarki dihapus.
  • Perdana Menteri Min terungkap sebagai dalang percobaan pembunuhan terhadap Lee Wan, sedangkan Ibu Suri Yoon menebus kesalahan dan hidup normal membesarkan putranya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang selama enam minggu terakhir ini menjadi rakyat mahadahsyat Pangeran Agung Ian? Terlepas dari berbagai kekurangan dan kelebihannya, drakor Perfect Crown (2026) terbukti menjadi perbincangan hangat selama enam minggu terakhir, termasuk di kalangan penonton Indonesia.

Berdasarkan data Nielsen Korea, drakor ini berhasil meraih rating rata-rata nasional sebesar 13,8 persen. Sudah berakhir, kita ulas balik apa saja yang terjadi di ending drakor Perfect Crown (2026)!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

1. Monarki dihapus, keluarga kerajaan hidup sebagai rakyat biasa

still cut drama Perfect Crown (dok.mbc/Perfect Crown)

Pangeran Agung Ian (Byeon Woo Seok) naik takhta cuma untuk menghapus monarki, nih! Sebenarnya bukan cuma itu, ia menjadi raja untuk melindungi orang-orang di sekitarnya, yaitu Seong Huiju (IU) hingga keponakannya, Yi Yoon (Kim Eun Ho).

Meski sempat menghadapi pertentangan, khususnya dari kabinet dan Perdana Menteri Min Jeong Woo (Noh Sang Hyun), penghapusan monarki ini berhasil disahkan. Kerajaan dan kabinet menggelar pemilihan umum sehingga semua rakyat Korea bisa memilih sendiri.

2. Seong Huiju kembali menjadi CEO Castle Beauty, sementara Lee Wan cuti untuk menjadi bapak rumah tangga

Yoo Su Bin dan Lee Yeon di Perfect Crown (x.com/DisnyPlusKR)

Resmi menjadi rakyat biasa, Seong Huiju kembali memimpin Castle Beauty sebagai CEO setelah 3 tahun rehat. Gak cuma itu, Seong Tae Ju (Lee Jae Won) juga meminta Seong Huiju untuk memimpin Castle Card, karena Han Da Young (Chae Seo An) sedang hamil. Tae Ju mengaku ingin fokus menemani proses kehamilan Han Da Young hingga mengurus anak mereka nanti.

Di sisi lain, Pangeran Agung Ian alias Lee Wan masih belum mau kembali bekerja, meski sudah rehat selama 3 tahun. Kalau kata Choi Hyeon (Yoo Su Bin), Lee Wan masih betah menjadi pengangguran. Padahal sebelum monarki dihapus, Lee Wan mendirikan yayasan yang berisi aset kerajaan.

Bagaimana dengan Choi Hyeon dan Do Hye Jung (Lee Yeon)? Do Biseo masih menjadi orang kepercayaan Seong Huiju di Castle Group. Sementara Choi Hyeon menjalankan toko bunga bernama Hyeon's Garden, sembari tetap mendampingi Lee Wan.

3. Nasib Perdana Menteri Min yang ketahuan sebagai dalang percobaan pembunuhan Lee Wan hingga Ibu Suri Yoon tobat

cuplikan drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Kejahatan Perdana Menteri Min Jeong Woo yang melakukan percobaan pembunuhan terhadap Pangeran Agung Ian terungkap di episode 12. Ketika ditanya alasannya, Perdana Menteri Min mengaku, karena Lee Wan tidak menuruti permintaannya untuk melepas Seong Huiju.

Sementara Ibu Suri Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) tidak pernah berniat mengkhianati Pangeran Agung Ian lagi setelah mengungkap kejatan sang ayah di episode 11. Bahkan ia yang membocorkan kejahatan Perdana Menteri Min kepada Seong Huiju.

Tiga tahun berlalu, Yoon Yi Rang hidup sebagai ibu-ibu Korea ambisius pada umumnya. Yoon Yi Rang ingin sang putra, Yi Yoon kelak menjadi musisi sukses, karena impiannya dulu menjadi pianis tidak bisa tercapai demi gelar ratu. Sedangkan mantan raja kecil itu sekarang lagi sibuk dengan berbagai les, karena sebentar lagi akan lulus SD (Sekolah Dasar).

Selaras dengan judulnya, Perfect Crown (2026) memang fokus mengisahkan tentang Seong Huiju, permaisuri terakhir dari Pangeran Agung yang naik takhta menjadi raja, sebelum monarki dihapus. Apakah kamu puas dengan ending-nya?

Editorial Team