5 Poin Tentang Siren's Kiss & The Art of Sarah, Para Wanita Misterius!

- Kedua drama, Siren’s Kiss dan The Art of Sarah, menampilkan karakter wanita utama yang kuat, misterius, serta membawa aura bahaya yang memikat penonton dengan pesona anti-heroine mereka.
- Keduanya menghadirkan dinamika tegang antara wanita misterius dan penyelidik pria dalam suasana penuh kecurigaan, menciptakan ketegangan psikologis yang bikin penonton terus penasaran.
- Drama ini mengeksplorasi sisi gelap dunia elit dan menantang logika penonton lewat narasi penuh teka-teki serta transformasi akting berani dari Park Min Young dan Shin Hye Sun.
Siapa sih yang bisa nolak pesona female lead yang tangguh tapi penuh rahasia? Setelah sukses dibuat penasaran dengan identitas palsu dalam The Art of Sarah di Netflix, kini para pencinta KDrama kembali disambut dengan atmosfer mencekam yang serupa lewat drama terbaru tvN, Siren’s Kiss. Dibintangi oleh Park Min Young, drama ini menyuguhkan premis unik tentang “kutukan” mematikan yang bikin merinding.
Menariknya, kedua drama ini punya sebuah pola yang mirip, lho. Mulai dari karakter wanita yang enigmatik dan misterius hingga teka-teki kematian yang bikin kita semua para penonton jadi detektif dadakan. Penasaran apa saja poin penting dibalik kedua drama yang punya kesamaan ini? Yuk, simak 5 fakta menariknya berikut ini!
1. Sosok protagonis Siren's Kiss & The Art of Sarah yang enigmatik dan berbahaya

Daya tarik utama dari kedua drama ini terletak pada karakter utamanya yang bukan tipikal wanita ceria yang tertindas. Namun sosok mandiri, kuat namun cenderung enigmatik. Sarah Kim (diperankan oleh Shin Hye Sun) dalam The Art of Sarah menjadi gambaran ambisi yang dingin dari seorang wanita. Menggunakan tampilan visual dan kecerdasan yang dimilikinya sebagai senjata untuk naik kelas sosial, meskipun harus memalsukan segalanya.
Di sisi lain Han Seol Ah (diperankan oleh Park Min Young) di Siren’s Kiss tampil lebih mistis. Dijuluki “Siren” karena pesonanya yang tak tertahankan namun menyimpan kutukan kelam berbahaya. Sebuah kutukan dimana siapa pun pria yang jatuh cinta padanya akan berakhir tragis. Sebagai sosok anti-heroine, keduanya membuat penonton tidak hanya diajak bersimpati tapi juga dibuat waspada atas setiap langkah yang mereka ambil.
2. Dinamika “cat and mouse” antara tersangka dan penyelidik

Konflik utama yang menggerakan cerita adalah hubungan antara si wanita misterius dan pria yang mengejarnya. Dinamika kejar-kejaran layaknya tikus dan kucing antara tersangka dan penyelidik ini terjadi di kedua drama dengan sisi yang berbeda. Jika detektif Par Mu Gyeong (diperankan oleh Lee Joon Hyuk) melalukan investigasi berdasarkan logika kriminalitas untuk mengungkap identitas sebenarnya dari Sarah Kim.
Di sisi lain Cha Woo Seok (diperankan oleh Wi Ha Joon) seorang inspektur penyidik asuransi yang ingin membuktikan adanya penipuan dibalik kematian para lelaki yang dekat dengan Han Seol Ah. Ketegangan yang terjadi diantara pria dan wanita ini dibalut dengan kecurigaan yang kental. Namun, justru chemistry ini yang menarik penonton untuk menonton terus setiap episode dari kedua drama ini.
3. Eksplorasi sisi gelap dunia elit

Kedua drama ini mengeksplorasi kemewahan untuk menyembunyikan kebusukan didalamnya. Di The Art of Sarah status sosial adalah segalanya, bahkan jika harus dibayar dengan nyawa. Drama ini menyoroti dunia kolektor seni dan sosialita Seoul yang penuh kepalsuan.
Sedangkan di Siren’s Kiss latar belakang yang diambil yaitu dunia lelang barang antik dan suransi jiwa bernilai miliaran won. Di setiap episodenya penonton akan diajak melihat bahwa di balik gaun desainer dan rumah mewah terdapat sisi gelap yang disembunyikan rapat-rapat.
4. Transformasi akting dari aktris papan atas

Setelah sukses dengan beberapa peran yang lebih ekspresif dan komedi, di drama The Art of Sarah, Shin Hye Sun tampil sangat terkontrol, terksesan manipulatif dan misterius. Park Min Young sendiri yang terkenal sebagai rom-com queen, keputusannya mengambil peran Han Seol Ah terlihat berisiko namun menjadi langkah besar untuk karir aktingnya. Dengan ini penonton akan melihat sisi Park Min Young lain yang belum pernah ada di drama sebelumnya.
Keduanya membuktikan bahwa mereka bisa mengambil peran yang sangat kompleks dan terkesan jauh dari bayangan para penggemarnya. Karakter yang mereka ambil ini bisa jadi batu lompatan besar untuk menunjukan transformasi akting mereka.
5. Narasi yang menantang logika penonton

Penulis skenario kedua drama ini tidak memberikan jawaban yang jelas, melainkan menyebar clue di setiap episodenya. Di The Art of Sarah, plot berfokus kepada siapa Sarah sebenarnya mengapa banyak layer dalam kehidupannya yang dirahasiakannya. Sedangkan di Siren’s Kiss fokus drama pada misteri vs logika yang membahas apakah benar kutukan mistis itu nyata atau Han Seol Ah sebenarnya adalah seorang pembunuh berantai yang jenius. Narasi yang ditunjukan pada kedua drama ini menantang logika dan konsentrasi penonton.
Pada akhirnya, baik The Art of Sarah maupun Siren’s Kiss bukan sekadar drama misteri biasa. Keduanya berhasil menyuguhkan ketegangan psikologis yang dibalut dengan sinematografi kelas atas dan akting jempolan dari para female lead kita. Kalau kamu suka dengan cerita tentang ambisi yang gelap atau kutukan, kedua judul ini wajib nangkring di watchlist-mu. Jadi kamu tim yang nunggu aksi Park Min Young di tvN tanggal (02/03/2026) atau masih belum move on dari kisah Sarah di Netflix?


















